Le Triangle Amourex
Teen
12 Jan 2026

Le Triangle Amourex

Download Thumbnail Edit

Gambar dalam Cerita

download (39).jfif

download (39).jfif

12 Jan 2026, 15:46

download (38).jfif

download (38).jfif

12 Jan 2026, 15:46

BRUKK!!

DUGH!!

"Liaaa, hati hati sayang," peringat mama Lia yang mengetahui anaknya terbentur pintu.

"Iya maaaah, tapi Lia buru buru ini."

"Mah, Lia berangkat dulu yah, assalamu'alaikum!" pamit Lia.

"Waalaikumsalam, ga sarapan dulu?"

"Ga deh mah, takut telat nih."

___

Hari ini hari adalah hari dimana ujian kenaikan kelas dilaksanakan. Dan seminggu terakhir ini Lia belajar dengan giat untuk mempersiapkan diri naik ke kelas 12.

"Untung ga telat."

"Ish, kenapa pagi tadi ke bentur segala si, dahi gua kan jadi merah," omel Lia pada dirinya sendiri.

"Pagi cantik!" Cowok tampan yang bernama Romeo itu menyapa Lia. Romeo adalah kekasih dari seorang Alia Oktalyana. Ia kakak kelas Lia. Orangnya dingin, cuek, namun hanya pada Lia dan sahabatnya, Romeo bisa bersifat hangat. Berbanding terbalik dengan Lia yang ceria dan ramah.

"Pagi juga Romeo!" jawab Lia.

"Mau ke kelas?" tanya Romeo.

"Iya"

"Aku antar," kata Romeo dan langsung merangkul kekasihnya itu.

Lia sudah terbiasa dengan sikap Romeo yang se enaknya.

Sesampainya di depan kelas Lia, Romeo melepaskan rangkulannya dari Lia.

"Belajar yang rajin, nanti jawab soalnya yang teliti," pesan Romeo.

"Siap kapten!" jawab Lia sambil hormat layaknya menghormati bendera. Romeo gemas dengan tingkah laku Lia, ia mengacak acak rambut hitam Lia.

"Ih Romeoooo, kan berantakan jadinya rambut Lia!" kesal Lia.

"Udah udah, masuk sana," kata Romeo setelah merapikan rambut Lia kembali.

Lia pun masuk ke kelasnya dan duduk di bangku nya.

"Tumben baru dateng li?" tanya Syifa. Asyifa aulia adalah sahabat Lia yang sifatnya sama periang dengannya.

"Iya, tadi telat bangun," jawab Lia.

"Lu udah siap li naik kelas 12?" tanya Syifa basa basi sambil menunggu bel berbunyi.

"Siap siap aja," jawab Lia santai.

"Oh ya, gimana hubungan lu sama Romeo? Baik baik aja kan? Soalnya lu kalo mau ujian gini ga ada yang lu perhatiin sama sekali," tanya Syifa kepo.

"Apaan sih, baik baik aja kok," jawab Lia.

___

Ujian kenaikan kelas sudah selesai dan para murid murid diliburkan beberapa minggu. Dan sekarang sudah saatnya masuk sekolah lagi.

Sekarang Lia sedang di lorong sekolah bersama Syifa.

"Liaa!" panggil Romeo dari kejauhan.

"Iya? Ada apa Rom?" tanya Lia.

"A ... aku mau ngomong sama kamu," gugup Romeo.

"Ck ... pacaran aja terus, dunia serasa milik berdua ye? Yang lain ngontrak ... dahlah mending pergi gue dari pada pagi pagi liat keuwu an orang lain," cerocos Syifa lalu meninggalkan Lia dan Romeo.

Lia hanya terkekeh dan Romeo tak mengindahkan kekesalan Syifa. Yang terpenting ia mengungkapkan apa tujuan utamanya.

"Oh ya, tadi Romeo mau ngomong apa sama Lia?" tanya Lia.

"Maaf ... aku terpaksa ngomong ini ... Aku akan melanjutkan kuliah ke singapura sesuai permintaan papa," ucap Romeo.

Tentu saja Lia terkejut dengan apa yang di ungkapkan Romeo.

"Dan aku minta kita putus, aku ga bisa LDR," pinta Romeo.

Dan saat itu Lia langsung menatap Romeo tak percaya. Bulir bulir air mata Lia jatuh begitu saja.

"R ... rom? Kamu bercanda kan? Gak mungkin kita putus," kaget Lia.

"Aku beneran Li"

Lia menangis dan langsung saja ia berlari meninggalkan Romeo dengan rasa kecewa. Perjuangannya melelehkan hati Romeo berakhir begitu saja?

Lia menangis di dalam toilet sangat lama, bahkan bel masuk sudah berbunyi. Bahkan Syifa sampai mencarinya.

Syifa mencari namun Lia belum ketemu, sekarang ia berada di toilet untuk memeriksa apakah ada Lia disana. Dan ia mendengar suara sesenggukan dari dalam toilet, hanya saya pintu itu terkunci. Sial.

*Brak!*

Syifa mendobrak pintu toilet, untung pintunya bukan pintu kayu atau bahkan besi.

Setelah mendobrak pintu, ia menemukan Lia yang sedang menangis di lantai toilet

Hari ini Lia memutuskan untuk izin pulang terlebih dahulu dengan alasan sakit dan diantar oleh Syifa.

Sesampainya di rumah Lia, Syifa menemani Lia di kamar sampai Lia tidur. Untung saja mama Lia sedang ke kantor.

Karna Lia sudah tidur Syifa pulang, hari juga sudah sore.

___

2 minggu setelah perginya Romeo ke singapura Lia sudah menjalani hidupnya seperti biasanya, walau belum sepenuhnya sakit hatinya sembuh dan melupakan Romeo.

Hari ini Lia berinisiatif untuk pergi ke pantai. Ia sebenarnya ingin mengajak Syifa, hanya saja Syifa tidak bisa dihubungi. Dan akhir akhir ini juga sibuk katanya.

Sesampainya di pantai, Lia duduk di bangku yang sudah disediakan dekat pantai. Ia melihat sekeliling. Indah. Itu kata yang pas untuk menggambarkan pantau ini.

Namun tatapan matanya menangkap sosok pria yang sepertinya ia kenali dengan seorang perempuan. Mereka seperti sedang berkencan. Lia mempertajam penglihatannya.

"Romeo?! Syifa?!" kaget Lia dengan apa yang di lihatnya sekarang.

Mendengar suara samar samar yang seperti memanggil namanya, Romeo melihat siapa yang memanggilnya. Syifa juga menoleh ke belakang dan mendapati sahabatnya yang sedang terkejut karna melihat dirinya dengan mantan kekasihnya.

Lia menghampiri meja Romeo dan Syifa.

"K ... kalian pacaran?" tanya Lia dengan air mata yang mengalir.

Romeo dan Syifa hanya diam

Lia berbalik dan berlari meninggalkan Romeo dengan rasa sakit yang sama saat Romeo memutuskan hubungan dengannya.

Romeo dan Syifa mengejar Lia.

Tanpa Lia sadari, ia berada di jalanan dan dari arah kiri ada truk yang berkecepatan tinggi. Karna tak sempat menghindar, Lia tertabrak truk tadi.

"LIAAAAA!" teriak Romeo dan Syifa terkejut dengan apa yang mereka lihat.

___

Romeo langsung membawa Lia ke rumah sakit dan Syifa menghubungi Mama Lia.

Pintu UGD terbuka dan menampakkan seorang dokter.

"Dok! Bagaimana anak saya?" tanya mama Lia tanpa basa basi.

"Pasien mengalamai gagal ginjal karna kecelakaan yang menimpanya, dan secepatnya harus ada yang mendonorkan ginjalnya kepada pasien."

"Aku aja tan, dok," ujar syifa.

"Syifa? Apa kau yakin?" tanya mama Lia.

"Iya tan, golongan darah Syifa juga sama kok, O. Ini juga untuk menebus kesalahan saya pada Lia," Yakin Syifa.

"Baiklah, mari ikut saya untuk melihat kesehatan ginjal yang akan kau donorkan," kata dokter.

Syifa mengikuti dokter itu, sebelumnya ia tersenyum pada mama Lia dan Romeo untuk menyakinkan mereka.

___

Sudah beberapa jam operasi dilakukan. Dan akhirnya pintu ruangan terbuka dan menampilkan seorang dokter.

"Bagaimana dok? Apakah operasinya lancar?" tanya mama Lia.

"Maaf, kami sudah memberikan yang terbaik, namun tuhan sudah berkehendak lain. Pendonor dan pasien tidak bisa diselamatkan," ucap dokter dengan berat hati.

"Gak! Gak mungkin!"

"Lia sama Syifa masih bisa diselamatkan dok!" Romeo sangat frustasi sekarang.

Mama Lia sudah menangis sesenggukan di lantai rumah sakit yang dingin. Mereka sangat terkejut dengan kenyataan ini.

Romeo dan mama Lia diperbolehkan masuk untuk melihat Lia dan Syifa untuk yang terakhir kalinya.

___

Terkadang semesta hanya mampu mempertemukan dan memperkenalkan, bukan untuk mempersatukan hingga akhir hayat.

[ E N D ]


Kembali ke Beranda