Gambar dalam Cerita
Ridwan seorang office boy dikantor PT Suryalaya, sudah hampir lima tahun dia bekerja di perusahaan ini, dan baru-baru ini dia mulai memperhatikan seorang resepsionis baru bernama Keke yang berusia sepuluh tahun lebih muda darinya. Keke merupakan gadis cantik berkulit putih bersih dan juga memiliki wajah yang rupawan, dan tentu saja dia langsung menjadi idola di kantor banyak pria-pria terutama yang berhidung belang mendekatinya, dan tidak sulit bagi Keke untuk mendapatkan apa yang diinginkannya dari pria-pria tadi.
Setiap Ridwan lewat didepan Keke, hampir tidak pernah Keke memperhatikannya, gosip yang beredar dikantor Keke itu matre, mana mau dia memperhatikan seorang Office Boy seperti Ridwan dengan wajah yang tidak tergolong tampan.
Sampai suatu sore Ridwan memiliki kesempatan untuk mendekati Keke
"maaf mba Keke, boleh tanya ga rumah mba Keke dimana?"
dengan wajah cemberut, Keke melirik ke arah Ridwan dan langsung mengacuhkannya
"Mba Keke kok ga jawab, siapa tahu saya bisa mengantar mba Keke pulang" jawab Ridwan dengan segenap keberaniannya
"Apa-apaan sih lo, ngaca dulu dong, pake segala mau anterin gue, emang lo fikir lo siapa?" ucap Keke dengan nada tinggi dan merendahkan Ridwan
Ridwan sangat kecewa dan sakit hati dengan gadis pujaannya tersebut, dia fikir Keke selama ini adalah bidadari yang memiliki hati yang cantik seperti wajahnya, tetapi omongan Keke tadi sangat keterlaluan, Ridwan akhirnya pulang dengan kegelisahan di hatinya dan rasa sakit hati yang tidak dapat terobati.
Tiba-tiba dalam perjalanan, Ridwan teringat bahwa di kampungnya ada Mbah Gun yang memiliki ilmu untuk permasalahannya, dia pun membelokkan motornya dan menuju rumah Mbah Gun
"Selamat malam Mbah" ucap Ridwan
"Malam kamu ada masalah apa?" tanya Mbah GUn
"Ada seorang wanita yang saya sukai Mbah, dia sangat cantik tapi sayang dia sombong, hari ini dia menghina saya, saya ingin agar dia menyesali kata-katanya dan mengejar-ngejar saya" ucap Ridwan
"Baiklah itu udah, tapi harganya mahal" kata Mbah Gun
"Saya siap Mbah" ucap Ridwan yang akan melakukan apapun untuk membalas dendam untuk rasa sakit hatinya
Setelah ada kesepakatan Mbah GUn memebrikan botol air putih kepada ridwan
"Campurkan minuman ini ke gelasnya pagi dan sore, dan harus dilakukan di hari yang sama kamu harus mencampurkan rambutmu ke dalam gelas itu juga" ucap Mbah Gun
"Baik Mbah" ucap Ridwn
Keesokan harinya Ridwan melakukan perintah Mbah Gun, dan saat dia menyediakan air untuk keke dia pun melakukan ritual itu.
Sore ini, syarat terakhir untuk memberikan minum lagi ke Keke, dan tidak lama setelah Ridwan memberi minum Keke, tiba-tiba selang beberaa menit Keke memanggil ridwan
"Mas Ridwan" ucap Keke
"iya mba" ucap Ridwan ketautan
"Aku hari ini tidak bawa motor, boleh gak saya pulang bareng kamu" ucap Keke
Ridwan sangat senang ternyata yang dia lakukan membuahan hasil, dan semenjak saat itu Keke selalu pulang bareng Ridwan, adakeanehan yang mengganjal bagi beberapa teman dekat Keke dengan kelakuannya tersebut.
Tidak terasa sudah satu tahun Ridwan dekat dengan Keke, dan pada akhirnya merekapun menikah, dan tidak lama Keke pun mulai merasakan perasaan cinta yang berlebihan kepada Ridwan bahkan rasa cemburu Keke besar, dan Ridwan akan memeprlakukan Keke dengan kasar saat dia ingat rasa sakit hati akibat omongan Keke pada waktu itu.
Suatu hari Winda sahabat Keke main ke rumahnya saat Ridwan sedang keluar kota, dan saat berbicara berdua tiba-tiba Winda melihat bayangan di pojok rumah Keke, sosok yang sangat menyeramkan, dan dia seperti menjaga Keke.
bayangan yang menyeramkan itu membuat Winda tidak bisa tidur saat berada di rumah Keke, bahkan bagi Winda mahluk itu sangat menyeramkan.
Dan saat Winda sedang tertidur saat mengnap di rumah Keke tiba-tiba dia melihat mahluk menyeramkan tadi, mahluk itu mendekati Winda dan seolah ingin mencekiknya, winda sangat ketakutan tetapi saat itu tubuhnya kaku dan tidak dapat bergerak, bahkan Winda melihat Keke sedang tertidur pulas.
Dan tidak lama terdengar suara azan subuh, Mahluk itu tiba-tiba menghilang, karena tidak tahan dengan kejadian tadi malam akhirnya Winda pun menceritakannya kepada Keke.
"Apa kamu merasa ada yang tidak aneh Ke?" tanya Winda penasaran
Keke terdiam, sebenarnya dia juga merasa ada yang aneh pada dirinya terutama rasa cintanya yang berlebihan kepada Ridwan, bahkan seingat Keke dia tidak pernah menyukai Ridwan sebelumnya.
"Sepertinya sejak aku mengenal suamiku Win, aku juga merasa ad yang aneh" ucap Keke Jujur
Bagaiana kalau kamu dirukyah Ke, aku ada Ustad dekt rumah dan dia bisa melihat mahluk gaib seperti itu, tapi aku sarankan kamu jangan beritahu Ridwan tentang hal ini.
Akhirnya Lusa mereka pun ke rumah Ustad Hari untuk menanyakan perihal mahluk gaib tadi, setelah menceritakan dan Ustad Hari pun mengangguk, dia akan berusaha membantu Keke untuk datang ke rumahnya malam itu bersama Winda.
"Astagfirullah" Ucap Ustad Gari saat memasuki pintu rumah
"Kenapa Pak Ustad?" tanya Keke
"Sepertinya suamimu memiliki banyak ilmu dan menjadi budak mahluk gaib tersebut, dan sepertinya dia memang mengguna-gunai kamu dengan ilmunya" ucap Ustad Hari jujur
Tiba-tiba Keke dan Winda sangat ketakutan bulu kudu mereka berdiri
"Saya sarankan Nak Keke tinggal dirumah orang tua saja saat ini, banyak beribadah, dan memohon perlindungan kepada Allah, dan jangan bertemu dulu dengan suami Nak Keke selama 14 hari agar ilmu nya hilang.
Keke dan Winda pun pergi ke tempat orang tua Keke dan menjelaskan semuanya, Ayah Winda sangat marah setelah tahu apa yang dilakukan Ridwan tapi dia merasa semua sudah terlanjur, dan dia harus menyelamatkan anaknya dari perbuatan Ridwan.
Ridwan berusaha sekuat tenaga untuk mencarti Keke, bahkan mengancam orang tua Keke untuk dilaporkan ke pihak Kepolisian, tapi Orang tua Kekek tidak gentar.
Malam itu, Ridwan merasa tidak berdaya dan sangat putus asa, tiba-tiba dia melihat ada tali didepan matanya, dan dia memutuskan untuk menggantung dirinya, semua mahluk tadi membisikinya agar Ridwan segera melakukannya.