ISTRIKU MANTAN MURIDKU
Romance
26 Nov 2025 27 Nov 2025

ISTRIKU MANTAN MURIDKU

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download (30).jpeg

download (30).jpeg

27 Nov 2025, 11:36

Hujan

Kinan namanya, seorang mahasiswi bandung sangat menyukai dunia seni tetapi dia kuliah di fakultas ekonomi.

Sore hari dia telah selesai melakukan interview pada sebuah PT di daerah kabupaten bandung utara, hari sedang hujan dia pun mulai order ojek online tak ada satupun ojek yang nyangkut sampe pukul 18.00 dia mencoba order lagi, lalu janjian di tempat yang mudah di ketahui gojek nya.

Dan DAMN hp kinan mati yang mengharuskan dia mecari warung untuk bisa ikut numpang mengcharger hp.

ojek : "mbak dmna jadi oder nya?"

ojek : "mbak?"

ojek : "saya sudah dilokasi"

15 menit kemudian...

Kinan : "Duh maaf pak, tadi hp saya mati, ini saya lagi ikut charger di warung depan PT A."

Ojek : "Oke mbak saya kesana" membalas chat kinan.

Berapa menit ...

Kinan : "Pak apa sudah sampai"?

ojek : " Tunggu sebentar ya mbak."

Melamun sambil melihat hujan turun deras sekali, tiba-tiba muncul pria yang mengendarai motor matic hitam,membuka helm dan sesekali membuka kacamatanya dan di gosoknya kacamata yang kena air hujan dengan sapu tangannya, kinan memastikan itu Ojek nya apa bukan,dan ternyata benar itu gojek yang dia order, pria berkacamata itu membuka bagasi motornya dan mengeluarkan jas hujan untuk dipakaikan oleh kinan.

"Maaf ya mbak lama," ujarnya sambil memberikan jas hujan

"Oh iya gak apa-apa mas"jawabnya sambil memandangi dalam hati gila ini cowok idaman banget yang cuman bisa liat di film cerita negeri dongeng tinggi,berkacamata,muka cute,mata yang indah,senyum bagai bulan sabit yang sedang membinarkan cahaya..

Membangunkan lamunan kinan

"Mbak tunggu dulu ya masih hujan deras hehe" ucapnya sambil tersenyum.

" iya gak apa-apa mas," balasnya sambil Mencari tempat duduk dan kemudian melihat hujan deras, sesekali curi pandang ke Driver nya dia lihat pria itu sedang sibuk dengan hp nya.

Waktu menunjukan pukul 19.00, hujan masih deras mengalir kejalanan, karena rumah kinan jauh,dia mencoba membujuk pria ojek tersebut.

"Mas bisa jalan sekarang gak,soalnya saya bukan orang sini, dan jauh ke bandung timur" ucapnya sambil memohon

"Wah jauh juga ya mbak,tadi kesini pake apa?" ujarnya sambil nyalain motor

"Pake kendaraan umum mas" sambil memakai helm dan menaiki motor gojek.

Sepanjang jalanan hujan membasahi mereka , beberapa menit kemudian...

"Udah disini aja mas yang ada angkot ini" ujar kinan

"Oh iya mbak" sambil meminggirkan motornya ke pinggir jalan.

"Duh maaf ya mbak jadi kehujanan karena saya" ucapnya sambil merunduk.

"Santai aja mas gak apa - apa ko" sambil memberikan jas dan helm ke gojeknya.

Keduanya saling pandang, sesekali tersenyum..

"Pak ini titip yaa mau ke bandung" ujarnya ke pak angkot.

"Iya mas" ujar pak angkot.

"Makasih" ucap kinan sambil tersenyum..

****

Sampai dirumah jam 22.00 wita

Cek hp ada pesan masuk

"Mbak sudah sampai rumah? Saya tadi yang ojek online"

"Oh oya makasih ya mas, duh kalo tadi ga ketemu mas mungkin saya belum pulang, soalnya pada gabisa nemu posisi saya"

"Iya mbak gak apa apa, ngomong ngomong namanya risa?"

"Oh bukan itu nama temen saya mas,saya kinan kalo mas?"

"Oh salam kenal mbak, saya fajar"

***

Sekian lama chat an mereka berlanjut lalu bertemu dan setelah sekian lama bertemu lagi untuk ke 10 kalinya di salah satu coffee shop daerah braga

Dari kejauhan sudah nampak fajar sedang menunggu kedatangan kinan.

"Duh maaf ya kelamaan ya hehe," ucap kinan.

"Iya gak apa apa ko, oh iya gimana

Tadi kuliahnya?" tanya fajar mencairkan suasana ..

"Seperti biasa hehe, kamu gimana lancar juga skripsi nya?" tanya balik

"Haha jangan bahas skripsi deh, oh iya aku mau ngomong sesuatu boleh?"

" bukannya dari tadi kamu ngomong ya? Kok sekarang mau ngomong minta izin dulu?," ucap kinan sambil bercanda.

" aku pengen kita lebih dari temen bisa? " Ucap fajar dengan memandang kearah kinan yang sedang menenguk segelas kopi.

"Haha becanda mulu nih" Ucapnya dengan kaget sehingga kopi yang berada di genggamannya jatuh dan tumpah ke meja 'Duh tuhan aku melayang,aku jatuh sejatuh-jatuhnya' dalam hati kinan.

"Aku serius, aku nyaman selama ini sama kamu" memegang tangan kinan untuk menyakinkan ..

"Aku....." []


Into You 18+

tok..tok...tok ...

Suara ketukan pintu Kosan membangunkan lamunan seorang gadis yang sedang memikirkan caranya untuk mendapatkan pacar segera..

tok..tok..tok..! !!

"Yaelahh,,iyaa tunggu kali gw lagi jalan," teriaknya dengan menghentakan kaki sambil mengembungkan pipinya karena sebal

'klik' pintu terbuka menampilkan sosok yang sudah selama 12 tahun selalu bersamanya,sahabat SMP yang satu-satunya masih menjalin persahabatan hingga selama ini. sebut saja Ryan.

Clara sudah tau yang datang ke kosannya adalah ryan,karena tidak ada lagi orang yang berani mengetuk sekeras itu selain dia.

"Lama banget sih Ra,ngapain aja sih lo didalem," ucapnya

sambil masuk kekosan tanpa permisi,lalu mengambil gelas dan membuka kulkas menuangkan air dalam gelas lalu meneguknya

'glek glek glek'

" Arghhh.." teriak sambil frustasi.sambik meremas rambutnya

Clara hanya menggeleng-gelengkan kepala akan perilaku sahabat nya itu,dia tahu jika Ryan seperti ini pasti sedang ada masalah dengan pacarnya.

"Pasti masalah cewe lagi,,kenapa sih lo ? bisa gak sih hidup lo gak harus tentang cewe, gw bosan tiap lo ke kosan gw dengan penampilan lo yang selalu seperti ini," omel clara .

dilihatnya penampilan Ryan

" ( Kemeja kusut dilipat diatas lengan,dasi miring,rambut berantakan ,seperti orang frustasi)" gumamnya..

"Lo gak pernah pacaran jadi gak pernah tahu apa yang gw rasain,"

Teriaknya sambil berjalan ke kamar Clara sambil membaringkan badan di kasur milik clara .

Clara membuntutinya dari belakang

" Kayanya memang gk ada yang mau sama lo,secara lo jutek banget,berisik,galak sama cwo," Lanjutnya sambil memejamkan mata. dan kedua tangan disilangkan kebelakang sebagai bantal

Clara menggembungkan pipinya sebal akan ucapan Ryan lalu berjalan kearah kasur

"hehhh,,bangun gk lo,gw baru beresin enak banget lo langsung tiduran" ,teriaknya sambil merangkak mendekati wajah ryan dan mengguncangkan tubuh ryan dengan kasar

"bangun cepett ihh" ,omelnya lagi.

Ryan membukakan matanya dengan cepat,

"lo bawel kaya nenek lampir tau gak,pantes gk ada cwo yang mau sama lo", teriaknya sambil memandangi wajah cantik clara diatasnya yang sedang memayunkan bibirnya karena kesal dengan ucapan ryan dengan kedua tangan clara ada di atas dada ryan.

makin dewasa makin cantik juga ni nenek lampir kenapa gw baru sadar sekarang meskipun tanpa makeup" gumamnya sambil terkikik

sambil terus menatap wajah cantik clara dan salah fokus pada bibirnya yang begitu mungil dan ranum berwarna merah muda.

mereka saling diam sambil mata terus menatap lawan

deg..deg..deg ..!

duhh jantung gw kenapa sih,arghh gila dia sahabat gw,dan dia gk mungkin naksir sama orang yang dia anggap adik ,' gumamnya

Tanpa permisi ryan menekan kepala clara untuk mendekatkan lagi dan mencium bibir clara dengan gemas,mengulum dan mengecap bibir sahabatnya itu 'manis rasa coklat' ungkapnya dalam hati dan ciuman sepihak itu berangsur lama untuk melampiaskan kekecewaan ryan.

Clara terbelakak kaget akan tindakan Ryan ( ciuman pertamanya diambil ryan sahabatnya sendiri) dan langsung melepaskan ciuman itu dan bangkit terduduk di kasur.

"emmhhh,, Sorii ra,gw ga kontrol," , ucap Ryan memohon atas kesalahannya dan duduk di atas kasur.

"Ya," singkat clara, menyapu bibirnya dengan punggung tangan lalu bangkit dari atas kasur dan duduk di sofa,mengatur nafas hingga mulai tenang.

"Lo kenapa ma desi pacar baru lo itu,"?Lanjutnya sambil meyandarkan punggungnya ke penopang sofa dan menghadap ryan. Ryan terkejut rupanya clara sudah menebaknya.

" Hmm,Desi selingkuh dibelakang gw ra,gw kira dia gak sama kaya cewe lain,ternyata gw salah,semua cwe sama!" jawabnya penuh putus asa dan amarah

"hmm,,yaudah yang sabar,lo harusnya seneng tahu ini dari awal jadi lo ga terlalu kecewa , semangattt" ucap clara sambil mengangkat tangan nya keatas memberi tanda semangat.

Ryan terkekeh kecil melihat ekspresi sahabatnya itu yang menggemaskan

"eemm,,gimana lo sekarang udah dapet pacar?" memecahkan keheningan diantara mereka.

"Huft Gw belum mau pacaran yan,lo tau itu kan,tapi ortu gw maksa buat gw dapet suami sebelum gw 25 tahun" ungkapnya , dibalas dengan anggukan kepala ryan.

Ryan tahu betul clara tidak pernah menjalin hubungan dengan seorang laki-laki melebihi teman dan sahabat,clara selalu menolak jika ryan menjodohkannya dengan teman-temanya ryan sampai kehabisan stock cowo yang dia kenal buat clara.

"Ra..?"

"hmmm"..

" Maafin gw masalah tadi, yang nyium lo gw minta maaf gak sengaja"

menundukan kepalanya,dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Emmmm ehhh ituu.."ucap clara yang terbata dan tertahan karena salah tingkah meskipun ryan memang pernah menciumnya tapi bukan di bibir dan ini pertama kalinya ryan mencuri ciuman pertamanya.

"Yaaa gw maafin anggap aja hadiah persahabatan kita selama 12 tahun," ucap clara dengan datar.

"emmhh lo laper gk?" Lanjutnya mengalihkan topik sambil bangkit untuk menuju dapur

Ryan ikut bangkit dan berjalan dibelakang clara

"iya nih kekecewaan gw bikin gw laper"balasnya cengengesan sambil melihat clara mempersiapkan barang dan bahan masakan.

"mau masak apa ra"? lanjutnya menghampiri clara dan memeluknya dari belakang, menyimpan dagunya di pundak clara.clara sudah terbiasa dengan kebiasaan sahabatnya itu bahkan dengan kedekatannya yang seperti lebih dari sahabat clara dikira pacar ryan.

"gw mau masak makanan yang kita suka waktu dulu "balasnya sambil menerawang.

Flashback!!!

Clara kecil sedang bermain ditaman dekat komplek dengan teman-temannya,kemudian datang seorang anak laki-laki tampan mendekatinya

"hai, aku boleh ikut main sama kalian gk,aku baru pindahan dari jakarta,namaku Adryan Antoni" ucapnya sambil mengulurkan tangan pada teman-teman clara dan terakhir mengulurkan tangan pada clara.

"Clara Carissa,rumah kamu yang mana?"ucap clara sambil melihat-lihat seluruh komplek sepanjang blok rumahnya.

"Mmm rumahku yang warna hitam abu samping rumah yang warna hijau itu,kami baru saja pindah"ucap ryan sambil menunjuk rumah barunya.

"Wahh deket dong sama rumah kamu ya clar,rumah clara yang warna biru di depan rumah hijau itu" ucap disa sambil menyikut lengan clara.

"wahh ternyata kita tetanggaan"balas ryan sambil cengengesan yang dibalas anggukan clara.

Merekapun bermain, hingga petangpun tiba clara memutuskan untuk pulang bersama ryan karena mereka berdekatan sedangkan rumah teman-temannya yang lain berbeda komplek

"seneng bisa main sama temen baru hehe dihari pertama pindah" ucap ryan memecahkan keheningan

"clara".. seseorang meneriaki clara

"mamah," clara bergegas lari kecil dan diikuti ryan

"siapa ini ra?" ucap mamah melihat ryan

"ohh ini mah kenalin ryan dia pindahan baru di kompleks kita mah tuh rumahnya yang warna hitam abu sebrang rumah kita"balas clara sambil menunjukan rumah ryan

"sore tante " balas ryan sambil mengecup punggung tangan mamah clara

"ohh hai ryan panggil mamah aja ya,,yuk masuk mamah udah bikin nasi goreng bumbu kari sama ayam goreng kesukaan clara" menggandeng tangan clara dan ryan.

mereka pun makan bersama, dan setelah 1 jam kemudian ryan pamit dan diantar clara menuju pintu pagar

"makasih ya clar atas makan malamnya enak banget aku suka masakan mamah kamu"ucap ryan.

"iya sama-sama hehe,, semoga kita bisa menjadi teman baik ya"

"pastinya, yaudah aku pulang dulu yah,dahh"ucapnya sambil mengerlingkan mata ke arah clara yang dibalas anggukan dan wajah yang tersipu malu.

Hari,bulan,tahun dijalani oleh Ryan dan Clara hingga memasuki SMA dan kampus yang sama dan ryan selalu datang kerumah clara untuk makan masakan mamah clara yaitu nasi goreng bumbu kari dan ayam balado.

"raa,,pulang bareng gw yuk" ucap ryan memasuki kelas clara

"yukk" balasnya sambil mengemasi barang lalu bangkit untuk menuju keparkiran motor dengan rangkulan tangan ryan dipundaknya.

Sampai di Parkiran..

"Sayang,," Teriak seorang gadis

"Hai sayang," melepas rangkulan dari pundak clara dan mengecup pipi gadis yang bernama stella.

"kamu langsung pulang,kenapa sama clara?" mengerucutkan bibirnya

"Kamu jangan cemburu dong, Kan dia sahabat aku,nanti malam dinner jadi kan , aku jemput kamu okey." balasnya sambil mengapit hidung sella pacarnya dengan jempol dan telunjuknya. dan mereka berpisah

Yuk ra,sori ya lama," ucapnya sambil mendekati clara dan dibalas anggukan pelan clara yang sedikit merunduk karena kaget ternyata ryan sudah punya pacar lagi setelah putus dari lisa.

Sesampai di gerbang rumah clara melepaskan helm dan memberikannya pada ryan

"raa..."

"mmm" gumam clara sambil merapikan bajunya

Cup , sesuatu yang basah menempel di kening clara

"Gw sayang sama lo, gw udah anggap lo sebagai adik gw sendiri"ucap ryan

Clara mendongkak, mematung dan merasakan sakit dihatinya

'Ternyata dia hanya nganggap gw adik,' yaa mereka beda 1 tahun tapi clara tidak pernah memanggil ryan dengan sebutan kakak. Dan mungkin emang pantes disebut adik orang ryan udah punya pacar.

"mm iya yaudah gw masuk dulu ya,bye." Balas clara dan langsung meninggalkan ryan dan memasuki kamar lalu menjatuhkan tubuhnya ke kasur

"hikss...hiks..hiks ternyata kedekatan gw sama lo cuman sebatas adik kaka yan,gw janji bakalan lupain perasaan gw sama lo, gw gamau merasakan sakit hati lagi"ucap kekecewaannya

Sampai sekarang setelah usia clara yang 24 tahun 5 bulan lagi menuju 25 tahun clara belum merasakan pacaran karena takut sakit hati meskipun sudah banyak lelaki yang menyatakan cintanya pada clara,tapi clara enggan untuk berpacaran dengan mereka

Suara ketukan sendok kepiring membangunkan lamunan clara.

"Nih ra,,gw udah siapin piringnya cepet dong gw laper" ucap ryan

Setelah selesai mereka makan dalam diam,setelah itu ryan berpamitan untuk pulang

"Makasih raa lo selalu ada buat gw kalo gw lagi galau"ucapnya sambil memandang clara dan memegang tangan clara.

'mungkin sekarang gw sayang sama lo lebih dari adik raa,tapi gue gamau kedekatan kita lebih dari perasaan sahabat bisa merusak persahabatan kita'gumam ryan dalam hati

"Iya santai aja kita udah kenal hampir 12 tahun gw tau banget dan udah biasa kalo lo gitu" balasnya clara sambil melihat ryan

Ryan mendekati clara dan Cup. lagi-lagi ryan mencium kening clara, dan clara hanya diam saja

"Yaudah gw pulang dulu ya,dahh"pamit ryan sambil mengacak rambut clara dengan diangguki clara dan clara bergegas masuk ke kamar setelah ryan sudah benar-benar pergi.

"Kenapa sih gw , apa gw salah sayang sama sahabat sendiri dan mengharapkan lebih dari sahabat sedangkan ryan hanya menganggapnya ga lebih dari sekedar adik. Gw harus berubah .. gw harus bisa buka hati gw buat cowo lain.yaa gw harus berubah.gw gamau sakit hati lagi dan ini waktu yang tepat sebelum gw usia 25 tahun". Gumam clara dalam hati

"Semangat clara" teriaknya menyemangati sendiri

****

Sedangkan ditempat yang berbeda Ryan sedang senyam-senyum sendiri mengingat ciuman tadi sore dengan clara setelah 12 tahun dia baru merasakan ciuman di bibir manis clara.

TBC


Into You 21+

Suara pintu kamar terbuka menampilkan sosok pria tampan yang sudah rapi dibalut kemeja lengan panjang biru ,beserta dasi yang senada dan jas,sepatu,clana bahan hitam.

berjalan mendekati clara yang sedang berkaca di meja rias,dan memeluk tubuh sahabatnya itu dari belakang menghirup aroma parfum clara rasa coklat yang memabukkan,clara dengan cepat berdiri dan memisahkan diri dari ryan . ryan menyerngitkan dahi dengan sikap clara karena tidak seperti biasanya clara menjauh dan tidak mengucapkan satu patah kata.

"Raa,berangkat kerja bareng gw yuk," berjalan mendekati clara yang sedang memasangkan sepatu

"gk,gw udah di jemput seseorang. lo mending cepetan ke kantor kalo gamau telat," balasnya dengan sedikit sensi

"lo kenapa sih ra," ucap ryan tapi tidak dibalas clara

"yaudah gw berangkat ya,lo hati-hati" mendekati clara berniat untuk mencium kening clara, tapi clara mendorong tubuh ryan

"bisa gk lo ga cium-cium gw lagi,gw bukan anak kecil lagi yan" sanggahnya meninggalkan ryan yang masih mematung karena mobil Ando sudah di depan kossan nya

Clara dan Ando wakil direktur perusahaan sedang dalam tahap pendekatan setelah 2 minggu yang lalu clara bertekad untuk membuka hatinya dia mencoba menerima ando yang sudah lama menyukai clara.

***

Clara pulang kekosan dengan hati senang karena sudah menerima ando menjadi pacarnya dengan wajah sumringah dia buka pintu wajah sumringah berubah menjadi kesal ada ryan yang sedang menonton tv membelakangi pintu masuk.

" Raaa.. lo kemana aja ? kenapa pulang jam segini? biasanya lo jam 6 udh pulang. nih gw bawain martabak kita nonton film nih gw baru beli cd nya" cerocos ryan yang dihiraukan clara yang langsung masuk ke kamar nya

Ryan bingung dengan sikap clara minggu-minggu ini yang selalu menghindar. ryan berjalan ke arah kamar clara dan membuka pintu kamar clara

'ceklek'

"Bisa gk sih lo gk setiap saat ke kosan gw"? sanggah clara sebelum ryan berbicara dengan menatap tajam ke arah ryan.

" Kenapa sih lo ra. gw punya salah sama lo? coba jelasin ke gw knp lo ngehindar dari gw minggu-minggu ini"? keluh Adryan

"Gw udah punya pacar yan. gw punya privasi. jd lo ga bisa seenaknya dateng ke kosan gw. ganggu gw" jawabnya keras

"Ohhh lo udah punya pacar. Siapa?" balas ryan dengan suara pelan

"Ando" jawab cepat clara dengan memasang wajah datar

"Ohh oke selamat . sori gw ganggu lo. gw ga akan ke kosan lo lagi kalo lo udah nyuruh begitu . semoga lo langgeng sama Ando. dia beruntung dapetin lo" ucapnya sambil tersenyum walaupun clara tak melihatnya. ryan berjalan mendekati clara ingin memeluknya seketika tangan clara menangkis tangan ryan. ryan tau apa maksudnya. perlahan dia mundur dan menutup pintu kamar .

setelah beberapa menit sudah tidak ada suara. clara membuka pintu kamar dan duduk di ruang tamu tv. ada secarik kertas di atas meja yang membuat clara penasaran dan mengambilnya lalu dibuka kertas tersebut.

'Maaf raa aku sudah mengganggu kamu, semoga kamu bahagia ra. dan ini martabak terakhir untukmu. Aku janji ga akan ganggu kamu lagi ra. Aku sayang kamu ra'.

clara meremas kertas itu dengan kesal

'Sayang sebagai adik tentunya' dan membuang kertas itu beserta martabaknya.

****

Tiga bulan kemudian..

clara sedang berada di pusat pembelanjaan untuk membeli keperluan bulanannya..menyusuri rak-rak aneka snack karena dia gemar ngemil dan pandangannya tertuju pada snack ringan chips potato kesukaan dia dan ryan jika sedang menghabiskan waktu mengobrol sambil ngemil. ketika ingin meraih ada sebuah tangan yang lebih dulu mengambil snack itu . clara mendongkak dan melihat seorang wanita cantik sedang tersenyum manis. clara pun membalasnya

"Sayang ketemu gak snack yang aku..." ucapan seseorang terpotong setelah melihat pacarnya sedang bebicara dengan orang yang sangat dia rindukan

clara melihat adrian.

'Ternyata dia udah punya pacar lagi'

"Hai raa.. udah lama gak ketemu" ucap ryan menghilangkan keheningan

"yang kenalin ini clara teman aku" ucap nya sambil melihat pada pacarnya

"Ohh hai aku putri. senang berkenalan denganmu" jawab pacar adryan

"Hai aku clara. senang bekenalan denganmu juga. kalo begitu aku duluan ya. bye" jawabnya sambil tersenyum tanpa menoleh ke arah adryan

'Putri perempuan yang baik,aku harus bisa melupakan ryan dan mulai menerima Ando'

****

"Ra,, gue boleh gak cium lo di sini (menunjuk bibir clara)" jawab dengan terbata,karena takut clara mengira ando lelaki brengsek

Clara mulanya terdiam,beberapa menit kemudian dia teringat ryan yang sudah bahagia dengan pacar barunya,dia pun mengangguk kecil dan mulai menutup matanya

Ando yang sudah mendapatkan lampu hijau pun bersemangat dan mulai mendekat, awalnya ciuman itu hanya kecupan,tetapi karena terlalu menikmati nando mulai mencium dan melumat bibir clara,clara mulai menyukai ciuman itu,nando menyeringai senyum ,tangannya mulai meraba kepunggung clara dan berakhir di dada clara,nando mulai meremes dada clara membuat clara sedikit mendesah

'Bruuggghhh'

Suara pukulan seseorang membangunkan fantasi clara,sontak mata clara membulat

"Ryan stopp,,ryan udah yan,,ini gue yang mau"ucap clara pada ryan yang tengah memukuli ando

Seketika ryan berhenti dengan ucapan clara,ada rasa kecewa dan tidak terima dengan satu pukulan ryan memukul ando hingga tersungkur ke luar dan segera ryan mengunci pintu kosan dan berjalan perlahan ke arah clara sahabatnya yang sudah bertahun tahun bersamanya

"Gue gak suka cowok berengsek itu

Ambil kesempatan buat ngapain2 lo" tegas nya adrian

"Lo tuh bego apa pura2 polos sihh" lanjutnya geram

"Iya gue bego dan polos,gue gak seharusnya masih bayangin lo saat melakukan itu yang udah bahagia sama pacarnya"balas clara keras

Adryan terdiam lalu tersenyum menyeringai

"Lo bisa lakuin langsung sama gue ra, ga harus bayangin gue dengan ngelakuin sama orang lain"ucap nya sebelum mendorong dan mencium,melumat,menggit ganas bibir clara, clara merasakan nafas sesak tapi adryan tidak melepas. Refleks tangan clara terulur ke leher adryan dan tak lupa adryan meremas dada clara. Mereka berciuman cukup lama sampai clara merasakan melayang dan jatuh terlentang ke ranjang tidur clara,dengan cepat adryan menindihnya lalu menciumi leher clara dan meremas dada clara dari luar baju

"Emmhh... adryann pelann pelann dan stop ini salah,kita sahabat yan" ucap clara terengah

"Gue sayang lo raa,, gue pengen lo jadi milik gue" ucap adryan dengan membuka baju clara dan melepas branya lalu melumat dada clara dan menggit gemaas dadanya

"Ahhh yann,, emmm enak banget yann,lagi yan" tanpa sadar clara mengucapkan itu . Sementara adryan bersemangat karena clara mulai terangsang . Tanpa disadari clara sudah tidak memakai apa apa . Dan adryan segera melepas pakaian nya lalu menindih dan menciumi clara . Tangannya mulai terulur ke area sensitif clara dan mulai memutarnya dsngan telapak tangan ..

"Ahh ahhh ahh ryannn gelii yann,, ahh ouhhhh mmmhhh yann aku mau keluar yan" ucap clara terengah karena nikmat

"Ko berhenti sih yan , jahat banget kamu" ucap clara sambil mengerucutkan bibir dan mengulurkan tangannya untuk melanjutkan yang tadi, tetapi adryan menepis tangan clara dan mulai mendekatkan area sensitif clara dengan p*nis nya

"Ahhh sakitt yann" ucap clara merasakan perih di area sensitifnya

"Tenang liat muka gue,,ini cuman sebentar sakitnya" ucap adryan

"Ouuhhh raaa,,semphitt raaa" ucap adryan secara terus menyodok hingga masuk

"Arghhhhh" teriak clara mengeluarkan air matanya

"Sori ra,,gue nyakitin lo, gue gak suka orang lain yang dapetin lo" balas adryan seraya memulai untuk mengeluar masukkan kedalam inti clara

"Ouhhh ahhh ahh yannn"desah clara

"Ouhhh raaa,,,nikmatt raa" jawab adryan

"Ohhh ahhh ahh ahh aku mau keluar yann"racau clara bersamaan dengan keluarnya cairan dalam inti clara

Adryan terus memompa inti clara dan menghentakkan hingga clara lemaas tak berdaya dan beberapa menit kemudian adryan merasakan cairannya masuk ke inti clara,dan adryan ambruk di atas dada clara

"Makasih raa,,gue jadi yang pertama buat lo" ucap terengah adryan yang dibalas dengan engahan dan anggukan clara

****

Sinar matahari menyelinap masuk ke gorden kamar clara, merasa silau clara membuka matanya dan kaget dengan keadaan tidak memakai apapun dan disebelah ada sahabat terbaiknya yang dengan kondisi sama

Clara mulai meratapi nasibnya,kini yang sudah dia jaga bertahun-tahun hilang hanya dengan 1 malam

"Hikss..hikss...hikss... lo jahat yann hikss..." suara tangisan clara membangunkan adryan yang sedang bermimpi

"Raaa,,,lo kenapa?"bangkit duduk dan mengelus punggung clara yang tanpa pakaian

"JANGAN SENTUH GUE ADRYAN" ucap tegas clara seraya menepis tangan adryan

"Kenapa lo lakuin ini sama gue yan, kenapa? Gue sahabat lo yan" ucap clara sambil terus menangis

"Gue udah kotor yan, ga akan ada yang mau sama gue" lanjutnya

"Sttttss...Ini semua salah gue ra, harusnya gue yang jaga lo,gue malah hancurin masa depan lo, soalnya gue cemburu,gu.. gueee sayang dan gamau kehilangan lo raa" balas adryan menempelkan telunjuk di jarinya lalu langsung memeluk clara

"Aku bakalan nikahin Kamu" ucap tiba-tiba adryan

Clara mendongkak langsung berhadapan dengan muka adryan

" kamu serius adryan" ucap clara dengan tatapan yang membuat adryan gemas,adryan hanya mengangguk sebagai jawaban dan menangkup wajah clara lalu melumat dan mengulum lagi bibir clara selama beberapa menit

"Kitaa 1 Ronde lagi ya" ucap seringai adryan dengan langsung memaksakan masuk P*nis nya ke inti clara

"Arghhh Adryannnnnn" pekik sekaligus desah clara. []

Benci untuk Mencinta 18+

Aku berlari menyusuri koridor kampus, sebelumnya kenalkan namaku Salsabilla Adriyanti, aku sekarang mahasiswa baru di salah satu universitas swasta di bandung jurusan Ekonomi.

Brukk

Aku mendongkak menatap lelaki yang berada di hadapanku dengan wajah yang sangat bisa kuartikan dia marah

"Maaf kak saya buru-buru,maaf maaf" ujarku sambil menempelkan kedua telapak tangan didepan dada dengan menundukkan kepala

"Sekarang gimana ini, minuman gue jatoh dan kena baju gue," jawab cepat lelaki itu

"Maaf kak, nanti saya ganti uang laundry nya, " balasku masih dengan menundukan kepala

"Argghhh" Teriak lelaki itu lalu meninggalkan dengan langkah terburu-buru

Aku mendongkak dan masih bisa melihat punggung lelaki itu

'Kenapa baru hari pertama kuliah udah bikin masalah sih' gerutu dalam hati

***

Hari ini aku senang, karena hari ini perkenalan mahasiswa baru dengan UKM (unit kegiatan mahasiswa) yang ada di kampusku, dan dari sekian banyak UKM aku memilih mengambil teater, bukan asal memilih karena aku dari dulu memang sangat menggemari dunia seni khususnya teater, aku mengambil jurusan ekonomi karena tuntutan dari orangtuaku mereka menginginkanku bekerja dikantoran.

Kami berkumpul di ruangan ukm teater dengan membentuk lingkaran besar, dan mataku tertuju pada sosok laki-laki yang baru muncul di ujung pintu

"Sekarang kita perkenalan mulai dari kamu lalu giliran," ujar pelatih teater

Setelah bergiliran kini aku yang berdiri dan memperkenalkanku pada semua orang, mataku terus tertuju pada sosok laki-laki yang tempo hari membuatnya marah yang kini menatapku. Setelah selesai perkenalan akupun kembali duduk lalu memperhatikan kembali pelatihnya.

"Oke untuk permulaan gue ada permainan , 1 cewe 1 cowo maju ke tengah lingkaran," ucap pelatih

Semua teman-temanku tidak ada yang mau masuk ke tengah lingkaran dan mereka menumbalkanku untuk maju, dengan terpaksa aku maju, dan tidak ku sangka lelaki itu ikut melangkah masuk lingkaran, Aku tergugup takut

"Oke jadi salsa ma loe aldi, disini berperan seolaholah pasangan yang sedang jatuh cinta, kalian berdua saling tatap dan berpegangan tangan" ucap pelatih

Tanganku gemetar, karena malu dan takut dengan laki-laki dihadapanku, aku melihat lelaki itu dia tengah menatapku, akupun memberanikan diri untuk menatapnya, butuh waktu 10 menit kami saling menatap, suara dehaman membuyarkanku aku menoleh

"Oke cukup sekarang kalian pelukan,"

Mataku membulat kaget, aku sebelumnya belum pernah mengalami masa pacaran,aku belum merasakan pelukan seorang laki-laki kecuali ayahku, aku menatap lagi pada lelaki itu, dia menatap mengintimidasi seolah berkata 'Ayolah lakukan saja hanya acting'

Aku menutup mata,menghela nafas dan kubuka mataku melihat lelaki yang bernama aldi itu sudah merentangkan tangannya menyuruhku untuk masuk dalam pelukannya, akupun melangkah mendekat dan dalam 2 detik masuk kedalam pelukan lelaki itu ' ohh begini rasanya dipeluk lelaki' hahaha bodoh.

Pelukan kami hening dalam diam, meresapi peran yang kita mainkan, menit demi menit berlalu

"Oke cut" ucap pelatih mengagetkan kita berdua, setelah itu suara riuh tepuk tangan terdengar dan kami melepaskan pelukan, sebelum saling melepaskan dia berbisik

"Jantung lo detak cepat, jangan baper!" Ucap tegas aldi

Aku hanya menunduk dengan muka memerah karena malu

Setelah perkenalan itu aku sering melihat aldi dan kita selalu bertemu pandang secara tidak sengaja jika sedang mengumpul di sekretariat ukm

Itu membuatku malu karena begitu juga dia laki-laki pertama yang memelukku, tapi dia selalu memandangku dengan tatapan tidak suka, sampai suatu hari aku melakukan kesalaha, aku tidak sengaja membuat handphone nya terjatuh dan rusak, aku teesentak kaget saat dia mendorongku ke sudut tembok

"Sejak pertama gue liat loe, loe emang udah membawa kesialan buat gue" teriaknya tegas, membuatku semakin menunduk karena takut, dia memegang daguku dan mengangkat wajahku untuk menghadapnya,kami saling bertatapan ,akupun masih tersedu-sedu karena kaget ,kami terlalu lama cukup diam, temankupun tidak berani untuk menentang kakak kelas yang terkenal cukup galak itu. Aku pun dengan sisa keberanian yang tersisa

"Kenapa sih kaka selalu marah sama aku, untuk masalah handphone aku akan ganti, tapi untuk yang sebelumnya kenapa kaka selalu memandangku tidak suka, kenapa?" ucapku bergetar sambil menahan tangis sambil memejamkan mata, sialnya tangisanpun keluar tanpa permisi

Aku merasakan sesuatu yang kenyal menempel pada bibirku, aku membuka mata dan sontak kaget ketika aldi mencium bibirku,

Plakk

aku sontak menamparnya keras tepat di pipi kanan setelah itu aku pergi meninggalkan dia dan teman2ku, aku malu! Ya aku sangat malu.

Semenjak kejadian itu aku memutuskan untuk keluar dari ukm tersebut setelah mengganti rugi handphone aldi lewat temanku, aku tidak berani bertemu dengannya setelah apa yang dia lakukan.Aku benci dia.

Hari-hari kulalui dengan tenang, hingga suatu hari aku sedang makan siang di kantin kampus seseorang menghapiri mejaku, aku mengalihkan makananku dimeja dan menatap seseorang yang duduk, segera aku berdiri tapi pergelanganku di cekal mau tak mau aku kembali duduk karena tidak mau mengganggu orang sekitar

"Maaf,, Aku menyesal," ucapnya sambil menatapku

Aku tersenyum sinis menganggapnya

Lalu bangkit dan berbalik, suara mengintrupsikanku untuk berhenti melangkah

"Aku sayang kamu , aku gatau perasaan ini muncul darimana, semakin sering aku membuatmu marah, semakin aku menyayangimu" ucapnya dan akupun tidak berniat untuk menoleh, aku terlalu membenci orang itu

"Tapi aku membencimu" ucapku tanpa menoleh dan langsung melangkah pergi meninggalkannya, tanpa terasa airmataku keluar, hatiku terasa sesak mendengar dia menyayangiku dengan sikapnya yang selalu membuatku menangis

***

"Sal, kamu tau gak kakak tingkat yang galak itu yang dari ukm teater?" Ucap temanku berbisik saat kita sedang menulis materi-materi penting yang disampaikan dosen

"Tau" jawabku singkat tanpa menoleh

"Dia sakit parah udah 1 bulan lebih dirawat dirumah sakit" ucap temanku seketika hatiku remuk mendapat kabar dia sakit, tanpa menjawab aku melanjutkan memperhatikan dosen.

Waktupun menunjukan pukul 3 sudah habis jadwal perkuliahan hari ini, aku melangkah kaki sampai di gerbang kampus seseorang memanggilku

"Salsa" teriak seseorang

"Iya, ada apa kak?" Jawabku datar dan menatap lelaki didepanku yang sedang gugup

"Mmmhh ,, kamu sekarang lagi buru-buru gak? Kalo gak kka mau ajak kamu kerumah sakit , aldi selalu manggil-manggil nama kamu kata orangtuanya" ucapnya sedih

"Maaf kak aku sibuk" ucapku cepat

" Ayolah sal, pleaseee sekali aja" balasnya dengan iba, aku menimang sebentar lalu mengagguk .

(Dirumahsakit)

Pintu kamar rawat terbuka menampilkan sosok wanita tua, akupun menyalami nya sebagai tanda kesopanan

"Jadi ini yang namanya salsa,Masuk kedalam nak" ucap ibu aldi akupun hanya menganggukkan kepala dan masuk keruangan disana terlihat sosok yang paling aku benci tapi aku rindukan, pucat dengan mata tertutup.

Aku duduk di bangku yang telah disediakan pihak rumah sakit, karena sedikit berisik saat menggeserkan bangku, aldi membuka matanya,dan menatapku dengan penuh perasaan

"Salsaaa" ucap lemas aldi yang kubalas dengan dehaman, aldi terus memandangiku dan kamipun tidak memulai obrolan itu membuatku sedikit salah tingkah, aku mencoba membuka obrolan

"Ada apa kak, saya udah disini, jika untuk meminta maaf, saya sudah memaafkan,dan lupakan saja yang dulu" ucapku tanpa melihat wajah aldi

"Aku rindu kamu sal" balas aldi dengan senyum terharu,

Aku hanya tersenyum sinis lagi-lagi dalam keadaan sakit pun dia masih saja seperti ini, aku menjadi teringat ciumanku dengannya, memalukan

"Maaf kak, saya sibuk saya pamit pulang dulu ya kak" ucapku bersiap untuk berdiri

"Kamu mau sal jadi istri aku, aku sayang kamu sal, aku selalu memikirkan kamu, aku ingin kamu jadi milikku seutuhnya" ucap aldi dengan airmata keluar dari matanya

"Maaf saya tidak bisa" balasku cepat

"Beri aku kesempatan sal, sekali aja,untuk dekat denganmu, kamu boleh menolakku nanti" ucapnya iba

"Kenapa aku harus memilihmu setelah apa yang kamu lakukan, aku benci kamu" ucapku sambil menangkup wajahku, aku menangis bingung dengan perasaanku, disatu sisi aku merasa kehilangan dia, disisi lain aku membenci sikapnya, dia meraih kedua tanganku dan mencium buku-buku jariku

"Karena aku sudah berubah semenjak kehilanganmu, aku mampu mengontrol emosi ku dan jantungku pun sekarang kembali normal, itu semua berkat kamu,aku tidak ingin kehilanganmu untuk kedua kalinya, setiap orang bisa berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya, izinkan aku menjadi orang yang bisa memiliki hatimu salsa," jelas aldi menatapku dengan penuh harap

Setelah kejadian itu aku dan aldi semakin dekat,,kita berpacaran dan aldi berubah menjadi orang yang lebih baik lagi, aku sangat bersyukur

Dirumah aldi)

"Salsa adriyanti,, i love you" ucap aldi berbisik tepat ditelingaku

"Love you to" balasku malu-malu

Cuuppp

Aldi kembali mencium bibirku bukan hanya mencium tetapi melumatnya, aku mencoba membalasnya mengalungkan tanganku ke lehernya

"Heii minggu depan kalian harus segera menikah!!" Teriak ibu aldi dari arah dapur

Aku mulai mengendurkan pelukanku mendengar teriakan mamah aldi,tapi aldi menekan tengkukku mau takmau akupun menikmati ciuman itu,

Kurasakan aldi tersenyum dalam ciuman kami,Tanpa menghentikan ciuman,aldi terus melumatnya dan memelukku erat, aku merasakan kehangatan dan ketulusannya menyangiku,

Jangan terlalu membenci seseorang karena kita tidak tahu orang itu yang akan menjadi jodoh kita kelak.[]

Cinta Tak Harus Memiliki (18+)

'Huhhh dasarr bawel,selalu saja marahin gw', ungkapku dalam hati sambil mencebikan bibirku

"Mana tugas bagian lo, yang lain udah ngirim ke gw via email", seru bagas

"Iya nanti gw kirim, tapi malem ya, gw janji" balas gw sambil nyengir mencairkan suasana

Nama gw melisa,gw baru 2minggu bekerja di tempat baru dan si bagas itu selalu marah-marah, wajar sih dia koordinator di tim kita,jadi dia yang bertanggung jawab sama semuanya, dan gw orangnya emang pelupa jadi wajar dia sering marahin gw ketimbang anak-anak yang lain.

"Kerja yang bener, kalo gak pulang sana tidur" ejek bagas

Ihh gw gak pernah dibaikin ma dia padahal baru kenal,harusnya berbuat baik kek ma orang yang baru kenal, kadang kata-kata dia bikin gw nyesek,gak nyadar apa, kesalahan kecil tapi marahnya gak bisa di kontrol' ketus gw dalem hati sambil berjalan meninggalkan temen-temen gw yang lain

*** perjalanan pulang

Apa gw coba chat dia ya, biar dia tau kesalahan dia apa' pikirku

Membuka handphone lalu mengarahkan ke aplikasi chatting Whatsapp

To : *bagas*

'Gas, kenapa sih lo suka marah-marah ma gw, kalo gw punya salah maafin yaa 😄'

Hmm kirim jangan ya, duhh kirim jangan' pikirku

Setelah melewati pertimbangan akhirnya gw klik send di aplikasi tersebut, beberapa menit kemudian

From : *bagas*

Mata gw membulat liat balesan dia

'😭 mell maafin gw cuman bercanda,itu gak serius'

'Ya tuhannn,, bercanda aja bikin gw kesel ginii ' batin gw

To : *bagas*

'Iya gw tau lo bercanda 😀, tenang gw juga suka candaan lo ko, yaudah lupain aja'

*** Keesokan harinya

Gw curi-curi pandang liat dia emang berubah jadi pendiam gak pecicilan lagi,dan gak marah-marah lagi tentunya. lahh gw yang salah nih kayanya' umpat gw dalam hati

"Tumben sepi nih biasanya ada yang berantem" sindir temen gw yang gw tanggapi dengan senyum canggung

Gw kembali fokus mengerjakan tugas gw, sesekali gw ma dia gak sengaja berpapasan pandangan, buru-buru gw alihin muka gw

*1 minggu kemudian

Dia pun kembali bersikap seperti biasa, dan bagusnya dia gak marah-marah ga jelas lagi ma gw,

Awalnya gw say hi ma dia biar dikira gw bukan anak kecil yang marah nya kelamaan

"Mel" ucap dia yang gw balas dengan dehaman

"Mel" ucap dia lagi

"Apa" dengan nada tinggi

"Kok marah" ucap dia 'mulai lagi usilnya'pikir gw

"Engga ko, iya ada apa manggil gw" balas gw seramah mungkin

"Emm engga hehe" balas dia dengan cengiran

Jangan sampe gw suka ma dia, duhh dia udah punya pacar bertahun-tahun ga ada tandingannya ma gw yang baru kenal 1 bulan' rutuk gw dalam hati

Gw lagi berkaca di toilet lalu keluar dan bersandar ke tembok.dari sudut ujung mata gw gw nangkep ada yang merhatiin gw jaraknya semakin dekat, gw menoleh dan liat dia berjalan ke arah gw dan terus memandang gw, gw salah tingkah mencoba bersikap biasa .

Duhh ini jantung untung di dalem jadi ga kedengeran,coba kalo diluar udah kedengeran detak jantung gw'

"Ekhemm ngapain liatin gw" ucap gw yang dia balas masih liatin gw,dan jaraknya semakin dekat berjarak 10cm dari muka gw, gw nunduk karena takut

"Ng..ngapain lo" ucap gw sambil menunduk , gw merasakan dia ngusap rambut gw, memegang dagu gw mengangkatnya sampai gw bisa liat muka dia kami cukup lama saling pandang

Cup

Mata gw membulat dia mencium bibir gw, terpatung gw gabisa ngapa"in karena kaget

"Maafin gw suka marah-marah ma lo, karena gw punya rasa ma lo,mungkin cara itu yang bikin gw inget lo terus" ucap bagas lalu mendekatkan wajahnya dan menempelkan bibirnya ke bibir gw, bagas melumat bibir gw , gw hanya diam mengatup bibir gw mencoba sadar tapi gw menikmati, gw menggelengkan kepala dan mendorong dada bagas

"Gak hahaha,,, gak mungkin,,, ini salah,lo bercandanya gak lucu" sanggah gw

"Gw serius" balas dia menatap gw sambil memegang kedua bahu gw

"Cukup gw gak mau denger,lo pergi gas" ucap gw sambil menutup mata dan kedua telinga gw

"Per..hmmmmffttp" dia mencium bibir gw dan melumatnya, gw merasakan ciuman ini lembut ada rasa sayang didalamnya gw pun menikmati ciuman itu dan masih menutup mata gw, tangan gw terulur memegang dadanya ,dia memeluk gw erat.

'Ini salah' pikir gw. gw menagis dalam ciuman itu

Bagas melepas pautannya karena merasakan setetes air ke pipinya

"Jangan nangis maafin aku" ucap dia sambil memelukku

"Kamu ambil first kiss aku gas :"( dan kamu udah punya pacar ini gabisa dibiarin, aku juga salah aku punya rasa sama kamu" ucapku sambil terisak

"Benar kata orang cinta itu gak memandang kapan kita lama kenal, cinta itu bisa datang tiba-tiba, aku bisa putusin pacar aku mel" ucap dia sambil mengelus puncak kepalaku aku mendongkak dan melepaskan pelukannya

Plakk

Satu tamparan mendarat di pipi bagas, dia meringis dan memegang pipi kirinya

"Semudah itu kamu putusin pacar kamu yang udah bertahun-tahun demi keinginan kamu miliki aku gas, aku ga nyangka" aku berbalik dan berlari dan terus menangis

Jika kebahagiaanku bisa membuat orang lain terluka, mending aku saja yang terluka, aku harus pergi dari hidupnya' tekad ku dalam hati

** keesokanharinya

"Mel pulang bareng aku ya" ucap bagas tiba-tiba dan menarik pergelangan tanganku dengan terpaksa aku mengikutinya selama perjalanan aku hanya diam tidak menjawab pertanyaan bagas sampai dihalaman rumahku, aku melepaskan seat beltku dan

"Aku udah mengajukan surat pengunduran diri dari 2 hari yang lalu, dan aku disetujui, mulai besok aku gak bekerja lagi disana dan aku akan pergi keluarkota melanjutkan perusahaan ayahku disana" ucapku memandang lurus ke depan tanpa menoleh ke bagas

"Kenapa kamu gak bilang sama aku mel,aku sayang sama kamu,kenapa mendadak,kenapa kamu mau tinggalin aku mel" ucap dia histeris sambil mengemgam tanganku dan mencium seluruh mukaku sambil menangis.

"Maaf" balasku dan melepas genggaman tangannya ketika ingin membuka pintu mobil aku tertarik lagi dan bagas langsung memelukku erat, dia menangkup wajahku dengan kedua tangannya, aku memejamkan mata mengisyaratkan agar dia melakukannya dan kamipun berciuman cukup intim sambil berpelukan untuk yang terakhir kalinya sekadar untuk melepas rindu cinta terlarang ini.

Terkadang apa yang kita inginkan tidak harus terwujudkan , kita harus mampu menerima kenyataan walau pahit"

My Bastard 18+

Drttt...drtt..dddrttt

From : My Bastard

Sayang pulang kerja aku ke apartement mu yaa,, aku butuh 'Asupan' 😚

Lagi lagi aku hanya menggeleng mengingat pacarku yang sudah 2 tahun ini bersamaku,ganteng,mapan tetapi setiap orang pasti punya kelebihan dan kelemahannya masing-masing, kelemahan dia yaitu otak mesum.

Ting... tong...

Aku berjalan gontai,perlahan aku membuka pintu dan seketika tubuhku berbalik dan menubruk pintu,kurasakan benda kenyal mengenai bibirku, kupejamkan mata mencoba menikmati kebiasaan ini lagi.

Rio mulai mencium ganas bibirku tak lupa menggigitnya dan memagut, aku terlena menyimpan kedua lenganku pada lehernya, hingga aku merasakan melayang dan terjatuh di ranjangku, rio mulai menindihku dan kembali melanjutkan ciuman panas kami, perlahan rio mulai memainkan kedua payudaraku dan sedikit meremasnya

"Arhghhh" desahku keluar saat rio mulai meremasnya dengan cepat, aku merasakan tangan satunya menuju titik sensitifku,aku mencoba menggit bibir bawahku untuk menahan desahku saat rio menciumi leherku dan tangan nya berada di payudara dan area intiku.

"Aku suka suara desahmu key, keluarkan" ucapnya yang langsung mencium bibirku, aku mengerang dalam ciuman itu, aku merasakan keluar cairan dalam intiku ini nikmat tapi tidak boleh berlanjut lebih dalam, ya meskipun aku sering diperlakukan seperti ini, aku masih tetap menjaga keperawanku

"Stopp ioo,, udahh, ahh" ucapku saat rio mulai menjalankan aksi tangan dalam intiku lebih cepat, dengan cepat aku dorong dadanya dan dia tersungkur ke lantai memandangku dengan mata tajam

"Sampai kapan kamu mau seperti ini, kita udah 2 tahun pacaran key, dan aku akan menikahimu tahun depan, apa tidak cukup untuk meyakinkanmu aku orang yang pantas untuk mendapatkammu seutuhnya hah"ucapnya dengan amarah

Dia selama ini memang menahan keinginannya untuk memilikiku seutuhnya, dia merasa kalah dengan teman-temannya yang sudah lebih dulu memiliki seutuhnya masing-masing pasangannya.

"Jika ini semua karena kamu merasa gengsi dengan teman-temanmu yang udah lebih dulu ngambil keperawanan pacarnya, kita sudahi saja hubungan ini rio, aku ingin menjaganya untuk suamiku kelak"ucapku santai

Kulihat rahang rio mengeras aku tau dia marah, tapi dia tidak akan berani melakukan kekerasan padaku yang kutau meski dia seperti ini dia masih sedikit menghargai wanita yang tidak boleh disakiti

"Oke jika itu maumu, kita akhiri hubungan ini" rio bangkit dan keluar dari apartementku, sesak didadaku terasa lebih sakit dibanding sebelum-sebelumnya, aku tau ini salah kita tidak boleh melakukan itu sebelum menikah , aku masih teringat mendiang ayahku, aku merasa berdosa jika menjadi anak yang lebih dalam lagi melakukan hal diluar batas, aku menangis dalam diam mencoba melupakan semua ini . Ini sulit tapi aku harus mencoba semua demi menjaga diriku, 'aku masih mencintaimu rio'

***

Aku berencana untuk meetup bersama teman lamaku di salahsatu cafe miliknya,,

Sesampai di cafe milik temanku aku mengadahkan pandanganku hanya beberapa pasangan yang sedang berbincang asyik sesekali tertawa, aku teringat dulu saat 6 bulan aku berpacaran dengan rio , rio dulu manusia yang paling sempurna yang pernah kutemui,romantis,baikhati,penyabar,pengertian, semenjak dia bekerja dia bertemu dengan teman-teman yang bisa dibilang 'nakal' hingga semenjak saat itu rio memperlakukanku seperti aku pemuas nafsunya.

Aku mengedarkan pandanganku dan tertuju pada sepasang kekasih sedang berciuman dipojokan cafe yang kulihat lelaki nya sedang meraba rok bagian bawah perempuan, dan perempuan itu kulihat dia menikmati sentuhan itu, ku pertajam pandanganku dan sesak dalam dadaku terasa sakit saat kulihat lelaki itu rio bersama seorang perempuan yang kuyakini itu adalah temanku pemilik cafe yang kudatangi.

Dengan tekad kuat ku aku menghampiri mereka

"Ekhemm" dehamku untuk menyadarkan mereka berdua

"Ehh key kau sudah datang kenapa tidak telponku dulu" ucap jessica dengan santai. Jessica bukan perempuan polos,dia penikmat dunia malam sama seperti rio, mereka kenal saat rio mulai memasuki dunia malam.

Aku memandang rio menatapku dengan santai tanpa rasa bersalah, aku cemburu tapi itu tidak berhak, dan ku tahu jess tidak menyukai rio, dia hanya menyukai apa yang rio lakukan padanya.

Aku mengalihkan pandanganku keluar cafe,

"Yaudah bye sayang, kita lnjutkan nanti malam di club biasa" ucap rio sambil mengerlingkan matanya

"Yaa bye rioo, siap" jawab jessi

Kulihat rio meninggalkan cafe

"Ada apa jess kau ingin bertemu denganku?" Ucapku

"Gue butuh bantuan loe key, nemenin gue ke pesta pernikahan kakak gue,loe mau kan? Pleasee" mohon jessi padaku

"Hmmm,, aku sibuk je-" ucapku terpotong

"Nooo,, loe harus temani gue okey, tidak ada penolakan, sekarang loe makan dulu apa aja yang loe suka tenang geratiss buat loe" ucapnya

Aku menganggukan kepalaku dengan cepat, ya aku memang hobi makan dan mulai memesan beberapa makanan, dan beberapa di bungkus untuk di apartement

***

Malam ini sesuai janjiku, harus menemani jessi ke pesta pernikahan kakaknya, aku memakai dress selutut tanpa lengan berwarna baby blue,selempang kecil hitam dan flat shoes hitam tidak lupa rambut cepol memperlihatkan leher jenjangku menyempurnakan penampilanku

Tettt...tett...

'Ishhh sudah datang lagi kau jess'

Sesampai di pesta , aku mengikuti langkah jess yang berada di depanku

"Key ni minum buat loe,, gue kesana dulu ya, mau nyapa tamu-tamu"

"Oke jess,"balasku singkat dan mulai meminum minuman pemberian key dan mengambil beberapa cake , sambil menikmati alunan lagu jazz

Beberapa menit kemudian, aku merasakan ada yang tidak beres terhadap tubuhku, panas dan gatal aku merasaakan hal yang aneh,

Pandanganku sedikit mengabur, kurasakan tangan kekar melingkar di pinggangku, aku mendongkak dan melihat mantan yang masih kucintai tersenyum manis

"Rioohhh,, kamuhh ngapain disini" ucapku sedikit mendesah ketika merasakan sesuatu yang aneh itu semakin menjadi

"Nemenin kamu, yuk ikut aku" ucap rio

Aku merasakan melayang rio menggendongku, aku melingkarkan tanganku pada lehernya.

"Aoouhh sakitt,, rio ini dimana?Aku nanti dicari jess rioohh" ucapku ketika terjatuh di atas ranjang

" ahh rioohh panas sekali disini riohh, ac nya nyalain rioo" ucapku mendesah

"Buka saja bajumu sayang,aku akan membantumu" seringai rio yang ku tidak pedulikan aku hanya diam menutup mataku ketika kurasakan rio mulai membuka pakaianku,

"Ahhhh ,Ahhh riooohh" desahku ketika kurasakan rio memutar telapak tangannya pada area inti ku yang masih tertutup celana dalam

"Kenapa, tersiksa sayang?aku akan membantumu" suara parau rio dan mulai meneruskan aksinya

"Rioo jangan berhenti ini nikmat, ahhh,ahhh rioo aku mau pipis rio, awas duluu" ucapku racau

"Bukan sayang itu bukan pipis, itu kenikmatan, nikmatilah," ucap rio yang kulihat dia mulai menanggalkan pakaiannya dan menindihku lalu menciumku dan sedikit menggit bibirku, aku mengerang kenikmatan

"Ahhhh sakk-iitt riooh" ucapku saat merasakan sesuatu yang keras memasuki area intiku, aku mencoba membuka mataku kulihat rio sedang kesusahan memasukiku

"Rioo jangann,, ahhh ini tidak benar rioo jangann ,, ahh ahh ahh"ucapku ketika kurasakan rio memaksaku untuk masuk

"Ahhh sakittt,,hikss,,hikss rioo hikss" ucapku menahan sakit di area intiku, dan mengeluarkan tangisanku

Kurasakan rio mencium keningku,dan melumat bibirku untuk menghilangkan sedikit rasa sakitku beberapa menit kemudian rio mulai menggerakan pinggulnya ke kiri kanan atas bawah. Kesakitan yang tadi ku rasakan kini menjadi kenikmatan yang kudapatkan

"Ahhh ahhh ahhh rioohh ahh" desahku

"Ohh sayangg ini nikmatt,, ahh ouhhh keyy ahhh aku sayang kamu keyy ahh ahh,,aku mencintaimu key" ucap rio dengan mendesah

Aku melihat wajah tampan yang sedang menikmati dan mencari kepuasannya itu, dengan memejamkan matanya,

"Ahhh rioo yang cepatt rioo aku ingin keluarr rioo ouhh ahh ouhh" racauku

"Ouhh yess baby ohhh ahhh ahhh ahh keyy ahhhrghhhh keyyy" pelepasan akhir rio pun keluar dan kurasakan cairan menembus ke intiku

Kami sama-sama terengah, dan aku merasakan rio memelukku dengan tangan berada di dadaku kamipun tertidur.

**

"Hikkss...hikss..." aku menangis sejadi-jadinya

Menutupi tubuh telanjangku dengan selimut tebal dan kurasakan ranjang bergerak kulihat rio terbangun dengan cepat menindihku dan mencium bibirku lembut

"Maafkan aku sayang, ini rencanaku dengan jessi" ucap rio dengan sedikit bersalah

"Jadii-" ucapku terpotong

"Ya,, aku sengaja berciuman dengan jessi untuk memanasimu, dan memasukan obat perangsang kedalam minumanmu, maafkan aku key, aku mencintaimu, aku ingin kau jadi milikku seutuhnya, kita akan menikah minggu depan sayang, maukah?" ucapnya sambil menghapus air mataku yang terjatuh karena terharu

"Ya aku mau" aku mencium bibir nya dengan cepat dan pipiku memanas

"Hey sudah mulai nakal yaa" seringai diwajah rio muncul lagi dan kurasakan ada yang akan terjadi dan

"ARrgghhhhh riooohhh" desahku ketika rio memasuki intiku yg masih sedikit linu . Rio terus menghujamku dengan cepat akupun mendesah lagi dan lagi

"I love you Keyy" bisik rio tepat ditelingaku yang kubalas dengan dehaman karena terlalu lelah

END

Making Love 21+

Hari ini adalah hari dimana aku mulai belajar di sekolah baru, aku berasal dari bandung, karena ayahku ditugaskan di jakarta terpaksa kita sekeluarga pindah ke jakarta . Sekarang aku sekolah di SMA bintang kelas 3 .

Aku sudah memasuki gerbang sekolah dan kupandangi semua lingkungan asing ini, sampai akhirnya

Bruughhhh

Aouuu sakitt" , aku mendongkak terdapat seorang laki-laki tinggi dan cukup tampan

"Mata loe taro dimana hah?" Ucap laki-laki itu

"Maaf aku gak sengaja,maaf" ujarku sambil bangkit

" Loe pindahan ya? Baru liat gue" balas lelaki itu

"I..iya aku ciara,pindahan dari bandung, nama kamu siapa?" Ucapku ramah

"Jonathan, loe kelas berapa?" Jawab joe

"Aku kelas 3 IPA 1, kelasnya dimana ya?" Balasku sambil memalihkan pandangan

"Yok ikut gue" ujar joe sambil menarik lenganku

"Ehh emm iya" jawabku gugup

***

Sesampai dikelas

"Wahh joo korban baru nih" ucap teman joe

"Diem loe bgst" tegur joe

"Loe duduk di samping gue ya" ucap joe yang dibelas dengan anggukan

Selama pembelajaran jonathan selalu memperhatikan cia, dan pandangannya terfokus pada bibir merah muda cia dan dada yang sedikit besar

***

Bel berbunyi

"Cia, loe pulang gue anterin ya" ucap joe tiba-tiba

"Eh gausah aku gamau ngerepotin joe, aku bisa naik kendaraan umum" balasku

"Ssstt.. gpp gue ga ngerasa direpotin kok" balas jo sambil menyimpan telunjuk tangannya ke bibir ranum cia

Yang di angguki pasrah oleh cia

***

Selama perjalanan di mobil joe keheningan menemani perjalanan mereka hingga

"Ada yang marah gak gue pulang bareng loe"? Ucap joe

"Hmmm?" Balasku karena tidak mengerti

"Hufftt , maksud gue loe punya pacar gak?" Balas joe

"Mmm.. aku ga pernah punya pacar joe, aku gatau pacaran harus ngapain aja, jadi mending sendiri aja" balasku dengan senyum manis yang di angguki oleh joe

****

Beberapa hari kemudian

Joe memberikan kertas kecil pada cia, cia membuka dan membacanya

'Gue suka sama loe dari awal kita ketemu, gue pengen loe jadi pacar gue, loe mau gak jadi pacar gue'

Cia memandang joe , joe menatap dengan penuh harap, cia menghela nafas akhirnya cia menganggukinya

"Yeesss!!" Ucap joe tiba-tiba yang membuat cia tersenyum geli

***

To cia, from joe

'Cia hari ini gue jemput loe ya,gue pengen ajak makan siang di rumah gue'

To joe, from cia

'Oke joe'

Ting... tong... ting...

Pintu terbuka menampilkan seseorang gadis cantik,Joe terpesona dengan gaya cia, memakai rok pendek jeans selutut dan blouse sabrina baby pink dengan rambut di cepol

Joo,, haii,, joo, kenapa?" Ucapku membangunkan lamunan joe

"Ah iya kamu terlihat cantik hari ini sayang" balas joe membuatku merona

***

Sesampai dirumah joe

"Joe dimana orang-orang? Kok sepi" ucapku

"Iya ortu gue lagi dinas keluarkota, sodara gue udah pisah rumah, gpp ko sepi jadi kita bisa bebas" seringai joe yang tidak dipahami cia

"Aku masak dulu ya jo, dapur nya dimana"? Ucapku yang dibalas dengan tarikan tangan jo ke cia sambil mengarahkan dapur

**

Aku merasakan tangan seseorang melingkar di pinggang ku,dan mencium tengkuk telanjangku

"Eughh jo geli, kamu lagi ngapain sih" ucapku mendesah geli

"Kita kan udah pacaran, ini salah satu hal yang dilakuin sama orang yang berpacaran sayang" ucap joe yang di balas ber o ria ,

aku terpekik kaget saat joe membalikan tubuhku dan kita saling berhadapan dia memandangku yang tidak dapat kuartikan

"Aku cinta kamu cia, yang kedua hal yang dilakuin orang pacaran, ciuman, kamu bisa kan ciuman?" Ucap joe yang dibalas dengan gelengan cia yang membuat gemas dan gairah tak tertahan

"Oke kita mulai ya, kamu ikuti aku" balas jo cepat

Jo mulai mendekatkan diri pada cia dan mencium bibir cia, lama kelamaan melumat dan menggigit bibir bawah cia joe merasakan cia mengerang dalam ciumannya, ciuman yang lama dan panas tidak akan disiasiakan joe, joe mulai meraba punggung cia dan beralih ke depan meraih buah dada cia dengan sedikit meremasnya

"Euhhh jo, udah" ucap cia di sela ciumannya

Joe melepas ciumannya dan dilihat bibir cia sedikit membengkak, joe mengelap bibir cia dengan jari tangannya kemudian mencium pipi cia

Dan melanjutkan masak yang tertunda

***

Setelah selesai makan, joe mengajak cia ke kamarnya dan menonton film dewasa

" joe ini film apa, ko jijik gitu"? Ucap cia melihat adegan yang menurut nya menjijikan

"Ini film dewasa cia, orang yang pacarn melakukan itu, itu wajar"

"Ohhh , itu kenapa ada tanda merah di tubuh cewe itu,dia digigit semut jo"? Tanya cia membuat jo gemass

"Itu namanya kissmark, kamu mau aku contohin"? Seringai joe

"Emm sakit gak"? Jawab polos cia

"Engga ko," balas jo dengan semakin mendekatkan kepalanya ke curuk leher cia dan mengendus leher cia yang membuat cia kegelian, lalu mencium dan menggit sedikit leher cia

"Auuuoo jo, sakit" ucapku langsung memegang leher yang di gigit joe, joe mengambil hp dan memfoto leher cia,cia melihat hp tersebut dan ada tanda merah yang sama dengan di film barusan dia tonton

"Gak terlalu sakit kan cia, mau aku ajarin yang lebih enak gak"? Kamu pasti keenakan nanti, geli-geli gimana gitu, mau ya"?

"Mm boleh, aku harus ngapain" ucap semangat cia

"Kamu buka baju kamu aja" balas joe sambil mendudukan cia di atas pangkuannya

"Malu joo," ucap cia sambil menunduk

"Gpp sayang yang liat kan aku aja" ucap jo sambil mengarahkan tangannya ke baju cia, dan baju gersebut terlepas dari tubuh cia. Jo tidak bisa menahan gairahnya langsung melahap bibir cia dan meremas payudara cia yang masih tertutup bra hitam, sambil mencoba membuka pengait bra cia, dan akhirnya terbuka menampilkan cia setengah telanjang, joe menatap cia yang menunduk malu membuat dia gemas dan langsung merebahkan cia di ranjang joe, joe langsung melahap payudara cia dan swdikit menggit membuat tanda kemerahan, membuat cia mendesah dan meremas rambut jo

"Ahhh joo,, eummhhh,, pelanpelan jo ngilu"desah cia, disaat jo meremas dan menggit payudaranya kasar

" ahhh joo,kamu ngapain" ucap cia sambil mendongkak melihat jo yang masuk kedalam rok cia, dan menarik celana dalam cia dalam sekejap

"Ini akan nikmat cia" jo mulai memasukan telapak tangannya kedalam rok dan memutar inti cia secara pelan hingga cepat membuat cia mendesah hebat karena geli, dan akhirnya orgasme pertama kalinya

"Ahhh joo ini apa namanya ko enak, aku jadi mau pipis nih?" Ucap polos cia

"Bukan cia, itu namanya pelepasan orgasme memang enak, kamu mau lebih enak"? Tanya jo yang di angguki cia

Jo membuka semua pakaiannnya dan mengarahkan kejantanannya ke muka cia, cia kaget melihat kejantanan jo dan menutup mukanya

"Heyy jangan ditutup mukanya, sekarang kamu masukin ini ke mulut kamu, kaya ngulum lolipop tau?" Ucap jo yang di angguki cia dengan sedikit ragu , perlahann memasukan penis jo ke mulut cia

"Ouhhh ciaa,, dengan mulut loe aja, gue keenakan gini, ciaa lo hebat ahhh ahhh" erang jo, cia mulai mempercepat kulumannya maju mundur membuat jo lepas kendali dan membuka rok cia dan mengarahkan jarinya ke lubang cia membuat cia memekik kaget

"Jo sakit " ucap cia merasakan perih saat jari jo memasukinya

" tenang gak akan lama ko" balas jo dengan sedikit menyentil clit cia

" ahhh joo gelii jo ahh ahh" desah cia saat jo memainkan clit dan memutar cepat tangannya di inti cia

"Joo aku mau keluar lagi jo" ucap cia

"Tunggu sayang pake yang ini ya jangan jari," jawab jo yang langsung memasukan penisnya ke dalam inti cia

Jlebbb

"Arghhhh sakkkittt joo " ucap cia merasakan sakit dan menangis karena perih

"Joo sakitt .. hikss..hikss.." tangis cia

"Maaf ya sayang, bentar lagi enak ko" balas jo dan melumat bibir cia dan menggigit nya agar tidak terasa sakit yang dialami cia

"Ahhh.. ahhh.. joo... geli joo ahh ahh lebih cepat joo ahh" racau cia

"Ouhh ciaa,, kamu nikmat sekali cia, ouhh ahhh ahhh" desah jo

"Arhhjhhhhhh" desah keduanya, saat jo menyemburkan spermanya kedalam inti cia

"Makasih sayang" ucap jo sambil mengecup kening cia

"Joo aku takut, gimana kalo mamah papah aku tau" balas cia sambil menangis

"Aku akan tanggung jawab sayang, aku sayang kamu" ucap jo sambil memeluk cia yang sudah tidak bertenaga

***

Ditoilet sekolah

"Eungghh, joo udah jo ntr ketauan ma yang lain" desah perempuan yang sedang mengangkang di closet wanita,seorang laki-laki sedang memompa liang perempuan itu dengan cepat, perempuan itu terus mendesah

Ceklekk

"Joooo,,," ucap cia tiba-tiba dengan mulut menganga tidak percaya

Joe berbalik melihat sumber suara yang dia kenal

"Ciaaa" balas jo dengan ekspresi kaget dan langsung merapihkan seragam dan celananya, langsung menghampiri cia

Plakk

Cia menampar pipi jo dengan keras

"Kamu jahat jo, kita gabisa pacaran lagi maaf permisi" ucap cia langsung meninggalkan jo dan perempuan itu

"Ciaaa,, ciaa" teriak jo, cia menulikan telinganya dia membenci jo, jo hanya menginginkan tubuhnya bukan hatinya

Sudah seminggu cia tidak masuk sekolah, membuat jo merasa bersalah,dia selalu mengunjungi rumah cia , tapi cia tidak pernah mau keluar menemuinya, jo frustasi,dia bingung dengan cara apa cia mau memaafkannya , sampai hari kelulusanpun tiba, jo mengalihkan pandangannya ke penjuru sekolah dan dilihat cia dengan anggun menggunakan kebaya pink yang sangat cocok dengan kulit putihnya, jo mulai berjalan mendekat ke arah cia dan seketika jantung jo berdegup , sesak melihat seorang laki-laki datang membawa bucket bunga dan mencium kening cia yang dibalas dengan senyum manis cia dan mengecup pipi laki-laki itu,jo yakin itu adalah pacar cia.

Jo marahh ,,iya memutuskan untuk membalas sakit hatinya

***

Malam tiba di kediaman cia

Srekk jendela kamar cia terbuka menampilkan sosok berbaju hitam-hitam, cia langsung kaget dan mundur ke kepala ranjang, telapak kaki cia di cekal dan cia terlentang yang langsung di tindih seseorang itu dengan cepat lelaki itu mencium bibir cia dan mulai membuka baju tidur cia

Cia menangis dia di perkosa oleh sessorang yang tidak dia kenal,

"Hikss..hikss...sakitt.. udahh.. c..ii..aa.. takutt.. hiks..hiks..."tangis cia saat seseorang itu terus memompa liang sempit cia

"Ahhhhh" suara laki-laki itu, cia mengenal dan langsung mengambil hp dan menyalakan apl penerang, dan kaget saat dilihat lelaki itu adalah jo

"Joooooo,,,hikss.. kenapa kamu lakukan ini sama aku joo, kenapaaa, apa kamu belum puas ambil semua yang aku punya, kamu jahat bajingan"teriak cia sambil menendang tubuh jo yang berada di atasnya , jo mengeram kesakitan, dia menampar pipi cia

"Lo juga jahat, dasar perempuan murahan, lo udah jadi jalang hah berapa laki-laki yang udah memasuki loe hah?" Ucap jo

Plakkk

"Cukup jo,,aku bukan perempuan yang kamu bilang, kamu bebas melakukan ini sama aku, karena mulai besok aku akan pindah dan melanjutkan belajar di luar negeri" ucap cia miris

"Ohh sama laki-laki yang kemarin dtg di kelulusan loe, dijual berapa loe sampe mau tinggal sama dia hah?" Teriak jo

"Aku benci kamu jo, dia kakakku,puas, sekarang kamu pergi joe, kamu udah buat aku jadi perempuan kotor,kamu.. kamuu hiksss...hiksss.. kamu jahatt" tangis cia membuat joe melamun dan menyalahkan kebodohannya

"Sssttt cia, maafin aku cia, kamu jangan pergi, aku bakalan nikahin kamu cia,please maafin aku" ucap lirih jo

Cia tidak merespon permintaan maaf jo, dia terlalu takut dengan kejadian tadi hingga akhirnya mereka tetidur.

***

Pernikahan telah berlangsung 2 jam yang lalu, sekarang cia dan jo berada di kamarnya, jo sekarang berubah menjadi laki-laki yang baik, romantis, dan penurut , mungkin dia merasa bersalah telah melukai hati cia

"Joo,,, emmm tolong bukain gaun ini,aku tidak sampai" ucap cia pelan dengan gugup dan berbalik, jo mulai membuka gaun pengantin cia dan mencium punggung telanjang cia hingga gaun tersebut terjatuh kelantai menyisakan bra dan cd cia,

"Apa kita akan melakukan malam pertama cia?" Jawab jo pelan karena takut menyakiti cia

"Tentu saja jo, aku sekarang istrimu, kamu berhak memiliki aku" ucap cia dengan tersenyum merona, jo langsung mengangkat cia dan membaringkannya ke kasur pengantin mulai mencium bibir cia dan meremas payudara cia

"Ahhh joo,, akuu ingin lebih" desah cia

"Oke sayang" jawab jo dengan langsung mengarahkan penisnya pada inti cia

"No joo, sekarang aku yang di atas ya" ucap cia malu-malu yang di angguki jo

Cia mulai

Kembali ke Beranda