My Posesif CEO
Romance
08 Jan 2026 08 Jan 2026

My Posesif CEO

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download - 2026-01-09T003309.711.jfif

download - 2026-01-09T003309.711.jfif

08 Jan 2026, 17:33

download - 2026-01-09T003305.233.jfif

download - 2026-01-09T003305.233.jfif

08 Jan 2026, 17:33

Seorang wanita paruh baya berjalan menaiki tangga menuju lantai dua untuk menuju ke kamar anak semata wayangnya itu. Dan tibalah dia di depan pintu kamar anaknya.

"Diatttttt bangun udah pagiiiiii" ucap Mommy diat, yaa wanita paruh baya itu adalah Mommy diat (Tiara Wijaya).

Karna merasa tidak ada jawaban dari dalam Mommy diat pun masuk ke dalam yang ternyata pintunya tidak di kunci. Mommy diat pun berjalan kearah tempat tidur dimana sang anak tertidur, dengan sangat kesal karna sang anak tidak bangun juga akhir mommy diat menarik selimut yang menutupi tubuh anaknya itu.

"Bangun diat udah pagiii....katanya kamu ada pembukaan pasar yang baru jadi" ucap Mommy diat

"Hm. 5 minutes mom" ucap diat antara sadar dan setengah sadar.

"Udah cepetan bangun gak ada 5 menit 5 menitan" ucap mommy diat dengan kesal.

"Oke mom" ucap diat dan langsung bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi yang ada di kamarnya.

"Yaudh cepetan mommy tunggu di bawah yaa" teriak mommy diat kepada diat takut tidak kedengeran.

"Iya mom" balas diat dengan teriak juga.

-----

Dengan langkah cepatnya diat menuruni tangga dengan terburu-buru karna takut telat.

"Kamu kenapa kok buru-buru gitu sih diat" ucap mommy diat yang melihat anak terburu-buru itu.

"Aku udah telat mom, yaudah kalo gitu aku berangkat yaa" ucap diat.

Dan diat pun sedikit berlari menuju pintu utama rumah dan setibanya di luar mobilnya sudah siap karna sudah di siapkan oleh supir di rumahnya.

Selama perjalan diat hanya fokus pada jalan saja. Tetapi disaat diat sedang fokus handphone diat berbunyi tanda panggilan masuk.

Alex call......

"Halo"

"Lu dimana gua sama yang lain udah sampe nih"

"Gua masih dijalan bentar lagi juga sampe. Kenapa emang?"

"Udah gece lu ini pasar udah mau di buka tapi karna lu belum dateng yaa jadi belum lah, gimana sih?"

"Iya, 5 menit lagi gua sampe"

"Oke"

Diat pun memutuskan sambungan telponnya dan fokus kembali pada jalan. Dan pada akhirnya diat sampai 5 menit di pasar pun diat langsung memakirkan mobilnya itu. Tidak jauh dari mobil juga terdapat 4 mobil berbeda dari mobilnya yang sudah pasti dia tau siapa pemilik dari mobil tersebut.

"Akhirnya sampe juga lu gua kira lu bakal kesasar" ucap Loen dengan nada bercanda.

"Iya" ucap Diat singkat.

"Yaelah yat masih dingin ae lagi nih orang" ucap Leon kesal.

"Udah jangan ngomong lagi deh lu Loen, mending sekarang kita ke tempat pembukaannya aja udah di tungguin nih" ucap Gerlad karna sudah tidak tahan dengan temannya satu itu.

"Yaudah ayo" ucap kenan berjalan mendahului yang lain.

Dan di susul yang lain juga, dan tepat di tengah jalan mereka melihat cewe-cewe atau pacar Mereka lebih tepatnya pacar alex, leon, gerlad, dan kenan. Yapp pacar mereka ikut karna mereka ingin mencicipi makanan yang ada di pasar tersebut.

"Kalian mau kemana???" tanya Kalila pada cowo-cowo.

"Kita mau ketempat pembukaan, kenapa?" balas alex.

"Kita boleh ikut gak?" ucap clara

"Yaudah" ucap kenan.

Dan akhirnya mereka bersembilan jalan dengan beriringan dengan diat di paling depan karna dia sendiri alias tidak memiliki pacar, dan disusul oleh alex-kalila, kenan-putri, leon-natasya, dan gerlad-clara.

Mereka pun berjalan menuju tempat pembukaan yang sudah di siapkan oleh karyawan kantor pasar.

"Dengan ini saya nyatakan pasar Vanda di buka" ucap diat singkat.

Dan salah satu pegawai kantor pasar memberikannya gunting untuk mengunting pita nya itu.

"Udah di bukakan mending sekarang kita jalan-jalan aja sambil liat-liat pasarnya gimana guy s?" ucap kenan pada teman-temannya dan pacarnya itu.

"Ide bagus sekalian kita cari makan yaa kan, mumpung lagi di pasar kan pasti banyak makanan tuh udah gitu murah meriah lagi" ucap leon.

Dan mereka pun berkeliling pasar sambil membeli beberapa makanan yang menurut mereka enak.mereka pun memutuskan untuk pulang karna matahari sudah mulai terik. Mereka pun sampai di parkiran tapi tidak dengan diat karna dia memutuskan untuk ke toilet terlebih dahulu, tapi saat dia berjalan dia tidak terlalu memperhatikan jalan jadi lah dia menabrak seseorang.

Brukk

Suara orang terjatuh tapi orang itu bukan diat tetapi orang itu seorang yang memakai hijab baru saja keluar dari toilet.

"Heh kalo jalan itu liat-liat. Gimana sih?" bentak diat saat melihat siapa yang dia tabrak.

"Maaf, tapi kan kamu yang tabrak aku kenapa kamu malah salahin aku" ucap gadis tersebut.

"Ah banyak omong lo udah minggir" bentak diat pada gadis itu.

Akhirnya gadis itu pun pergi menjauh dengan mata yang sudah berkaca-kaca karna gadis itu baru pertama kali di bentak oleh orang bahkan orang tuanya sekalipun tidak pernah membentaknya.

Disaat gadis tersebut pergi diat dibuat keheranan kenapa gadis itu tidak seperti gadis lain yang biasanya jika bertemu dengannya akan mulai menggodanya atau merayunya.

Diat pun memutuskan tidak mau ambil pusing dan pergi menuju toilet.

Dan saat diat tiba di parkiran dia melihat gadis itu ternyata gadis itu adalah seorang penjaga toko pakaian anak-anak.

Diat terus memperhatikan gadis tersebut tanpa sadar dia tersenyum saat melihat gadis itu sedang berbicara pada orang lain.

Didalam benaknya dia sudah mengklaim gadis tersebut sebagai miliknya dan tidak ada yang boleh menyentuhnya selain dirinya.

Diat mengambil handphone miliknya di saku celananya dan dia membuka aplikasi kamera dia pun mengarahkan handphonenya kearah gadis tersebut untuk di foto.

Setelah dia mengambil gambar gadis itu ia pun langsung menelpon anak buahnya untuk membawa gadis itu ke mansionnya.

"Halo"

"............"

"Aku ingin kau membawa gadis yang ada digambar yang sudah aku kirimkan"

".........................."

"Dan cari tau tentangnya"

"......................"

Diat pun memutuskan sambungan telpon secara sepihak kepada orang kepercayaannya.


"Kau akan menjadi milikku dan aku tidak akan orang mana pun menyentuh mu selain aku" batin diat sambil menatap kearah gadis itu.

Karna hari ini ada acara pembukaan pasar jadi aku harus lebih pagi membuka tokonya. Huh semoga banyak yang beli aminn.

"Dek makan dulu nih sama nasi goreng" ucap mama ku sembari memberikan sepiring nasi goreng.

"Iya mah" balas ku sembari menerima nasi goreng tersebut.

"Dek kamu mau berangkat jam berapa kepasarnya?" tanya mamaku.

"Abis makan mah langsung berangkat" balas ku.

"Kok pagi banget biasanya kamu jalan jam 7.20 kan sekarang baru jam 6.40 loh" ucap mamaku.

"Iya kan mama tau sendiri kalo sekarang ada acara pembukaan pasar nah pasti banyak dong yang bakal liat yaudah aku berangkat pagi aja siapa tau banyak yang beli kan" ucap ku.

"Oh yaudah kamu makan buruan nanti mama anterin ke pasarnya biar cepet" ucap mamaku.

"Iya mah" ucap ku.

Setelah aku mengngobrol dengan mama aku langsung memakan nasi goreng ku.

Setelah selesai makan aku langsung membawa piringnya kebelakang dan langsung mencucinya, setelah selesai mencuci piring aku langsung menghampiri mama ku yang berada di depan rumah.

"Mah ayo berangkat" ucap ku.

"Iya, yaudah kamu tunggu depan sana" ucap mamaku.

Dan aku pun langsung memakai sandal dan berjalan kedepan gang rumahku.

"Ayo naik" ucap mama ketika sudah di samping ku dan menyuruh ku untuk naik ke motor.

Aku pun langsung naik dan setelah aku naik mama mulai menjalankan motornya.

Selama perjalan aku maupun mama sama-sama diam.

"Udah mah (namakamu) turun disini aja" ucap ku pada mama saat sudah sampai pasar tersebut.

"Yaudah yang bener jual bajunya yaa" ucap mama menasehatiku.

"Iya mah" ucap ku.

Setelah aku pamit ke mama aku langsung masuk kedalam pasar dan setelah tiba di depan toko aku langsung mengambil kunci di dalam tas lalu aku buka pintu tersebut dengan menariknya keatas.

Sehabis membuka pintu toko aku langsung menarik brangkar baju keluar dan patungnya. Setelah itu aku langsung mulai menyapu dan mengepel lantai yang kotor.

----

Di siang hari yang lumayan panas aku ingin ketoilet lalu aku keluar toko dan berjalan kearah toko sebelah untuk menitipkan toko ku.

"Teh (namakamu) nitip toko yaa mau ke toilet dulu udh kebelet nih" ucap ku.

"iya (nama kamu)" ucap teh Wanni.

Setelah itu aku langsung lari kearah toilet tapi saat di pertengahan jalan tidak sengaja orang menabrak ku karna dia yang fokus ke handphonenya itu.

"Heh kalo jalan itu liat-liat. Gimana sih?" bentak orang itu saat melihat siapa yang dia tabrak.

"Maaf, tapi kan kamu yang tabrak aku kenapa kamu malah salahin aku" ucap ku tersebut.

"Ah banyak omong lo udah minggir" bentak orang itu pada aku.

Dan setelah itu aku langsung ke toilet karna udh ke belet. Setelah selesai aku keluar dari bilik kamar mandi lalu berjalan ke wastafel untuk mencuci tangan, setelah selesai aku melihat Kearah cermin yang ada di kamar mandi.

"Padahalkan tadi dia yang nabrak aku kenapa malah dia yang marah, yaudah lah ya (nama kamu) ngalah aja sama orang kaya gitu mah" guman ku.

Setelah dari toilet aku langsung kembali ke toko takut ada yang beli pakaian. Selama aku menjaga toko aku merasa ada yang memperhatikan ku tapi aku hiraukan saja mungkin hanya orang iseng saja.

Tepat jam 2 siang aku langsung membereskan barang-barang masuk kedalam toko untuk aku tutup tokonya.

Author pov

Setelah selesai ia pun langsung mengunci toko tersebut dan berjalan pulang kerumah. Tapi, di pertengahan jalan ada mobil yang berhenti mungkin ingin menanyakan arah jalan.

Lalu keluar 3 orang yang tidak (nama kamu) kenal salah satu dari mereka langsung mendekap mulut serta hidung (namakamu) dengan sapu tangan yang sudah di berikan obat tidur.

Tidak lama kemudian (nama kamu) jatuh tak sadar kan diri karna pengaruh obat tersebut.

Setelah itu mereka membawa (namakamu) ke mansion tuan mereka.


Selama menempuh perjalanan yang lumayan jauh akhirnya orang yang membawa seorang gadis yang tak sadar kan diri akhirnya sampai di sebuah mansion yang cukup mewah dengan berbagai fasilitas yang modern dan canggih.


Sekarang aku sedang berada di ruang kerja mansion ku sambil membaca berkas tentang gadisku itu, ah memikirnya saja sudah membuat ku rindu akan wajah gadis itu walau aku sempat membentaknya tadi dan sekarang aku merasa bersalah karna sudah membentaknya mungkin aku harus minta maaf saat gadisku sudah sampai nanti.

Tidak lama setelah itu aku mendengar suara mobil yang memasuki teras mansion dan aku pun bangkit dari kursi meja kerja ku untuk melihat keluar siapa yang datang.

Dan ternyata yang datang adalah anak buah ku yang aku tugaskan untuk membawa gadisku kemari. Dan aku langsung menyuruh mereka membawa gadisku ke kamar yang sudah aku siapkan untuknya.

Setelah itu aku menyuruh mereka semua keluar dari kamar gadisku. Dan hanya menyiksakan aku dan gadisku saja melihatnya tidur saja sudah membuat aku ingin memeluknya.

Author POV

Setelah itu diat keluar dari kamar gadis itu karna dia tidak ingin mengganggu gadis itu yang sedang tidur walau karna pengaruh obat tidur yang di berikan oleh orang suruhannya.

Setelah keluar dari kamar gadis itu diat mulai menghubungi anak buahnya untuk menjaga rumahnya lebih ketat lagi agar gadis itu tidak bisa kabur.

Kembali ke Beranda