Sahabat Kecil
Teen
01 Jan 2026

Sahabat Kecil

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download - 2026-01-01T211245.201.jfif

download - 2026-01-01T211245.201.jfif

01 Jan 2026, 14:18

download - 2026-01-01T211241.769.jfif

download - 2026-01-01T211241.769.jfif

01 Jan 2026, 14:18

Silvia Farannisa Yasmin adalah sahabat kecil dari seorang Alaska Bumi Ranendra, mereka bersahabat sudah dari umur kelas 1 sekolah dasar sampai kelas XI SMA, sudah lumayan lama juga.

"Aska balikin gak pulpen gue!" teriak Silvia atau biasa dipanggil Silvi.

"Wleek! Ambil kalo bisa," ejek Alaska. Silvi dari kecil selalu memanggil namanya dengan sebutan Aska.

"Awas lo ya, kalau ke tangkap gue sleding dari Indonesia sampe Amerika," ujar Silvi masih terus berlari mengejar Aska.

"Sini ambil nih ambil ayo," ejek lagi Aska.

Alaska atau Aska ini adalah seorang lelaki tampan di sekolahnya yang membuat kaum hawa menjerit ketika melihat. Tapi bagi Silvi Aska itu biasa aja.

"Hosh, hosh, hosh. Aska udah ah gue capek mau ke kantin beli minum," ucap Silvi langsung berbalik arah ke kantin.

"Ikut Sil," teriak Aska.

"Ayo," balas Silvi.

Sepanjang jalan mereka menuju kantin banyak para murid menatap dua sejoli sahabat itu dengan iri. Bagaimana tidak? Dengan paras Silvia yang cantik dan paras seorang Alaska juga sangat menawan.

Hey! Banyak di SMA Wijaya ini yang menatapnya kagum. Selain cantik dan tampan dua sejoli Sahabat itu juga sering mengikuti olimpiade di berbagai sekolah maupun kota.

Katakanlah mereka itu sempurna. Tapi yang membuat silvia kesal karena dari dulu sampai sekarang sifat seorang Alaska itu tak pernah berubah dengan yang namanya 'menjalihi' sahabatnya itu Silvia.

Kata Alaska ' Gak ada kata gak jahilin l o setiap hari atau setiap detik pun '.

"Aska bisa diem gak sih lo, gue lagi makan tau!" geram Silvia ketika acara makannya diganggu oleh Aska.

"Gak bisa, gimana dong?" tanya Aksa dengan tampang bodohnya.

"Tau ah, percuma juga." Kesal Silvia langsung melahap makanannya sedangkan Aska menarik-narik ujung rambut Silvia sehingga kadang Silvia meringis kesakitan.

Bagi Aska rambut Silvia itu candu baginya. Katakanlah Alaska itu lebay.

Tapi Silvia beruntung mendapatkan sahabat seorang Alaska Bumi Ranendra. Ya walaupun kadang ngesilin sih.

Tapi tanpa sepengetahuan mereka berdua ada satu siswi yang membenci mereka berdua, yaitu Naomi Shinta Areska siswi baru yang berlaga sok manis padahal di balik sikapnya ia memendam rasa benci pada Silvia. Sejak pandangan pertama Naomi sudah suka dengan Aska.

Tapi Naomi ingin bermain secara lembut dengan Silvia. Hey licik sekali Naomi.

"Ska sini bola nya," panggil Silvi, saat ini mereka berdua sedang bermain basket di lapangan sekolah.

"Tangkap ya."

Hap!

Bola itu langsung di tangkap mulus sama Silvia.

"Aww sshh," ringis Silvia ketika ada batu yang entah dari mana menghantam kepalanya yang membuat kepalanya mengeluarkan sedikit darah.

"Lo kenapa Sil?" tanya Aska cemas

"Gak apa-apa."

"Gak apa-apa gimana? Liat kening lo berdarah tuh!" ujar Aska.

"Udah cuma luka kecil, anterin gue ke UKS aja yuk," ajak Silvia. Dari pada ia dan Aska akan bertengkar nanti.

Di rooftop seorang gadis licik yang menyamar sebagai gadis polos tersenyum menyeringai. Kalian pasti tau siapa dia. Ya dia adalah Naomi si gadis lugu berubah jadi licik yang tadi melempar batu ke arah silvia.

"Ini baru awal permainan," gumam Naomi tersenyum miring.

[ E N D ]



Kembali ke Beranda