Model Cantik Dan CEO Manja
Romance
06 Jan 2026

Model Cantik Dan CEO Manja

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download - 2026-01-06T082636.783.jfif

download - 2026-01-06T082636.783.jfif

06 Jan 2026, 01:27

download - 2026-01-06T082632.648.jfif

download - 2026-01-06T082632.648.jfif

06 Jan 2026, 01:27

Seorang gadis cantik yang selalu bersikap ramah, baik, manja dan tidak sombong. Karena daddy and mommy nya tidak mengajarkan anaknya untuk menyombongkan apa yang ada di dirinya. P rilly Queen brocklyn , ia itulah nama gadis yang masih terlelap dari tidur cantik nya.



( Kamar prilly)

Di america


" Prilly Queen brocklyn bangunn"ucap Dua wanita cantik, siapa lagi kalau bukan jessica mila sellon dan Dahlia cris poland yang sedang berusaha membangunkan sahabat manja nya itu.


"Hmmm" guman prilly yang terusik oleh suara mereka.


"Ohmygood, prilly cepetan bangun. Bukannya kita mau ke indonesia" geram jessica terhadap sahabat cantik nya itu.


"Iya pril cepetan bangun. Kita cuman punya waktu 3 jam seperempat nihh, kalau kita telat gimana coba" lanjut sahabat satu lagi nya dengan nada kesal, siapa lagi kalau bukan dahlia cris poland.


Prilly yang merasa terusik oleh suara mereka pun, akhirnya terbangun dari tidur cantiknya.


"Hoaammm.. Berisik banget sih kalian, iyaiya nih gue bangun" kata prilly yang masih mengumpulkan nyawa nya.


"Cepetannn!! dan lo sekarang buruan mandi. Lo gak mau kan nanti kita telat"ucap jessica


"Iyaiya bawel" kata prilly sambil menuju ke kamar mandi nya.


#skip


Mereka pun sudah sampai di bandara indonesia. Dan banyak sekali wartawan yang menunggu kehadiran mereka serta ada juga fans yang melihat kedatangan mereka ke negara kelahirannya tersebut.



Prilly..


Jessica..


Dahlia..


Teriak para fans yang melihat kedatangan mereka.

Dan hanya dibalas senyuman manis oleh sang idolanya.


"Haiii prilly, jessica, dahlia. How are you? boleh minta waktu nya sebentar?" ucap salah satu wartawan kepada mereka.


"Haii, we are fine. Boleh ko"kata prilly mewakili sahabatnya.


"Apa tujuan kalian datang ke indonesia?

Apa ada project di indonesia?

Liburan kah?" ucap para awak media kepada mereka.


"Kita datang ke indonesia karena ada project baru. Liburan? bisa juga sih dibilang liburan karena kita juga udah kangen banget sama suasana di indonesia. Jadi bisa dibilang juga kerja sambil disisipi liburan.." Kata prilly dengan ramah.


"Dan apakah benar ada seseorang spesial yang ingin kalian temui?" lanjut salah satu wartawan.


"Eummm, kalau itu kita no coment yah" ucap prillly dan dibalas senyuman oleh jessica and dahlia.


"Ohh okey, no problem" kata awak media.


"Dan makasih juga kepada kalian karena sudah menyempatkan waktunya untuk di wawancara" lanjut para awak media kepada sang model cantik tersebut.


"Iya sama-sama" ucap mereka kepada awak media.


....


Selesai diwawancara,mereka berselfi ria sambil menunggu jemputan yang akan membawa mereka kerumah masing-masing yang ada di indonesia.


"Jemputan gue belum datang nih" ucap prilly kepada temannya.


"Iya sama, jemputan kita juga belum datang"kata teman prilly


"Nahh. Itu dia dateng, baru juga kita omongin. Itu yang di belakang mobil gue, mobil kalian bukan sih?" tanya prilly sambil menunjuk kearah mobilnya dan mobil yang ada dibelakangnya.



(Mobil prilly)


Mobil ini cuma di produksi 3 unit didunia dengan mesin V12 berkapasitas 6, 5 liter.dapat melesat dari 0-100 km/jam kurang waktu dibawah tiga detik.Untuk kecepatan optimal, supercar ini dapat melesat sampai 355 km/jam.di bandrol dengan harga US$5, 6 juta atau setara Rp72, 5miliar.


"Eumm, iya itu mobil gue" kata jessica



(Mobil jessica)


Sportcar ini mempunyai mesinV12 berkapasitas 6, 5 liter yang dapat menyemburkan tenaga sampai 740 HP.dapat melesat dari posisi diam sampai kecepatan 100 km/jam cuma dalam tempo 2, 8 detik.Dengan transmisi 7-percepatan semi-otomatis, mobil seharga US$5, 3juta atau seputar Rp68 miliar ini dapat dibawa lari sampai kecepatan puncak 354 km/jam.


"Iya itu juga mobil gue, ko bisa barengan gitu yahh" timbal dahlia



(Mobil dahlia)


Sportcar ini diciptakan dengan membawa mesin tipeV10 yang berkapasitas 5,2 liter. Mobil model ini di jual dengan harga kira-kira US$ 3 juta atau sebanding dengan Rp. 39 miliar.


"Mungkin mobil gue sama mobil kalian jodoh kali" canda prilly yang mengumbar gelak tawa mereka.


"Haha,bisa aja lo pril" kata mereka sambil ketawa.


"Yaudah, gue balik dulu ya. Nanti kalian main aja kerumah gue" kata prilly kepada mereka.


"Iya pril" jawab mereka.


Ada satu orang pemuda yang baru saja sampai disuatu tempat kantor lebih tepat nya di perusahaan Rawles Company , yaitu salah satu perusahaan terbesar didunia. yaa siapa lagi kalo bukan Aliando King Rawles , CEO sekaligus pemilik perusahaan Rawles Company.




Rawles company



Terkenal dengan Sifat nya yang dingin, tegas dan angkuh terhadap orang lain, tidak akan pernah mengurangi ketampanannya yang seperti bak pangeran tampan. Banyak sekali yang kagum bahkan tertarik kepadanya, tapi tidak ada satupun orang yang dia pilih untuk menjadi tambatan hati nya, entah apa alasannya. Yang ada dipikirannya hanya kerja, kerja dan kerja.


Yaa dibalik sifat nya yang dingin itu dia adalah lelaki yang sangat manja, yang hanya akan ditunjukan kepada orang yang dia cintai ingat hanya orang yang dia cintai .


....



"Selamat pagi pak..?" Ucap salah satu karyawan yang melihat kehadiran Boss nya itu.


"Hmm.." Balas sang CEO dengan datar


Ali memasuki kantor dengan wajah datar nya, banyak sekali karyawan yang menyapanya tapi hanya dibalas dengan deheman dan anggukan saja.


lalu dia berjalan menaiki lift dan sampailah dia diruangannya, terlihat banyak sekali berkas yang menumpuk dimeja kerjanya.


Ruangan Ali



"Hufffhh.." Helaan nafas sang CEO tampan ini dan tanpa basa basi dia langsung mengerjakannya.


sudah 1 jam dia berkutat dengan berkasnya terdengar ada suara ketukan diluar ruangannya.


Tok..tok..tokk..


"Masuk.." Ucapnya


"Permisi pak.. ini laporan hari ini. ini data produk yang belum kita keluarkan pak, semuanya sudah lengkap dan tinggal hanya mempromosikannya saja pak." Ucap sang sekretaris dengan jelas.


"Iya bagus." Balasnya sambil melihat laporan yang dikasih sekretaris nya itu.


"Tolong kamu carikan orang atau model yang ingin bekerja sama dengan perusahaan saya, carikan model yang bagus dan profesional. Saya tidak mau brand saya jelek atau hancur, dan jangan sampai hal buruk terjadi diperusahaan saya. Paham?!" ucap lagi sang ceo dengan tegas


"Paham pak.." balasnya sekretaris sambil mengangguk


"Jangan kecewakan saya!"


"Baik pak.. Terimakasih, Saya permisi dulu" ucap sekretaris itu sambil meninggalkan ruangan boss nya




...



Setelah pertemuan nya dengan sang CEO, Reno yang menjabat sebagai sekretaris CEO tampan itu sedang menunjukkan raut wajah kebingungan.


"Cari model yang bener dimana yaa" gumam reno sang sekretaris


Ketika reno sedang kebingungan, ada salah satu karyawan datang menghampirinya.


"Kenapa lo?" Ucap karyawan itu


"Bingung gue jen." Balas reno dengan wajah melas


Yaa orang yang dipanggil jen itu adalah jeni temennya reno salah satu karyawan didevisi keuangan.


"Lah bingung kenapa, bukan nya tadi lo abis dari ruangan boss ya? Lo dimarahin?" tanya jeni


"Bukan dimarahin, boss nyuruh gue cari model buat produk baru diperusahaan kita." Ujar reno


"Yaampun ren dikira gue apaan, cuma cari model doang apa susahnya sih. Model banyak kali.." Ucap jeni


"Bukan gitu, gue tau banyak banget model.. tapi permasalahannya lo tau sendirikan boss orang nya kek gimana? Kalo gue ngelakuin kesalahan sedikit aja boss bakal marah besar banget ke gue." balas reno dengan raut cemas


Reno tau banyak model didunia ini, cuma dia ingin mencari model yang benar-benar bisa diajak bekerja sama dengan perusahaannya. Karena reno tau sang CEO tampan itu tipe orang yang tidak ingin ada kesalahan sedikitpun dalam pekerjaannya.


"Iya juga sih.." Ujar jeni


"Ahhh gue tau nih, model yang cocok buat perusahaan kita.." ujar jeni lagi dengan wajah sumringah


"Serius? siapa?" tanya reno


"Itu model yang baru pulang dari luar negeri, idola gue banget. Udah cantik, baik, ramah yaampun paket komplit banget deh itu model. Hmm..pengen banget jadi temennya dia deh gapapa gajadi temen nya juga jadi pembantunya aja gue mauuu.." ucap jeni dengan sumringah sambil membayangkan model yang menjadi idolanya itu.


"Apaan sih lo jen, kalo ngomong yang jelas dong. Model siapa? Yang mana? Jangan bikin gue nambah bingung deh" kata reno dengan raut kesal


"Itu model yang baru balik kesini, masa lo ga tau sih ren yaampun kudet banget sih lo!!" Ujar jeni


"Siapa sih, lo tinggal nyebut namanya apa susahnya sih.."


"Oke oke tenang dulu. Jadi model yang gue maksud adalah.....


"Siapaaaa??? Ucap reno tidak sabar


.

.

.

.

.

.

.

.

.

.


"Prilly Queen Brocklyn"


Yaa jeni mengajukan idolanya yaitu prilly sebagai model diperusahaannya. Bukan karena dia mengidolakan sang model cantik itu bukan..Yaa ngefans juga sih hehe, tapi jeni tau prilly adalah orang yang cocok untuk bekerjasama dengan perusahaan ini. Tidak ada sama sekali pemberitaan buruk terhadap model cantik itu, dan jeni sangat mengidolakannya.


"Hahh diaa, bukannya ada di amerika ya?" Kata reno


"Kan tadi gue udah bilang dia baru balik ke indo renoooo gimana sih lo.." Balas jeni


"Oke-oke trus lu tau kontaknya ga?" Tanya reno


"Engga.." Jawab jeni sambil cengengesan


"Trus gimana jeniii, sama aja dong kalo gada kontaknya mah.."


"Hmm bentar.. perasaan ada deh dibio instagramnya prilly kontak manager nya, lo hubungin aja lewat situ." kata jeni


"oh okey, thanks ya jen. Sumpah kalo gada lo gue gatau harus gimana." jawab reno dengan muka yng sangat senang dan lega


"yuu santai, gue cabut dulu ya. Masih ada yang gue kerjain." Kata jeni


"Iya jen, sekali lagi thanks yaa.." Balas reno lagi


...


Setelah kepergian jeni, reno lansung membuka handphone nya lalu mencari instagramnya prilly and finallyyy dia menemukan kontak managernya. Langsung saja reno menghubunginya.




#skip


Reno sudah menghubunginya, dia hanya tinggal menunggu jawaban sang manager itu. Karena manager nya ingin berbicara dulu sama model cantik nya.


"Semoga setuju deh, gue gatau harus cari model kemana lagi kalo yang ini gamau." Guman reno


Author pov


Okey kita alihkan dulu CEO tampannya dan kita beralih ke model yang sangat cantik ini, tidak lupakan dia siapa yaa dia adalah Prilly Queen Brocklyn.


gadis cantik yang baru saja pulang dari luar negeri ini sedang beristirahat dikamarnya Sambil bermain ponsel.


kemudian dia menggunggah salah satu fotonya yang sedang dibandara yang tadi difotokan oleh temannya.


PrillyQBrocklyn



598.465 likes

PrillyQBrocklyn : Hi indonesia❤


View all 68.752 comments ..


Banyak sekali komenan yang menyapa atas kedatangan nya ke tanah kelahiran nya ini, prilly sangat senang kedatangan nya disambut dengan baik oleh mereka.


Ketika sedang asik dengan gadget nya terdengar suara ketuka pintu diluar kamarnya.


Tok..tok..tok..


Prill..


"masuk aja kak" ucap prilly dari dalam kamar


"Hei lagi ngapain? Maaf ya kakak ganggu istirahatnya" ucap orang itu dengan sedikit bersalah


"Iya kak gapapa ko, kek ama siapa aja deh.. Emang ada apa kak?" Tanya prilly


"Ini kamu ada tawaran kontrak sama perusahaan besar, katanya mereka lagi butuh model buat promosiin brand nya gitu. Kamu mau ambil apa engga? Kakak ga maksa sih itu terserah kamu.." Ucap nya


Yaa yang dipanggil kakak itu adalah manager prilly, namanya caca. Caca yang menghandle semua pekerjaan gadis cantik itu, dan prilly sudah menganggap caca sebagi kakak nya sendiri jadi tidak ada kecanggungan diantara mereka.


"Hmm ambil aja kak" ucap prilly


"Kamu yakin? Kamu kan baru pulang dari luar negri, takut nya kamu capek pril.." Kata caca dengan raut cemas


"Yaampun kak gapapa kali, aku malah seneng kalo ada kerjaan. jadi gak bosen dirumah terus tau" balas gadis cantik itu sedikit merengek


"Okey okey nanti kakak kabarin lagi ya sama orang nya, soalnya kakak tadi minta waktu dulu buat bilang ini ke kamu takut nya kamu masih cape kan. Jadi kamu setuju yaa?" Ucap caca


"Iyaa kakak sayanggg.." kata gadis yang cantik itu


Setelah dapet persetujuan dari prilly, caca langsung menghubungi lagi orang yang menawarkan kontrak itu.


"Halo pak, pihak saya sudah setuju." Jawab caca


...............


"Baik pak terimakasih.."


...............


"Senang juga bisa bekerja sama dengan anda" Ucap caca



Sudah 1 jam reno menunggu kabar dari orang tersebut tapi sama sekali belum ada tanda-tanda orang itu menghubunginya.


"Haduh gimana nih udah sejam gue nunggu tapi belum ada kabar juga, si boss udah nanyain lagi." Gumam reno dengan cemas


Ketika dia sedang cemas, tiba-tiba handphone nya berbunyi dan ternyata orang yang dia tunggu-tunggu menghubunginya. Tanpa basa basi reno langsung mengangkat dan menanyakannya.


"Halo Bagaimana..?" Ucap reno langsung


......................


"Oke baik, nanti akan saya atur jadwal pertemuannya ya? Sampai ketemu nanti." Balas reno lagi


........................


"Senang bisa bekerja sama dengan anda." Ujar reno


....


Setelah berbincang-bincang reno dengan pihak model tersebut, tanpa menunggu lama reno langsung menghubungi boss nya itu, ia sangat senang tugas 1 nya selesai. Semoga semuanya berjalan dengan lancar, harap reno.


(jadi guyss reno ga ngasih tau ali ya model nya siapa, reno cuma bilang dia udah dapetin model aja).


.

.

.

.

.

(Dipercepat)

.

.

.

.

.



Author Pov


Sudah waktu nya pulang jam kerja, CEO tampan itu langsung siap-siap bergegas untuk pulang kerumah nya. Tapi sebelum itu terjadi ada suara panggilan dari handphone nya.


"Kenapa?" Tanya ali


"Wih santai dong boss, lo udah selesai tugas kantor kan?"


"Iya."


"Sebelum balik kita kumpul dulu yaa dicafe biasa."


"Sekarang?"


"Engga taun depan, ya sekarang lahh. Pokonya lo harus dateng, kita udah lama ga kumpul karena kesibukan masing-masing."


"Iya."


"Pokonya lo harus dateng, awas aja kalo engga. Gue tunggu."


"Iya kevin!"


Yaa orang yang menelpon ali adalah kevin julio alexander pemilik perusahaan alexander company .


Dan tanpa menunggu lama ali langsung pergi menuju parkiran dan memasuki mobil mewahnya. Kemudian bergegas pergi menuju cafe yang biasa ali dan teman-temannya menongkrong itu.


Mobil Ali




Sampailah ali ditempat itu, dia langsung memasuki cafe dan menuju ruang VVIP yang biasa ditempatin mereka.




Ruang VVIP




Tenyata disana sudah ada teman-teman bobroknya siapa lagi kalo bukan kevin dan Ricky . Oh iya ali juga punya teman bernama Ricky gio harun pemilik perusahaan harun company, dia juga punya panggilan khusus yaitu kirun .


Tibalah ali ditempat temannya kumpul dan dia langsung menduduki bangku tersebut.


"wih boss tampan udah dateng, pakabar bro?" Tanya kevin


"Baik."


"Gimana li?" Tanya kirun


"Apa?"


"Masih jomblo aja haha." becanda kirun


"Dihh kek lu ga jomblo aja run." Timpal kevin


Berbincang-bincang lah mereka author juga gatau mereka bincangin apa hahaha.


....


Satu sisi ada 3 perempuan cantik yang memasuki cafe mewah tersebut dan menuju ruangan VVIP juga. Siapakah mereka????


.

.

.

.

.

.

.


Yaa orang itu adalah 3 model cantik go internasioanal siapa lagi kalo bukan...


Prilly, jessica dan Dahlia.


kemudian mereka masuk, dan tanpa disadari salah satu dari mereka sedang bersitatap dengan salah satu 3 CEO tampan itu.


"Kita mau duduk dimana? Balkon apa didalem?" tanya jessica


"Balkon aja deh." Jawab dahlia


"Pril dibalkon mau?"


"Prilll.."


"Prillyyy.."


"Hah apa, t-tadi lo ngomong apa?" Tanya prilly


"Lo liatin apasi, dari tadi kita ngomong ga didenger yaa.." Ucap jessica sedikit cemberut


"Ehh e-engga ko ga liatin apa-apa, sorry yaa ga fokus tadi gue hehe, oh iya tadi kalian ngomong apa?"


"Kita duduknya dibalkon mau ga?"


"Mau ko ayo disana aja." jawab prilly


Tanpa disadari prilly sedang bergelut dengan hatinya. " Siapa cowo itu, kenapa jangtung gue berdetak kencang ketika melihat dia." (ujar prilly dalam hati)


...


Back to CEO tampan


"Iya ga li."


"Lii.."


"Aliii.."


"Aliando king rawles!"


"Hah apa?"


"Lo kenapa sih? Dari tadi kita panggil ga nyaut nyaut, liatin siapa sih lo?


"Ga, ga liatin siapa-siapa."


Ali sekali-kali masih liatin cewe yang sedang berbincang dan tertawa dibalkon itu.


"Siapa dia. Kenapa hati gue ga karuan hanya liat mata indah nya, gue ga pernah ngerasain kek gini sama orang. Tapi sama dia aaghhh fuckk." (Ucap ali dalam hati)


"Tuhkan lo bengong lagi lii, apasih lo lagi liatin apaa?" Tanya kevin


"Lo liatin cewe-cewe itu ya?" timpal kirun. karena kirun sadari tadi melihat ali yang sedang menatap salah satu cewe itu, dan bener dugaannya kirun liat ali sedang ngeliatin cewe cantik itu Lagi.


"Apaansi."


"Siapa? yang mana? Yang pake dress biru? Merah? Ato yang bunga-bunga?" ledek kirun kepada ali


Deggg..


Pas kirun bilang pakai dress bunga-bungga hati nya kembali bergetar. Iya sebenernya ali lagi ngeliatin cewe yang memakai dress bunga-bunga sedari tadi.


"Hah a-apaan sih lo, sotau" jawab ali ngelak dan gugup


"Tuhkan lo gugup, benar kan dugaan gue lo lagi liatin cewe-cewe itu. Tapi gue perhatiin lo kek nya lagi liatin cewe yang pake dress bunga-bunga deh." Ujar kirun lagi


"engga apaan sih lo run."


"Alahh ngelak aja lu bisanya li."


"Ehh b-bentar kek nya gue tau deh mereka siapa." Ucap kevin yang sedari tadi hanya mendengar celotehan teman-temannya.


"Siapa emang?" Kata kirun


"Bentar gue inget-inget dulu, hmm.. Kek nya itu model yang internasional itu deh, yang kemarin baru balik ke indo. I-iya gue yakin itu mereka." Jawab kevin


"Hah serius?" Tanya kirun


"Iyaa, yakali gue becanda."


"Itu yang pake dress biru namanya jessica, yang merah dahlia dan yang bunga-bunga itu prilly." Jawab kevin lagi.


kevin ga sekudet dua temen nya ini dia tau kalo 3 cewe itu adalah model yang banyak disukai oleh orang-orang termasuk mamah nya, mamahnya kevin suka sekali sama 3 model cantik itu.


"Tuh li yang dress bunga namanya prilly cantik yaa. Pengen deh gue jadi pacarnya." Ucap kirun kepada ali


Dress prilly




Kirun sebenarnya hanya menggoda ali, kirun rasa ali tertarik dengan cewe itu. Karena kirun belum pernah ngeliat ali segini nya sama orang, dan kirun hanya mengetes bener apa tidak nya temennya ini ada rasa sama model itu.


Dan terbukti ketika kirun bilang seperti itu Ali langsung menatap tajam kirun karena milik-Nya disebut dan disukain oleh temennya. (Milik-Nya) ya ali sudah mengklaim bahwa prilly adalah milik-Nya.


"Yaelah li s-santai aja kali, jangan natap gue kek gitu. Gue cuma becanda doang tadi." kata kirun aga sedikit takut


"Hmm, udah-udah mending kita makan lagi masih banyak tu makanan. Abisin biar cepet balik." Kata kevin


Semuanya balik normal lagi tapi ali masih bergelut dengan pemikirannya.


"Oh jadi namanya prilly. Nama yang cantik seperti orangnya, mata yang indah, pinggang yang sangat ramping yang ingin sekali ku dekap dalam pelukanku dan bibir yang sangat menggoda untuk dikecup. Aku harap kita bertemu lagi baby .


.

.

.

.


.

.

.

.

.

.


" Because... you're mine!" (ucap ali dalam hati sambil melihat prilly dengan tajam)




Dan tanpa mereka sadari, ternyata takdir sudah mempersiapkan sesuatu hal yang besar yang akan menjadikan mereka semakin terikat.

Hari yang dinanti nantikan telah tiba yaitu setelah pertemuan kemarin dengan pihak masing-masing tibalah sekarang dimana antar kerja sama akan dimulai.

Tok tok tok..

"Prill..?"


"Masuk aja kak"


"Udah siap?"


"Udah kak, tinggal pakai lipstik bentar. Oh iya barang- barang nya udah siap semua kan?" Tanya prilly


"Udah siap semua ko, tinggal cuss berangkat."


"Okey, selesai.. Yuu kak berangkat." Ucap prilly


Mereka berangkat diantar oleh pak danang-- supir pribadi prilly yang sudah lama sekali bekerja menjadi supir gadis cantik itu.


"Oh iya kak, kita kerjasama diperusahaan mana?" Tanya prilly


"Di Rawles Company prill.." Jawab caca


"Ohh.. Kek ga asing namanya"


"Ya masa kamu gatau itukan perusahaan terbesar didunia"


"Oh pantes." Gumam prilly


"Dan kamu tau prill, CEO Rawles Company katanya ganteng banget bak pangeran tampan yang jatuh dari langit" ucap caca penuh histeris


"Haha.. Apasih kak lebaiii deh." balasnya


"Iya beneran tau, dan-- Kek nya cocok deh kalo disandingin sama kamu." Goda caca


"Ihh apaansi kak ca, aku kenal aja engga."


"Nanti juga kenal hahaha."


Setelah berbincang- bincang didalam mobil yang penuh candaan tibalah mereka diperusaan Rawles Company.

Rawles company




Mereka turun dan banyak sekali karyawan yang takjub atas kedatangan model cantik tersebut, mereka tidak menyangka akan melihat gadis cantik itu secara langsung. Sungguh keajaiban buat mereka.


"Wahh.. Cantik banget."


"Itu p-prilly Queen Brocklyn kan, gilaaa cantik bangett."


"Bidadari.."


"Mimpi apa gue ketemu dia agghh."


"Sumpah itu p-prilly kan gilaa gilaa cantik banget aslinya."




Outfit Prilly







Banyak sekali karyawan yang tercengang, berbisik-bisik, bahkan ada juga yang sedang berjalan lalu tertabrak tembok karena tidak kuat melihat kecantikan model itu. Kemudian sampailah mereka ditempat receptionist.


"Permisi.." Ucap caca


"Y-ya ada yang b-bisa saya b-bantu?" Ucap receptionist dengan gugup karena melihat prilly sedekat ini.


"Saya ingin bertemu pak reno, kami sudah membuat janji. Dimana ya ruangannya?'


"aahh pak reno, dia ada dilantai 30 bu. N-nanti teman saya yang mengantarkannya."


"Oh okey makasih yaa." Ucap caca dan prilly sambil tersenyum.


"I-iya sama-sama." ucap receptionist itu


"G-gillaaa p-rilly senyum ke gue sumpah cantik bangett woii mimpi apa gue semalem." ucap receptionits lagi dengan histeris sambil memukul temannya yang disebelah.



#Skip


Sampailah mereka diruangan yang telah ditunjukkan dan terlihat ruangan yang sudah didesain untuk pemotretan brand keluaran terbaru diperusahaan mereka itu.


"Hai sudah sampai? Ayo silahkan duduk dulu. Maaf yaa tadi saya tidak mengantar kalian kesini, banyak yang saya urus soalnya." Ucap reno dengan sesal


"Hai.. It's okey. Tadi kita sudah diantar oleh pihak pak reno ko, jadi ga masalah" Jawab caca


"Oh iya dengan nona prilly?" Tanya reno dengan mata yang tertuju kepada gadis cantik itu


"Ahh iya saya prilly." Jawabnya


"Hai Nice to meet you."


"Nice to meet you too."


"Your soo beautiful."


"Haha Thank you."


Reno tercengang melihat model cantik itu, dia tidak salah pilih. Pasti Tuan nya langsung suka melihat kecantikan sang model tersebut.


"Cantik banget, gue yakin Tuan ali bakal suka sama dia." Ucap reno dalam hati


"Oh iya pak kapan ini akan segara dimulai?" Tanya caca


"Oh iya-- sebentar lagi ya, CEO kami sedang menuju kesini. Tapi kalian bisa bersiap-siap diruang ganti yaa pakaiannya sudah disiapkan disana" Ucap reno


Ketika sang model sedang bersiap-siap, datanglah sang CEO tampan itu dan langsung menghampiri assistentnya yaitu Reno.


Dia datang karena ingin melihat kinerja karyawannya, apakah sesuai yang telah ia inginkan atau sebaliknya, Karena kalian harus tau bahwa dia adalah orang yang sangat perfectionist, ia tidak ingin ada kesalahan satupun apa yang sudah ia perintahkan.


"Bagaimana?" Tanya ali


"Semuanya sudah siap Tuan"


"Tidak ada kendalakan?"


"Tidak ada Tuan, semuanya terselesaikan dengan baik."


"Bagus."


"Model untuk produk saya sudah ada kan? Ingat yaa, saya tidak mau ada satu kesalahanpun yang membuat brand saya hancur."


"Sudah ada Tuan, ia sedang mengganti pakaian terlebih dahulu."


"--- dan anda tenang saja, saya tidak akan pernah mengecewakan anda Tuan"


Setelah penbincangannya dengan Reno, Ali selaku CEO tampan itu sedang duduk dan fokus terhadap handphone nya. Tidak tau apa yang sedang ia lihat.


Tidak lama kemudian datanglah sang model cantik itu ,prilly. Dia sangatlah cantik, sangat sangat cantik dengan dress yang sedang ia kenakan saat ini. Apakah ia masih pantas disebut manusia-- ah tidak dia seperti bidadari yang sedang jatuh dari langit. Berlebihan memang-- tetapi itu adalah fakta. Dia memang sangat cantik.


"Tuan model nya sudah siap" ucap reno kepada Tuannya yang sedang fokus terhadap handphone nya.


"Iya baik" ucapnya sambil bergegas berdiri dan memasuki benda yang sedang ia pakai sejak tadi kepada sakunya.


Ketika sang Ceo tampan itu menoleh matanya langsung bersitubruk dengan model cantik itu. Kaget-- yaa ekspresi itulah yang sedang ditunjukkan oleh mereka berdua.


"Ini model nya yang akan bekerja sama dengan perusahaan kita tuan, Prilly-- Namanya Prilly Queen Brockly n" Ucap reno




"Dia.."




Mereka tidak menyangka bahwa mereka akan dipertemukan lagi dalam kondisi seperti ini.


Raut bahagia terpancar dari salah satu manusia yang sebentar lagi akan terikat oleh ikatan cinta. Siapa lagi kalau bukan Ceo tampan itu-- Aliando king Rawles. yaa laki-laki itu sangat bahagia sekarang, ternyata apa yang ia tunggu- tunggu datang dengan sendirinya.


"Akhirnya kita bertemu lagi, Baby. Sesuai dengan ucapanku dulu, aku tidak akan melepaskanmu prilly Queen brocklyn "


"-- karena sebentar lagi kamu akan menjadi milikku sayang ." Ucapnya dalam hati dengan penuh obsesi terhadap wanita cantik itu.


"H-hai Tuan, saya prilly. Nice to meet you" ucap prilly sedikit gugup sambil mengulurkan tangannya kepada ali


prilly merasa aneh dengan dirinya semenjak dia bersitatap dengan CEO tampan ini ia terlihat gugup bahkan hatinya tidak bisa berhenti berdegup kencang-- tidak biasanya dia seperti ini.


"Hai saya ali--CEO disini. Nice to meet you too"


"--- baby " Jawab ali yaa ali membalas ucapan model cantik itu tapi tidak dengan sebutan sayang yang diutarakan di dalam hatinya, ali tidak ingin gegabah dan membuat takut gadis-Nya.


"Apa bisa dimulai sekarang tuan?" ucap reno kepada ali, tapi ucapannya tidak digubris olehnya-- dia terlalu fokus terhadap gadis yang masih digenggam tangannya itu.


"Tuan?"


"Tuan ali?"


"Ahh iyaa, sorry" ucapnya tersadar


"Bisa kita mulai tuan?"


"Ya bisa, silahkan"


...



Cekrek


Cekrekk


Cekrekkk


"Angkat dagunya sedikit keatas nona, yaa oke good" ucap sang kameramen kepada model cantik itu.


"-- good job nona prilly, your soo beautiful" ucapnya kepada prilly


"Hahaha Thaks you, Jangan panggil aku nona. Panggil aja prilly kak" balas prilly dengan senyuman manisnya


"Ahh okey, kita break dulu bentar yaa untuk pakaian kedua" lanjut si kameramen itu.


Outfit 1 pemotretan prilly



Dilain tempat yaitu disebuah sofa tempat pemontretan, ada satu sosok yang menatap ke arah mereka. Matanya tidak bisa lepas untuk tidak menatap 2 orang yang sedang melakukan pemotretan itu, terlebih matanya hanya fokus terhadap gadis cantik itu-- prilly. Yaa laki laki itu menatap prilly dengan tajam, seakan- akan tidak ingin melepas tatapannya seincipun.


Ada balutan amarah ketika dia menatap gadis-Nya itu, dia tidak suka miliknya tersenyum kepada orang lain apalagi sekarang dia memakai dress yang sedikit terbuka.


Dia ingin sekali merengkuh gadis-Nya kepelukan dan Ingin mengurungnya kemudian menguncinya didalam kamar. Agar tidak ada satupun orang yang melihat gadis-Nya itu dalam balutan baju yang sedikit terbuka apalagi mengambil miliknya, sebagaimana kalian tau-- Ali adalah orang yang tidak akan pernah melepas apa yang sudah menjadi miliknya.


"Aaghh shitt, gue ga tahan pengen peluk dia dan jadiin dia milik gue" gumam ali


Ketika sedang asik melamun, reno datang dan menghampiri Ceo tampan itu.


"Permisi Tuan.."


"Kami butuh Tuan ali untuk melakukan pemotretan bersama dengan nona prilly. karena kita akan melakukan percoveran dimedia agar terlihat menarik dan banyak diminati untuk brand kita Tuan, apa Tuan bersedia?" Ucap reno


" Wah bagus kesempatan buat gue " ucap ali dalam hati, dia senang ketika reno mengatan itu. Karena ini kesempatan yang bagus agar ia lebih dekat dengan gadis-Nya


"Ya saya mau" ucapnya


Cekrek..


Cekrek...


Cekrekk...


Kamera itu menyoroti dua insan yang sedang melakukan pemotretan, terlihat sangat romantis memang. Mungkin sebagian orang mengira bahwa mereka seperti akan melakukan photo preweding, padahal ternyata hanya dua insan yang sedang melakukan perjalanan bisnis saja.


"Lebih mendekat tuan dan rengkuh pinggang nona prilly--- yaa seperti itu"


Tanpa sadar rengkuhan itu sangat erat sampai tidak ada jarak seincipun, siapa lagi kalo bukan tuan muda ali yang mencari kesempatan untuk memeluk pujaannya.







Visualisasi Ali Prilly





Beberapa foto dan gaya sudah mereka lakukan, sudah saatnya mengakhiri pekerjaan yang melelahkan tapi juga menyenangkan ini.


"So perpect!!!! Kalian sangat serasi tuan, ini akan menjadi kerjasama yang akan sukses."


Tetapi dua insan ini yang sedari tadi masih bersitatap masih dengan posisi yang sama, dan tangan yang masih merengkuh model cantik itu. mereka tidak bergeming sama sekali, dengan perasaan yang berkecamuk dan nyaman berada didekat nya masing-masing. sampai tidak menyadari jika acaranya sudah berakhir.


semua staff yang melihat mereka sangat heran dan juga kagum. Dua kombinasi yang sangat perpect terlihat didepan matanya. Tampan dan juga cantik. Mereka sangat serasi, CEO dan Model itu sangat serasi dimata semua yang ada diruangan ini.


Ali masih menatap prilly dengan dalam dan juga lembut. "Cantik!! kamu sangat cantik.. baby."


Yaa terlontar sudah ucapan yang sudah tidak bisa ditahan lagi. Dia tidak bisa menahannya lagi, tidak bisa. Dia tidak ingin berlama lama untuk mengklaim gadis ini menjadi miliknya-- hanya miliknya.


"T-tuan .. Hmm m-mak.." belum selesai prilly berbicara, ali sudah menyelanya.


"Ikut aku!!" Ali langsung mencekal lengan prilly dan membawanya pergi dari ruangan itu.


Para staff dan juga assisten yang melihat mereka terlihat bingung dan juga bertanya tanya. Mau kemana perginya pasangan itu.


Assisten prilly yang melihat modelnya dibawa oleh Ceo tampan itu sedikit khawatir dan akan menyusul prilly. Tapi belum sempat menyusul tangan nya sudah dicekal oleh sekretaris ceo tampan itu--reno.


"I'ts oke, dia akan baik baik saja."


"T-tapi pak.."


"Tidak perlu khawatir, dia akan aman bersama Tuan saya."


Reno tau apa maksud dari tuannya membawa gadis cantik itu. Tuan-nya sedang jatuh cinta.





...







Banyak pasang mata yang melihat mereka tapi tidak dihiraukan olehnya, ali langsung membawa prilly memasuki lift pribadinya.


"T-tuan kita mau kemana?!" ucap prilly sedikit takut kepada ali yang sedari tadi masih mencekal lengannya dengan erat.


"Ikut saja baby!!"


Sampailah mereka didalam ruangan itu, ruangan yang sangat megah dan juga terlihat nyaman--yaa ali membawa prilly keruangannya. Dia tidak ingin diganggu saat ini, tidak ingin banyak pasang mata yang melihat mereka. Ali hanya ingin berdua dengan gadisnya--prilly. Hanya berdua.


Ali langsung menubrukan tubuhnya kepada gadis cantik itu, memeluknya erat, menenggelamkan wajahnya diceruk leher prilly.


"You're mine baby!!" Ucap ali dengan tegas kepada gadis itu dan masih memeluknya dengan erat.


"T-tuan..."


"kamu milikku, sampai kapanpun. Ga ada yang boleh miliki kamu kecuali aku."


Prilly bingung dengan keadaannya sekarang, ada apa dengan lelaki yang memeluknya dengan erat ini, kenapa dia mengklaim bahwa dirinya milik laki-laki itu.


Dan tapi kenapa.. dirinya menyukai apa yang CEO tampan itu lakukan sekarang.

"T-tuan maaf.. Bisa lepas dulu pelukannya?" Ucap prilly kepada ali sambil berusaha melepaskan pelukan pria itu.


Bukannya dilepas tetapi pelukan itu malah semakin erat, ali tidak mau melepaskannya. "Tuan bagaimana saya mau berbicara jika tuan m-memeluk sa.." omongan itu terpotong


"No baby!!! Aku gamau!!" ucap ali seakan tidak ingin dibantah


"Okey terserah tuan. Hmm saya sebenarnya gatau mau berbicara apa, saya bingung. Saya bingung Kenapa tuan membawa saya kesini, kenapa tuan memeluk saya, dan tuan mengklaim bahwa saya milik anda. Apa bisa dijelaskan? saya benar-benar bingung." ucapnya bertubi tubi kepada CEO tampan itu


Ali sedikit merenggangkan pelukannya dan tangan kirinya menangkup pipi prilly dengan lembut, sedangkan tangan satunya masih memeluk pinggang ramping prilly dengan erat. Tidak ada jarak, bahkan hanya 5cm saja jarak itu untuk berbicara.


"I love you. I really love you!!"


" ---Saat pertama kali aku ngeliat kamu gatau kenapa aku langsung jatuh cinta sama kamu, aku gamau kehilangan kamu. Aku mau kamu jadi milik aku, satu-satunya milik aku dihidupku." ucapnya dengan lantang dan menatap gadisnya sangat dalam sambil tangannya masih mengelus pipi mulus itu.


"T-tuan k-kenapa bisa.." kaget prilly sangat kaget dengan ucapan pria ini


"Aku gatau, mungkin ini takdir. Jadi milikku mau? Jawabannya hanya yes or yes --- dan tidak ada penolakan baby"


Bohong jika prilly tidak tertarik kepada CEO tampan itu, dia juga menyukainya. Tapi apakah secepat ini.


"T-tuan tapi kita baru kenal, bahkan tuan baru bertemu saya. Ga mungkin tuan menyukai saya kan?"


Yaa rasanya tak mungkin jika CEO tampan ini menyukai dirinya. prilly meragukan hal itu, bahkan dia meragukan dirinya sendiri kenapa CEO itu menyukai dirinya.


Apakah dia tidak sadar bahwa dirinya sangat cantik seperti dewi aphrodite, pria mana yang tidak langsung menyukai dirinya. Jelas jika semua pria pasti menginginkan dirinya untuk dijadikan kekasih.


Tapi sayang model cantik itu hanya milik CEO tampan manja ini hihihi


"Heii listen baby, ga ada yang ga mungkin. Mau kita belum kenal dekat atau udah kenal dekat sekalipun aku ga peduli. Aku cinta sama kamu, aku gamau kehilangan kamu --I want you to be my home, aku mau kamu jadi rumahku dikala aku capek. Jadi milikku yaa.." Ucap ali dengan penuh keyakinan


Masih dengan posisi yang sama, tangan nya masih memeluk gadisnya dan masih mengelus pipi itu dengan lembut. Menatapnya dalam tersirat beribu arti dan keyakinan kepada gadisnya.


Ali telak jatuh kepada model cantik itu.


"---oke kalo kamu masih ragu, atau kamu belum cinta sama aku. Tapi kamu maukan belajar ---belajar mencintai aku dan menjadi milik aku sepenuhnya." Lanjut ali dengan lirih


Prilly menatap ali penuh isyarat, menatapnya dalam apakah pria ini serius atau membohonginya. Tapi sayang tidak ada kebohongan dimata Pria itu.


Dan tanpa ragu prilly menjawab.


"Iya... Aku mau."


"---aku mau jadi milik kamu." Ucap prilly kepada ali yang masih tidak percaya bahwa gadisnya menerima dia


"Kamu serius??!!! Aggghhh thank you baby. I love you so muchh." Ucap ali dengan girang dan langsung memeluk prilly dengan erat dan dibalas pelukannya oleh gadisnya itu.


"Tapi ingat jangan kecewain aku ya."


"Siapp My Queen, aku janji ga akan pernah ngecewain kamu. Pegang kata-kata aku."


And then.. prilly telak jatuh kepada CEO tampan itu.



Pelukan itu melonggar tapi dengan posisi yang masih berpelukan, Ali memindahkan tangan prilly ke lehernya, menatapnya dalam penuh makna.


Semakin mendekatkan kepalanya, bahkan hembusan nafasnya sudah tercium oleh keduanya, semakin dekat tidak ada jarak sama sekali.



Cupp



dan yaa bibir itu menempel dengan manis dibibir gadisnya.


Masih menempel dengan mata terpejam


Membawa gadisnya lebih masuk kepelukannya dan menekan tengkuknya agar lebih dalam mencium gadisnya itu.


Melumatnya dengan penuh cinta dan nafsu, memainkan rongga rongga mulut gadisnya dengan lidahnya itu. Mereka Berperang lidah dan melumatnya lagi dengan penuh kelembutan.


"Agghh.." Desahan keluar dari mulut gadis cantiknya


dan mereka masih tetap melanjutkan ciuman yang penuh akan gairah itu.

Kembali ke Beranda