Temukan Cerita Inspiratif
Jelajahi kumpulan cerita menarik dari berbagai genre. Dari romance hingga horror, temukan cerita yang sesuai dengan selera Anda.
Total Cerita
830
Genre Romance
166
Genre Folklore
166
Genre Horror
166
Genre Fantasy
166
Genre Teen
166
Cermin Ungu
Murasaki Kagami (Cermin Ungu) merupakan salah satu legenda minor di Jepang, yang berarti legenda ini ada namun kurang dikenal. Ada banyak variasi legenda cermin ungu tergantung dari daerahnya masing-masing, baik yang melibatkan wujud fisik dari cermin berwarna ungu maupun sekedar melibatkan frase “cermin ungu” saja. Namun inti kisahnya hampir sama, yaitu siapa yang tidak bisa melupakan frase “cermin ungu” sebelum ulang tahun ke-20, maka orang itu akan mati.Berikut salah satu versi legenda cermin ungu yang paling populer:Kata “cermin ungu” sangat terkutuk. Jika orang muda mengingatnya hingga berusia 20 tahun, mereka akan mati. Ada rumor legenda ini disebabkan oleh sebuah cermin ungu dan gadis pemiliknya.Konon, seorang gadis merasa sangat bahagia saat mendapat hadiah cermin dari ibunya. Suatu ketika dia mewarnainya dengan warna ungu. Dia hanya ingin menghiasnya seperti yang biasa dilakukan oleh para gadis terhadap barang-barang kesukaannya.Namun ternyata, cermin tersebut tak lagi terlihat indah. Walaupun dia berusaha untuk menghapus warna ungu tersebut, cermin itu tak pernah lagi sama indahnya dengan sebelumnya.Beberapa waktu kemudian dia meninggal karena sakit pada usia 20 tahun (kesehatannya memang kurang bagus sejak anak-anak).Dengan penyesalan mendalam karena telah merusak cermin tersebut, dia bergumam “cermin ungu, cermin ungu, cermin ungu…” hingga saat terakhirnya tiba. Sejak saat itu, kata “cermin ungu” menjadi terkutuk dan jadi momok bagi mereka yang berusia di bawah 20 tahun.Versi lainnya adalah ungaikyo yang juga bisa diterjemahkan sebagai cermin ungu. Legenda tersebut bercerita tentang cermin tangan berwarna ungu yang mengutuk anak-anak yang melihat kedalamnya.Ungaikyo ini hanya mengutuk anak-anak berusia dibawah 13 tahun. Itu karena ungaikyo adalah yokai dan angka 13 tahun merupakan usia dewasa untuk yokai, membuat mereka yang berusia 13 tahun boleh dijadikan korban untuk ritual ungaikyo.Bentuk asli ungaikyo adalah kaca bulat yang dihiasi oleh api ungu. Ketika targetnya mencapai usia 13 tahun, ungaikyo akan menjebak mereka dalam dunia cermin dimana orang tersebut takkan pernah bisa keluar dari sana.Cermin ungu ini juga pernah diangkat dalam sebuah film horor berjudul Murasaki Kagami (2010). Kisahnya bertutur tentang dendam seorang gadis muda kesepian yang secara bertahap tumbuh di dalam sebuah cermin selama bertahun-tahun.Minako adalah seorang anggota klub tenis di sekolahnya. Klub tersebut membutuhkan penginapan untuk training camp mendatang, jadi mereka memutuskan untuk menggunakan gedung sekolah lama yang sudah ditinggalkan.Didalamnya, terdapat cermin besar yang menjadi subyek dari sebuah legenda urban sepanjang yang bisa diingat oleh mereka. 10 tahun lalu, 2 gadis memutuskan untuk mencoba kebenaran legenda cermin ungu dengan mengucapkan kata “cermin ungu” sambil melihat kedalamnya.Segera setelah momen tersebut, satu orang gadis berakhir dengan kulit muka yang robek, sementara gadis lainnya menjadi sepenuhnya gila.
Hutan Aokigahara
Aokigahara adalah hutan yang terletak di sebelah Barat Laut Gunung Fuji, membentang dari kota Kawaguchiko hingga desa Narizawa, Prefektur Yamanashi. Aokigahara disebut juga “hutan lautan pohon” dan “Lautan pohon gunung Fuji”. Disebut demikian karena jika angin meniup pepohonan di sana terlihat seperti keadaan ombak di laut. Usia hutan ini diperkirakan sekitar 1200 tahun. Hutan ini dikenal sebagai tempat bunuh diri populer di Jepang.Hutan tersebut dilaporkan sebagai tempat bunuh diri yang paling populer di seluruh Jepang dan masuk peringkat dua di dunia sebagai destinasi bunuh diri setelah Jembatan Golden Gate di San Francisco. Angka kasus bunuh diri bervariasi, namun dari yang sejauh ini didokumentasikan sejak tahun 1988, sekurang-kurangnya ada 100 peristiwa bunuh diri terjadi tiap tahun di sana.Berbeda dengan kawasan-kawasan hutan wisata lain yang sering dikunjungi orang-orang, di pintu masuk Aokigahara akan ditemui papan besar yang berisi nasihat-nasihat dan kalimat persuasif untuk membatalkan niat bunuh diri. Jepang, menurut data WHO, adalah salah satu di antara sepuluh negara yang warganya gemar memilih bunuh diri. Tradisi itu bahkan ada sejak era keshogunan.Namun dibalik itu semua, hutan ini merupakan salah satu tempat wisata favorit di Jepang. Ada satu persyaratan jika para wisatawan ingin mengunjungi hutan ini yang amat wajib ditaati. Yaitu Pengunjung tidak boleh sama sekali berjalan sendirian ketika di Aokigahara.Bagi yang belum mengenal betul daerah ini, Aokigahara menyediakan pemandu wisata dengan beragam paket wisata. Disarankan memang wajib dan harus menggunakan pemandu wisata, yang sudah benar-benar mengenal seluk beluk hutan Aokigahara ini.Hutan Aokigahara memiliki bebatuan yang indah dan gua-gua es yang tak heran beberapa diantaranya jadi destinasi wisata populer.Popularitas Hutan Aokigahara menjadi tempat bunuh diri diperkuat sebuah novel top ‘Koroi Jukai’ karya Seicho Matsumoto. Novel yang terbut 1960 menceritakan tentang dua orang yang dimabuk cinta berkomitmen menakhiri nyawa demi cinta di hutan tersebut.Namun, sejarah Aokigahara sebagai tempat bunuh diri jauh sebelum novel itu beredar. Aura kematian sudah lama tercium dari hutan tersebut. Ritual ubasute (menyepi hingga ajal) dilakukan di hutan itu sejak abad ke 19.Aokigahara bahkan disebut-sebut punya kaitan historis dengan setan atau hantu dalam mitologi Jepang. Sejak tahun 1950, lebih dari 500 orang mengakhiri nyawanya di hutan ini, atau rata-rata 30 orang tiap tahun. Pada tahun 2002, 78 mayat ditemukan gantung diri dan membusuk di hutan ini. Jumlah itu mengalahkan rekor sebelumnya, yakni 73 mayat pada 1998.Pada 2003, jumlah bunuh diri naik menjadi 100, di tahun itulah pemerintah memutuskan menutup rapat-rapat informasi jumlah orang bunuh diri, untuk menurunkan popularitas Aokigahara sebagai lokasi bunuh diri.Sejak tahun 1970, dibentuk tim yang terdiri dari polisi, relawan, dan jurnalis yang bertugas menyusur hutan mencari mayat-mayat. Namun, kerja tim tersebut kalah berat ketimbang pekerja hutan. Merekalah yang bertugas membawa mayat dari hutan ke pos penjagaan hutan.Tubuh-tubuh mayat yang sudah membusuk biasanya ditempatkan di kamar khusus bagi para korban bunuh diri. Setelah itu dengan akan ditunjuk satu dari petugas untuk menemani jenazah di kamar tersebut. Biasanya pengundian itu dilakukan dengan cara hom pim pa, atau dengan cara lain.Sebab, diyakini akan berakibat buruk jika jenazah ditinggalkan sendirian. Arwah penasaran jenazah itu, ‘yurei’ akan menjerit-jerit sepanjang malam. Tak hanya itu, jenazah itu akan berpindah dengan sendirinya. Kenapa mereka sangat berani ya melakukan pekerjaan ini? Hebat dah..Sudah banyak sekali upaya demi menekan angka bunuh diri di hutan ini, selain memasang papan peringatan dan nasehat. Pemerintah juga memasang CCTV demi mengawasi orang-orang yang masuk ke wilayah ini.Di hutan Aokigahara terdapat dua gua misterius yang menjadi ciri khusus dari hutan ini yaitu Wind Cave dan Ice Cave. Gua ini menganga di permukaan tanah menyambut siapa saja orang yang datang ke hutan. Hutan ini juga menarik beberapa orang yang penasaran akan keunikan dan misterinya.Menapakan kaki di hutan ini Anda akan disambut dengan suasana yang sangat tenang dan sunyi dengan pemandangan pepohonan yang lebat dan mulut gua yang terbuka lebar menyambut kedatangan kita.Kepopuleran hutan Aokigaraha kembali mencuat setelah rilisnya film karangan sutradara Takimoto Tomoyuki. Dengan judul Jyukai – The Sea of Trees Behind (樹の海). Film ini bercerita tentang cerita empat orang yang memutuskan untuk melakukan bunuh diri di hutan ini.Sang sutradara sendiri pernah menemukan uang yang angkanya cukup fantastis yaitu US$3.760 dari sebuah dompet yang diyakini milik salah seorang yang bunuh diri. Tak heran jika selain jadi tempat wisata, tempat ini juga jadi surga bagi para pemulung yang memunguti harta yang ditinggalkan dari orang yang melakukan bunuh diri. Beberapa orang dalam pernyataannya pernah mengklaim menemukan kartu kredit, tiket kereta api berlangganan, hingga surat izin mengemudi.Hal ini juga menjadi alasan bahwa hutan Aokigahara merupakan tempat bunuh diri orang-orang yang tak biasa-biasa saja dalam bidang ekonimi. Kebanyakan dari mereka melakukan bunuh diri diduga karena tak kuat menghadapi tekanan dari realita hidup.Di Jepang sendiri, angka kematian akibat bunuh diri terus menunjukan peningkatan, bisa dibilang luar biasa untuk negara yang maju ini. Terutama semenjak kondisi ekonomi di negara ini mengalami penurunan dari sebelumnya.
Find me jpg
Ada sebuah Urban Legends yang cukup terkenal di Dunia Maya pada tahun 2003. Sebuah foto gadis hilang tersebar luas di internet. Tidak ada info yang jelas mengenai gadis tersebut, semua informasi yang bisa anda dapatkan hanya isi foto tersebut.Foto tersebut bisa dicari di internet menggunakan kata kunci “Find_me.jpg”Foto itu menunjukan seorang gadis kecil berumur sekitar 8-9 tahun sedang tersenyum manis, berdiri sendirian di depan ayunan, mengenakan pakaian ungunya dengan bunga berwarna putih terpajang cantik di rambutnya.Namun tidak ada catatan maupun petunjuk mengenaik nama gadis tersebut atau dimana terakhir kali dia terlihat.Melalui e-mail dan iklan pop-up , foto tersebut tersebar di internet. Puluhan juta orang sudah melihat foto tersebut namun dia tidak pernah ditemukan.Satu tahun kemudian.. foto tersebut kembali muncul tetapi kali ini terdapat tambahan tulisan “Find Me” disana, dan foto tersebut telah berubah.Ayunan yang sebelumnya terdapat di foto tersebut kini tampak usang dan berkarat disertai rantai ayunan yang terputus satu. Sang gadis tampak lebih tua dari sebelumnya dan bunga putih di rambutnya mulai layu seraya senyumannya yang mulai menghilang.Di tahun berikutnya.. foto tersebut kembali muncul. Ayunannya semakin rusak, rantai serta dudukan ayunan tersebut sekarang tergeletak di tanah, dan kemudian gadis tersebut lagi-lagi bertambah tua serta dalam keadaan menangis.Pakaian yang ia kenakan pun tampak kotor dan compang-camping, bunganya pun sekarang sudah mati, dan tulisan “Find Me” sekarang berubah menjadi warna merah dan berada di bawah foto.Di tahun ketiga kemunculan foto tersebut.. muncul seorang pria asing yang memandang gadis tersebut disebelahnya, menggantikan ayunan yang sudah tidak tampak di foto tersebut.Usia gadis itu bertambah dan kesedihan yang sebelumnya terlihat berubah menjadi amarah. Tulisan “Find Me” semakin besar terlihat di foto tersebut.Tahun Keempat kemunculan foto gadis tersebut.. tampak dia sudah berubah menjadi seorang remaja dengan pria asing berdiri tepat dibelakangnya sambil memegang kamera. Gadis tersebut terlihat sangat kacau sekali, banyak darah diwajahnya dan memar dimana-mana.Dengan pakaian yang tak lebih dari sekedar kain, pandangannya sekarang terlihat kosong. Dan tulisan di foto tersebut sekarang bertuliskan “Please Find Me”.Tahun kelima, foto tersebut muncul kembali tetapi sekarang gadis tersebut telah meninggal. Tubuhnya terlentang ditanah dengan setangkai bunga putih di genggamannya. Tulisan di foto tersebut berubah menjadi “Why Didn’t You Find Me ?”Di Tahun Ke-enam foto terbut muncul kembali, namun sekarang tidak ada siapapun di foto tersebut. Hanya sebuah ayunan patah yang terlihat seperti telah diduduki seseorang, kali ini tulisan di foto tersebut menjadi “I Found You”Setelah itu tidak ada foto lain yang muncul, namun tidak lama muncul kasus kematian dimana-mana. dan korbannya selalu seorang pria yang kebetulan setelah diselidiki pria tersebut telah atau pernah mengakses foto (Find_me.jpg).Semua korban ditemukan mati dengan posisi yang sama dengan sang gadis di foto tersebut, terlentang dengan sebuah bunga putih ditangannya.Tulisan “I Found You” tertulis dengan darah di sebelah wajah korban yang diduga meninggal karena dipukul terus-menerus sampai mati.
Putroe Neng
Berbicara tentang sosok wanita Aceh, tentu kita bakal langsung ingat dengan tokoh-tokoh hebat macam Cut Nyak Dien sampai Laksamana Malahayati. Tidak mengherankan kenapa demikian, mengingat kiprah para tokoh ini luar biasa. Membahas tentang tokoh wanita Aceh tentu tidak hanya nama yang sudah disebutkan tadi, tapi masih ada beberapa lagi yang tak kalah fenomenal. Salah satunya adalah Putroe Neng.Tak banyak orang Indonesia yang tahu sosok ini, tapi di Aceh, nama seorang Putroe Neng jadi legenda. Ia diceritakan macam-macam, namun yang paling terkenal adalah kisahnya dan 99 suami yang semuanya tewas.Menurut cerita Neng memiliki semacam sihir dan racun sehingga bisa membuat semua suaminya tak bernyawa. Uniknya, semua pria ini meninggal dengan cara yang sama yakni terkena kelamin Neng.Versi lain dari cerita Putroe Neng adalah 99 pria itu merupakan musuh Aceh yang berhasil dibabat habis oleh si wanita tangguh itu. Namun, cerita yang paling kuat adalah legenda Putroe Neng yang membunuh suami-suaminya.Asal Usul Putroe NengDari beberapa sumber artikel yang ada, Putroe Neng merupakan wanita berdarah Aceh- Tiongkok. Setelah pemimpin Kerajaan Lamiri Meninggal, Putroe Neng melanjutkan misi sang ayah untuk melawan serdadu musuh di Sumatra. Sosok bernama asli Niang Lion Khie ini merupakan wanita berpangkat Jenderal dan beragama Buddha pada masa ituMeurah Johan, suami pertama Putroe yang tewasPada masa itu pasukan kerajaan Indra Purba berhasil mengalahkan Putroe Neng. Sejak saat itulah Sultan Meurah Johan menikahi Putroe Neng. Putroe Neng kemudian bersedia dan mulai memeluk Agama Islam.Pada abad ke-16 itu, akhirnya Putroe Neng dan Meurah Johan menikah. Namun, kejadian nahas menimpa Sultan Meurah Johan. Ia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Tubuhnya kaku dan bibirnya membiru usai melakukan malam pertama dengan Putroe Neng.Kejadian mengenaskan ini bukanlah kemauan Putroe Neng. Wanita itu sedih dan kebingungan saat suaminya tewas usai melakukan malam pertama. Kejadian ini terus berlangsung setiap kali ia menikah sehingga banyak laki-laki yang tewas setelah menikahinya.Putroe Neng memiki racun magisDiketahui bahwa Putroe Neng memiliki racun yang sudah ditanam pada alat kelaminnya. Racun tersebut ditanam oleh neneknya saat ia masih remaja. Sedangkan mantra ilmu hitam yang terkandung dalam racun itu telah dimasukkan ke dalam bambu. Bambu tersebut dibelah menjadi dua bagian. Satu bagian dilempar ke gunung dan potongan lainnya dibuang ke lautan.Syekh Syiah Hudam merupakan satu-satunya lelaki yang selamatMenurut informasi lain, dikisahkan bahwa Syekh Syiah Hudam merupakan sosok guru Putroe yang sudah lama mengajari dan mendidiknya. Tak lama kemudian, Syekh Syiah Hudam melamarnya. Akhirnya, Putroe Neng dan Syekh Syiah Hudam menikah. Yang lebih mengejutkan, Syekh Syiah Hudam mampu menetralisir racun yang ada di kelamin Putroe Neng.Suami Putroe yang ke-100 itu pun akhirnya dapat melewatkan malam pertamanya dengan selamat. Syekh Syiah Hudam mampu mengangkat semua mantra ilmu hitam pada istrinya. Walaupun begitu, aura kecantikan Putroe mulai meredup. Selain itu, Syekh Syiah Hudam tidak juga dikarunai keturunan hingga Putroe Neng menjemput ajalnySanggahan mengenai kisah Putroe NengKebenaran kisah Putroe Neng ini menjadi misteri. Hanya sedikit yang berusaha menggali kebenarannya. Syamsuddin Djalil, budayawan Aceh menyebutkan kisah kematian 99 suami Putroe Neng hanyalah legenda.Walaupun begitu, ia tetap meyakini bahwa sosok Putroe Neng memang ada. Namun kenyataannya, sulit mendapatkan bukti bahwa Putroe Neng memang sempat ditanami ilmu hitam. Kisah Putroe Neng akhirnya ditulis Ayi Jufridar dalam bentuk novel .Dari kejadian itu, banyak budayawan yang menafsirkan bahwa yang dimaksud 99 suami bukan suami yang sebenarnya. 99 suami tersebut bisa jadi merupakan pasukan musuh yang tewas saat berperang melawan Putroe Neng.Secara logis, ia berpendapat bahwa Putroe Neng tidak mungkin melakukan pernikahan 99 kali dengan rentang waktu yang singkat. Tentunya, hal ini tidak sebanding dengan usianya.
Harionago
Harionago adalah cerita urban legend dari Jepang tentang seorang wanita hantu yang mengintai korbannya, dia akan memikat dengan senyumnya sebagai wanita cantik.Ketika anda berjalan menyusuri jalan yang sepi di malam hari ketika sesuatu dalam bayangan menarik perhatian Anda. Seorang gadis cantik dengan rambut panjang memandang Anda dan memberi Anda senyum penyambutan. Haruskah anda balas tersenyum?Rupanya, menurut legenda Harionago, mungkin Anda harus tetap berjalan.HarionagoHarionago, dia seorang wanita yang sangat menarik dengan rambut panjang. Nama singkatannya "hook woman", dan dia juga dikenal sebagai Hari-onna. Rambutnya mungkin tampak normal, tetapi setelah diperiksa lebih dekat, ujung-ujungnya membentuk kait dan duri yang tajam. Dia memiliki kemampuan untuk memanipulasi rambutnya ke dalam tentakel yang menggeliat seperti ular dan menyerang korban yang diinginkannya.Dia mengintai di malam hari, mencari korban. Dia biasanya berburu laki-laki muda lebih ketimbang perempuan, mungkin karena lebih mudah dirayu dan ditipu oleh dia. Dia biasanya bepergian di antara jalan-jalan kosong dan jalan-jalan belakang di Jepang sehingga tidak ada yang bisa mengetahui rencananya.Dia tinggal di sekitar area itu atau hanya lewat saja, begitu dia melihat seorang pria muda sendirian, Harionago hanya akan tersenyum pada mereka. Pria itu biasanya akan balas tersenyum, bersikap ramah kepada wanita cantik itu - tetapi begitulah cara Harionago agar mereka jatuh ke dalam perangkapnya.Jika mereka tidak tersenyum, dia akan memalingkan muka dan tidak mengatakan apa-apa, membiarkan pria itu berada di jalannya. Tapi, jika dia tersenyum kembali, dia akan memulai serangan ganas. Rambutnya yang berduri mencambuk dengan kecepatan luar biasa dan menembus jauh ke dalam pakaian dan daging korbannya. Dia kemudian akan merobek korban menggunakan kait, dan menghilang dari tempat kejadian untuk meninggalkan mayat yang hancur. Dalam beberapa kasus, dia melahap tubuh untuk mencegah intervensi polisi.Ada peluang kecil untuk melarikan diri, tetapi itu mungkin. Jika anda seseorang pelari yang baik, anda mungkin bisa lari ke rumah dan menutup pintu sebelum dia mengejar. Pintu atau gerbang yang kokoh akan menjaga Harionago tetap di luar dari rumah. Mereka menghilang di pagi hari, jadi yang harus dilakukan adalah tetap di rumah sampai pagi.Sebuah kisah tentang pengalaman Harionago :Ada seorang anak lelaki yang tinggal di sebuah desa kecil bernama Yamada. Dia berjalan melalui jalan-jalan untuk sampai ke rumahnya, Dia sendirian, dan fakta bahwa itu malam hari dia tidak merasa lebih baik. Bahkan dengan kegelapan dan kesepian, dia yakin bahwa dia akan aman karena tidak pernah terjadi apa pun di jalan-jalan ini. Bagaimanapun, jalan itu selalu kosong pada malam seperti ini.Tiba-tiba, dia melihat seorang wanita muda yang cantik mendekatinya perlahan. Rambutnya yang panjang dan hitam tampak memikatnya, berayun lembut di angin sepoi-sepoi. Dia memberinya senyum hangat, mengundangnya untuk tersenyum kembali. Dia merasa seolah ada yang aneh, tetapi dia begitu tertarik pada gadis misterius ini sehingga dia balas tersenyum.Begitu dia menyeringai ramah padanya, rambutnya tiba-tiba melesat ke arahnya, seolah-olah itu adalah tentakel. Kait itu menggali dalam kemejanya dengan kecepatan tinggi, tetapi untungnya tidak mengenai dagingnya.Sebelum Harionago bisa menerkamnya, dia merobek bajunya dan berlari menjauh dari Harionago. Karena dekat rumahnya, dia hanya perlu berlari sekitar dua puluh detik. Tetapi bahkan dengan jarak sesingkat itu, dia bisa mendengar Harionago bergegas di belakangnya, rambutnya terangkat ke udara dengan kecepatan luar biasa.Dia masuk ke rumahnya dan menutup pintu, menguncinya di belakangnya. Dengan gemetar ketakutan, dia duduk di belakang pintu dan menunggu sampai subuh. Dia bisa mendengar Harionago berteriak dan menerkam pintu, berusaha melewati pintu.Ketika pagi, dia akhirnya mendapatkan cukup keberanian untuk membuka pintu. Ketika pintu berderit terbuka, Harionago hilang ... tetapi di pintu sekarang ada ratusan goresan yang dalam.Jadi, jika Anda melihat gadis naksir Anda menyeringai atau tersenyum, haruskah Anda balas tersenyum? Tentu, lakukan saja, cobalah untuk tidak menakuti mereka.Namun, jika Anda melihat seorang wanita berjalan keluar dari bayang-bayang di malam hari, mungkin Anda tidak boleh tersenyum. Mungkin hanya akan mengambil nyawa Anda.
Amina
Amina adalah kisah menakutkan tentang seorang pria bernama Sidi Nouman. Dia menikahi seorang gadis arab bernama Amina. Ia menemukan, dengan ngeri, bahwa istrinya adalah seorang hantu. Hal ini didasarkan pada sebuah cerita rakyat Arab kuno yang disebut "The Tale of Sidi Nouman" dari Seribu Satu Malam.AMINAAda seorang pemuda bernama Sidi Nouman yang berasal dari keluarga Muslim kaya. Ia akan menikah, tapi dia tidak pernah bertemu istrinya. Menurut kebiasaan, pernikahan itu telah diatur oleh orang tuanya. Bahkan kustom seorang wanita wajahnya akan terus tersembunyi di balik kerudung sampai setelah pernikahan. Yang dia tahu tentang dia adalah bahwa namanya adalah Amina.Ketika pernikahan itu berakhir dan Sidi pulang dengan pengantin baru dalam pelukannya, dia bergetar dengan antisipasi. Dengan privasi kamar tidur mereka, Amina melepas kerudungnya. Sidi terkejut dan lega menemukan bahwa dia sangat cantik dan indah. Penuh dengan sukacita, ia memeluknya dan memeluknya erat-erat. Dan bulan madu dimulai.Namun, sehari setelah pernikahan, Sidi Nouman dan istri barunya duduk di meja makan. Para pelayan telah meletakkan berbagai makanan lezat di meja. Namun, sementara Sidi telah menelan makan malam, ia melihat bahwa istrinya tidak makan apa-apa.Saat ia melihat, istrinya menarik sebuah logam kecil dari sakunya dan meletakkannya membukanya. Dia mengambil pin panjang dan digunakan untuk mengambil beras, biji-bijian. Setelah hanya makan beberapa butir beras, Amina menempatkan pin kembali dan minta pergi dari meja.Selama beberapa hari ke depan, setiap kali mereka makan bersama-sama, Sidi memperhatikan bahwa istrinya hampir tidak makan sama sekali. Kadang-kadang, dia akan menelan beberapa remah-remah roti dan kemudian kembali, melihat perilakunya aneh khawatir.Suatu malam, ketika Amina pikir Sidi tertidur pulas, Amina pelan-pelan bangun dari tempat tidur. Sidi hanya pura-pura tidur dan ketika ia mendengar istrinya bangkit dari tempat tidur mereka, ia menjadi curiga. Menjaga matanya tertutup rapat, Sidi mendengarkan saat Amina diam-diam dan pergi dengan pelan keluar dari ruangan.Saat Sidi berbalik, ia bangkit, mengenakan gaun rias dan mengikutinya. Melirik ke luar jendela, ia melihat istrinya meninggalkan rumah dan berjalan-jalan. Dia berlari ke pintu depan dan mengikutinya dengan cahaya bulan yang menakutkan, istrinya pergi ke kuburan terdekat.Itu adalah tengah malam dan kuburan itu kosong. Sidi bersembunyi dan mengintip dari dinding kuburan. Yang mengejutkan, Amina berjalan ke pusat pemakaman di mana dia disambut seorang pria aneh yang sedang duduk di batu nisan runtuh. Sidi terlalu jauh untuk mendengar apa yang mereka katakan.Bersama-sama, Amina dan orang tersebut menggali kuburan segar dan menemukan peti mati. Sidi menyaksikan dengan ngeri saat mayat diseret keluar tubuh membusuk, mayat dipotong menjadi beberapa bagian dan mereka memakannya, dan air liur mereka dari pesta memuakkan mereka. Menonton dari tempat persembunyiannya, Sidi tidak bergidik saat melihat istrinya menjijikkan melahap daging tengik dari mayat.Ketika mereka telah selesai pesta di kuburan, Amina dan pria aneh santai melemparkan tulang kembali ke kuburan dan mengisinya dengan tanah. Muak melampaui keyakinan, Sidi melarikan diri dari pemakaman. Dia berlari kembali ke rumah dan melompat ke tempat tidur, pura-pura tidur ketika istrinya akhirnya kembali. Amina menyelinap diam-diam kembali ke tempat tidur, tidak menyadari bahwa rahasia celaka dia telah ditemukan.Sidi Nouman tidak bisa tidur mengedipkan mata sepanjang malam dan di pagi hari, ia meninggalkan rumah sebelum Amina bangun. Ia pergi ke kota untuk berkonsultasi dengan peramal dan mencari nasihat tentang apa yang harus ia lakukan. Dia bercerita tentang pernikahannya dengan Amina, kebiasaan makan Amina yang membuat penasaran dan pemandangan yang mengerikan yg ia saksikan di kuburan."Istri Anda adalah hantu," kata peramal. "Salah satu setan busuk yang berkeliaran pedesaan, mereka biasa tinggal di bangunan-bangunan kosong dan keluar untuk wisatawan yang tidak waspada untuk makan daging mereka. Jika mereka tidak dapat menemukan mangsa hidup, mereka akan pergi ke pemakaman dan makan mayat. ''"Apa yang bisa saya lakukan?" Sidi memohon dengan air mata di matanya. "Tolong beritahu aku."Peramal menyerahkan botol kecil, diisi dengan cairan keruh."Ambil ini dan segera pulang," katanya. "Ketika waktunya tepat, buang ramuan ini di mata dan kemudian Anda akan melihat apa yang akan Anda lihat ..."Ketika Sidi kembali ke rumah, sudah waktunya untuk makan malam dan istrinya ada di sana untuk menyambutnya. Mereka duduk di meja makan dan menunggu sebagai hamba yang akan ditempatkan piring makanan di depan mereka.Seperti biasa, Amina dan logam kecilnya, mengambil pin dan mulai mengambil butir beras, satu per satu, dan menempatkan mereka ke dalam mulutnya."Ada apa, Amina?" Kata Sidi tenang. "Apakah ada sesuatu yang salah dengan makanan?""Tidak, aku hanya tidak lapar," jawabnya."Mungkin ada sesuatu yang lain Anda akan memilih untuk makan," kata Sidi dengan senyum licik."Setelah semua, tidak ada selera manis dari daging busuk dari mayat ..."Tidak lama setelah ia mengucapkan kata-kata itu, Amina marah dengan kekerasan. Wajahnya menjadi ungu, matanya tampak seperti akan keluar dari kepalanya dan ia menggertakkan giginya marah. Dia melompat ke seberang meja dan marah mencoba untuk mengambil Sidi, tapi Sidi terlalu cepat baginya.Sidi membuka botol dan melemparkan ramuan di matanya. Segera, Amina yang cantik dan indah menjadi hitam di wajah, kulitnya mulai berasap dan daging layu dari tulang-tulangnya. Sidi menyaksikan teror sebagai wajah istrinya yang cantik itu mulai mencair. Aminah jatuh berlutut dan tubuhnya hancur di depan matanya.Ketika itu berakhir, semua yang tersisa adalah genangan tebal, lumpur gelap dimana Amina berada sebelumnya.
The Pied Piper of Hamelin
Kebenaran di balik Pied PiperSebagian besar dari kita pasti pernah mendengar tentang Pied Piper of Hamelin, pemain pipa yang penangkap tikus dari dongeng populer yang mengambil anak-anak kota sebagai tindakan balas dendam ketika tidak membayar iurannya. Pernahkah bertanya-tanya apakah ada sejarah di baliknya?Asal usul kisahPied Piper of Hamelin, awalnya bernama 'The Children of Hameln', adalah kisah dari buku Children's and Household Tales (Bahasa Jerman: Kinder-und Hausmrchen) yang ditulis pada tahun 1812 oleh Grimm- bersaudara, Jacob dan Wilhelm. Koleksi dongeng Jerman umumnya dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Grimm's Fairy Tales.Kisah-kisah itu awalnya tidak dimaksudkan untuk anak-anak. Itu adalah dokumentasi cerita rakyat Jerman berusia berabad-abad yang sampai saat itu telah menyebar secara lisan. Kisah-kisah yang menarik mengungkapkan banyak tentang budaya dan tradisi Jerman kuno. Dengan demikian, itu bukan jenis cerita bahagia selamanya yang mungkin Anda harapkan, tetapi kadang-kadang, cukup gelap.Karena banyak cerita membawa unsur-unsur magis dan membawa moral, mereka menjadi populer di kalangan anak-anak dan dilunakkan agar sesuai dengan penonton muda. Potongan-potongan peristiwa sejarah yang aneh tersisip dari dongeng asli dan yang ada di Pied Piper tidaklah berbeda. Kisah ini menunjukkan pentingnya tata pemerintahan yang baik dan memperingatkan kita terhadap transaksi yang tidak jujur.Bagaimana ceritanya?Pied Piper of Hamelin bermain di kota Hamelin, di Jerman (sekarang disebut Hameln) pada tahun 1284. Kota ini menderita wabah tikus yang parah ketika seorang pria datang membawa pipa musik dan mengenakan pakaian 'pied' atau warna-warni. Dia berjanji kepada walikota untuk membersihkan kota dari tikus-tikus itu dengan imbalan biaya.Musik yang ia mainkan di pipanya menarik semua tikus kota ke arahnya, setelah itu, ia membawa hewan-hewan yang terpesona ke Sungai Weser di dekatnya, di mana mereka semua terjun dan tenggelam.Namun, walikota menolak untuk membayar piper dan dia pergi merencanakan balas dendam. Pada tanggal 26 Juni, hari Santo Yohanes dan juga Santo Paulus, piper kembali, berpakaian sebagai pemburu dan mengenakan topi merah. Dia memainkan nada yang berbeda dengan alatnya.Kali ini, semua anak kota mengikuti terhipnotisnya. Piper membawa mereka ke gua di sebuah gunung, dan anak-anak tidak pernah terdengar lagi setelahnya. Cerita itu mencatat bahwa anak perempuan walikota yang sudah dewasa ada di antara anak-anak yang hilang.Bukti atau peninggalan sejarah1. Tulisan di jendela gereja:Kisah Grimm mencatat bahwa untuk memperingati peristiwa mengerikan itu, penduduk kota memasang prasasti berikut di balai kota:Pada tahun 1284 setelah kelahiran Kristus, dari Hameln dibawa pergi seratus tiga puluh anak, lahir di tempat ini dipimpin oleh seorang piper ke gunung.Cerita itu juga mencatat bahwa "Pada tahun 1572 walikota memiliki cerita yang digambarkan di jendela gereja. Prasasti yang menyertainya telah menjadi sangat tidak terbaca. Selain itu, sebuah koin dicetak untuk mengenang acara tersebut."Tulisan yang dipasang oleh orang-orang di jendela gereja yang terbuat dari kaca di kota itu berbunyi, "Pada hari John dan Paul, 130 anak-anak di Hamelin pergi ke Kalvari dan dibawa melalui segala macam bahaya ke gunung Koppen dan menghilang."Meskipun jendela kaca patri menggambarkan sekelompok anak-anak bersama seorang lelaki berbusana beraneka ragam, tulisan itu tidak mengatakan apa-apa tentang seorang tukang pipa. Jendela tampaknya telah dihancurkan sekarang, meskipun akun itu masih ada.2. Tulisan di gerbang:Selain itu, menurut cerita, sebuah gerbang dibangun di kota "272 tahun setelah penyihir memimpin 130 anak-anak dari kota", di mana tertulis: "Cento ter denos cum magus ab urbe puellos duxerat ante annos CCLXXII condita porta fuit . "3. Tulisan di sebuah rumah:Catatan kaki yang disertakan dalam edisi selanjutnya dari dongeng Grimm yang asli mengatakan:Prasasti, dalam surat-surat emas, di sebuah rumah di Hameln: "Pada tahun 1284 pada Hari Yohanes dan Paulus, 26 Juni, seorang tukang pipa yang mengenakan pakaian berbagai warna menculik 130 anak-anak, lahir di Hameln dan hilang di Kalvari di atas Koppen. "Rumah yang dibicarakan oleh catatan kaki ini sekarang dikenal sebagai Rumah Pied Piper. Disebut demikian karena tulisan di samping dan bukan karena piper tinggal di sini. Prasasti ini mirip dengan yang diletakkan di jendela gereja tetapi yang ini menyebutkan keberadaan piper. Fasad batu rumah tanggal sekitar 1602, tetapi rumah itu sendiri dikatakan lebih tua usianya.4. The Lneburg Manuscript (c. 1440-50):Heinrich dari Herferd, seorang bhikkhu, menulis tentang kejadian ini dalam Naskah Lneburg lebih dari seabad setelah jendela itu dibangun. Dia berbicara tentang seorang lelaki berusia sekitar 30 yang datang ke kota bermain seruling dan membawa pergi anak-anaknya.Kisah-kisah lain tentang peristiwa mengerikan ituPara sarjana dan peneliti percaya bahwa sesuatu yang tragis pasti terjadi di kota Hamelin agar kisah ini muncul:Sebuah teori umum adalah bahwa anak-anak di kota menderita semacam epidemi. Telah disarankan oleh para sejarawan bahwa kuburan massal untuk anak-anak telah dilambangkan sebagai situs penghilangan mereka.Karena infestasi tikus adalah cerita umum di abad ke-13, anak-anak bisa saja terkena plak bubonic atau bahkan strain awal Black Death. Pakaian 'pied' piper bisa menjadi indikasi lesi kulit bercak yang menyertai penyakit. Teori yang paling didukung, argumen pasca sejarah dan epidemiologi, disajikan dalam mendukung murine tifus sebagai epidemi Hamelin dominanNamun teori lain mengatakan bahwa anak-anak yang menari menunjukkan gejala penyakit Huntington, yang mengganggu berjalan, kiprah, dan menyebabkan gerakan menyentak yang tidak disengaja.Jadi, mengapa orang dewasa tidak terinfeksi? Ini dapat dijelaskan oleh teori yang mengatakan insiden itu terjadi beberapa dekade sebelumnya dan anak-anak benar-benar pergi ke perang salib anak-anak yang ditakdirkan. Orang Eropa akan berpartisipasi dalam perang salib pada saat itu, mengikuti seorang anak dengan "visi dari Tuhan" untuk pergi ke 'tanah suci' dan memenangkannya untuk Susunan Kristen.Dalam teori kolonisasi, dikatakan bahwa anak-anak pergi ke gua dan keluar di sisi lain di Transylvania, yaitu mereka pergi ke timur untuk membentuk koloni mereka sendiri. Jack David Zipes, seorang sarjana dongeng, mendukung teori ini dengan dokumen-dokumen yang menunjukkan bahwa seseorang telah datang ke Hamelin pada waktu itu untuk menerima orang baru untuk menjajah bagian Eropa Timur.William Manchester, dalam bukunya, A World Lit Only by Fire, berteori bahwa si tukang pipa adalah seorang pedofil dan pembunuh yang menyambar anak-anak, membunuh dan menyebarkan tubuh mereka yang dimutilasi walau teori ini tidak banyak pendukungnya.
Russian Sleep Eksperimen
Pada akhir tahun 1940-an, beberapa peneliti Rusia membuat sebuah eksperimen yang melibatkan 5 orang tahanan sebagai subjeknya.Subjek uji yang merupakan tahanan politik yang dianggap musuh negara selama Perang Dunia II. Kelima orang tersebut yang merupakan subjek dibuat tetap terjaga selama lima hari menggunakan stimulan berbasis gas eksperimental.Mereka ditempatkan di lingkungan tertutup untuk memonitor asupan oksigen mereka dengan hati-hati agar gas tidak membunuh mereka karena bisa beracun jika dalam konsentrasi tinggi.Di dalamnya ditempatkan kamera sirkuit tertutup sehingga mereka hanya memiliki mikrofon dan jendela berukuran lubang kaca lima inci tebal ke dalam ruangan untuk memantau mereka. Kamar dipenuhi dengan buku-buku, dipan untuk tidur, tetapi tidak ada tempat tidur, air mengalir dari keran, toilet dan makanan kering yang cukup untuk semua berlima selama lebih dari sebulan.Semuanya terlihat baik-baik saja selama lima hari pertama. Subjek hampir tidak mengeluh dijanjikan (dengan salah) bahwa mereka akan dibebaskan jika mereka mengikuti tes dan tidak tidur selama 30 hari. Percakapan dan kegiatan mereka dipantau dan dicatat bahwa mereka terus berbicara tentang insiden yang semakin traumatis di masa lalu mereka, dan nada umum dari percakapan mengambil aspek yang lebih gelap setelah tanda empat hari.Setelah lima hari mereka mulai mengeluh tentang keadaan dan peristiwa yang membawa mereka ke tempat mereka berada dan mulai menunjukkan paranoia yang parah.Mereka berhenti berbicara satu sama lain dan mulai berbisik-bisik secara bergantian ke mikrofon dan jendela intip cermin satu arah. Anehnya, mereka semua tampaknya berpikir bahwa mereka bisa mendapatkan kepercayaan dari para peneliti dengan menyerahkan kawan-kawan mereka, subjek-subjek lain dalam penawanan dengan mereka.Pada awalnya para peneliti menduga ini adalah efek dari gas itu sendiri ...Setelah sembilan hari, yang pertama mulai berteriak. Dia berlari sepanjang kamar berulang kali berteriak di bagian atas paru-parunya selama tiga jam berturut-turut, dia terus berusaha berteriak tetapi hanya mampu menghasilkan sesekali mencicit.Para peneliti mendalilkan bahwa ia secara fisik merobek pita suaranya. Hal yang paling mengejutkan tentang perilaku ini adalah bagaimana para tahanan lainnya bereaksi terhadapnya ... atau lebih tepatnya tidak bereaksi terhadapnya.Mereka terus berbisik ke mikrofon sampai tawanan kedua mulai menjerit. Kedua tawanan yang tidak berteriak itu memisahkan buku-buku itu, diolesi halaman demi halaman dengan kotoran mereka sendiri dan menempelkannya dengan tenang di atas jendela kaca. Teriakan itu segera berhenti. Begitu pula bisikan ke mikrofon.Setelah tiga hari berlalu. Para peneliti memeriksa mikrofon setiap jam untuk memastikan mereka bekerja, karena mereka pikir tidak mungkin tidak ada suara yang masuk dengan lima orang di dalam. Konsumsi oksigen di kamar menunjukkan bahwa kelima masih harus hidup. Faktanya, jumlah oksigen yang dikonsumsi lima orang pada tingkat olahraga yang sangat berat.Pada pagi hari tanggal 14 para peneliti melakukan sesuatu yang mereka katakan tidak akan lakukan untuk mendapatkan reaksi dari para tawanan, mereka menggunakan interkom di dalam kamar, berharap untuk memancing tanggapan dari tawanan yang mereka khawatir mati atau layu.Mereka mengumumkan: "Kami membuka ruang untuk menguji mikrofon; menjauh dari pintu dan berbaringlah di lantai atau Anda akan ditembak. Kepatuhan akan memberi Anda kebebasan langsung kepada salah satu dari Anda."Yang mengejutkan mereka, mereka mendengar satu frasa dalam respons suara yang tenang: "Kami tidak lagi ingin dibebaskan."Debat muncul di antara para peneliti dan pasukan militer yang mendanai penelitian. Tidak dapat memancing respons lagi menggunakan interkom, akhirnya diputuskan untuk membuka kamar pada tengah malam pada hari kelima belas.Ruangan itu memerah gas stimulan dan diisi dengan udara segar dan segera suara-suara dari mikrofon mulai keberatan. 3 suara yang berbeda mulai mengemis, seolah memohon agar kehidupan orang-orang yang dicintai untuk menyalakan gas kembali. Ruangan itu dibuka dan tentara dikirim untuk mengambil mata pelajaran uji.Mereka mulai berteriak lebih keras dari sebelumnya, dan begitu pula para prajurit ketika mereka melihat apa yang ada di dalamnya. Empat dari lima subjek masih hidup, meskipun tidak ada yang bisa dengan tepat menyebut negara yang ada di antara mereka dalam 'kehidupan'.Ransum makanan melewati hari ke lima belum begitu tersentuh. Ada potongan-potongan daging dari paha dan dada subjek uji yang mati dijejalkan ke saluran di tengah ruangan, menghalangi saluran dan memungkinkan empat inci air menumpuk di lantai. Tepatnya berapa banyak air yang ada di lantai itu sebenarnya darah tidak pernah ditentukan.Keempat subjek uji 'yang masih hidup' juga memiliki sebagian besar otot dan kulit terkoyak dari tubuh mereka. Kehancuran daging dan tulang yang terpapar di ujung jari mereka mengindikasikan bahwa luka itu ditimbulkan oleh tangan, bukan dengan gigi seperti yang dipikirkan oleh para peneliti.Pemeriksaan lebih dekat dari posisi dan sudut luka menunjukkan bahwa sebagian besar itu tidak semua dari mereka yang ditimbulkan oleh diri sendiri.Organ-organ perut di bawah tulang rusuk dari keempat subjek uji telah diangkat. Sementara jantung, paru-paru dan diafragma tetap di tempatnya, kulit dan sebagian besar otot yang melekat pada tulang rusuk telah terkelupas, mengekspos paru-paru melalui tulang rusuk. Semua pembuluh darah dan organ tetap utuh, mereka baru saja diambil dan diletakkan di lantai, mengepul di sekitar tubuh subyek yang dikeluarkan namun masih hidup. Saluran pencernaan dari keempatnya bisa dilihat berfungsi, mencerna makanan. Dengan cepat menjadi jelas bahwa apa yang mereka cerna adalah daging mereka sendiri yang telah mereka rampas dan makan selama berhari-hari.Sebagian besar prajurit adalah operasi khusus Rusia di fasilitas itu, tetapi masih banyak yang menolak untuk kembali ke kamar untuk mengeluarkan subyek tes. Mereka terus berteriak agar ditinggalkan di kamar dan bergantian memohon dan menuntut agar gas dinyalakan kembali, supaya mereka tidak tertidur ...Yang mengejutkan semua orang, subjek tes melakukan pertarungan sengit dalam proses dikeluarkan dari kamar. Salah satu tentara Rusia tewas karena tenggorokannya robek, yang lain terluka parah karena testisnya robek dan arteri di kakinya terputus oleh salah satu gigitan oleh subjek. Lima tentara lainnya kehilangan nyawa jika Anda menghitung tentara yang bunuh diri pada minggu-minggu setelah insiden tersebut.Dalam pergulatan itu, salah satu dari empat subyek yang masih hidup mengalami limpa dan ia segera keluar. Para peneliti medis berusaha membiusnya tetapi ini terbukti mustahil. Dia disuntik dengan lebih dari sepuluh kali dosis manusia dari turunan morfin dan masih bertarung seperti binatang terpojok, mematahkan tulang rusuk dan lengan seorang dokter. Ketika jantung terlihat berdetak selama dua menit penuh setelah dia mengucur sampai pada titik dimana ada lebih banyak udara dalam sistem pembuluh darahnya daripada darah. Bahkan setelah itu berhenti, dia terus berteriak dan meronta-ronta selama tiga menit, berjuang untuk menyerang siapa pun dalam jangkauan dan hanya mengulangi kata "LEBIH" berulang-ulang, semakin lemah dan semakin lemah, sampai akhirnya dia terdiam.Tiga subjek uji yang masih hidup ditahan dengan ketat dan dipindahkan ke fasilitas medis, keduanya dengan pita suara yang utuh terus-menerus memohon agar gas yang diminta untuk tetap terjaga.Yang paling terluka dari ketiganya dibawa ke satu-satunya ruang operasi bedah yang dimiliki fasilitas itu. Dalam proses mempersiapkan subjek untuk menempatkan organ-organnya kembali ke dalam tubuhnya, ditemukan bahwa ia secara efektif kebal terhadap obat penenang yang telah mereka berikan kepadanya untuk mempersiapkannya menjalani operasi.Dia berjuang keras melawan pengekangannya ketika gas anestesi dikeluarkan untuk menekannya. Dia berhasil merobek sebagian besar jalan melalui tali kulit selebar empat inci pada satu pergelangan tangan, bahkan melalui beban seorang prajurit seberat 200 pon yang memegang pergelangan tangan itu juga. Hanya butuh sedikit obat bius dari biasanya untuk menekannya, dan begitu kelopak matanya berkibar dan tertutup, jantungnya berhenti.Dalam otopsi subjek uji yang meninggal di meja operasi ditemukan bahwa darahnya memiliki tiga kali lipat tingkat oksigen normal. Otot-ototnya yang masih menempel pada tulangnya sobek parah dan dia telah mematahkan 9 tulang dalam usahanya untuk tidak ditundukkan. Sebagian besar dari mereka berasal dari kekuatan yang diberikan otot-ototnya itu sendiri pada mereka.Yang selamat kedua adalah yang pertama dari kelompok lima yang mulai berteriak. Pita suaranya hancur dia tidak bisa mengemis atau keberatan untuk operasi, dan dia hanya bereaksi dengan menggelengkan kepalanya dengan keras dalam ketidaksetujuan ketika gas anestesi dibawa di dekatnya. Dia menggelengkan kepalanya ya ketika seseorang menyarankan, dengan enggan, mereka mencoba operasi tanpa anestesi, dan tidak bereaksi selama enam jam seluruh prosedur untuk mengganti organ perutnya dan berusaha untuk menutupinya dengan apa yang tersisa dari kulitnya. Ketua ahli bedah menyatakan berulang kali bahwa secara medis pasien mungkin masih hidup. Seorang perawat yang ketakutan membantu operasi menyatakan bahwa dia telah melihat mulut pasien meringkuk menjadi senyuman beberapa kali, setiap kali matanya bertemu miliknya.Ketika operasi berakhir, subjek menatap ahli bedah dan mulai bersiul keras, berusaha berbicara sambil berjuang. Dengan asumsi ini pasti sesuatu yang sangat penting, ahli bedah mengambil pena dan buku catatan agar pasien dapat menulis pesannya. Sederhana saja. "Teruslah memotong."Dua subjek uji lainnya diberi operasi yang sama, keduanya tanpa anestesi juga. Meskipun mereka harus disuntik dengan lumpuh selama operasi. Dokter bedah mendapati tidak mungkin melakukan operasi sementara pasien tertawa terus menerus. Setelah lumpuh, subjek hanya bisa mengikuti peneliti yang hadir dengan mata mereka. Kelumpuhan menyapu sistem mereka dalam waktu singkat yang tidak normal dan mereka segera berusaha melepaskan diri dari ikatan mereka. Saat mereka dapat berbicara, mereka kembali meminta gas stimulan. Para peneliti mencoba bertanya mengapa mereka melukai diri mereka sendiri, mengapa mereka merobek nyali mereka sendiri dan mengapa mereka ingin diberi gas lagi.Hanya satu tanggapan yang diberikan: "Saya harus tetap terjaga."Pengekangan ketiga subjek diperkuat dan mereka ditempatkan kembali ke dalam kamar menunggu tekad untuk apa yang harus dilakukan dengan mereka. Para peneliti, menghadapi kemarahan 'dermawan' militer mereka karena telah gagal mencapai tujuan proyek mereka yang dianggap menidurkan subyek yang masih hidup. Komandan perwira, mantan KGB melihat potensi, dan ingin melihat apa yang akan terjadi jika mereka dimasukkan kembali ke gas. Para peneliti sangat menentang, tetapi ditolak.Dalam persiapan untuk disegel di dalam ruangan lagi, subjek dihubungkan ke monitor EEG dan bantalannya dikunci untuk kurungan jangka panjang. Yang mengejutkan semua orang ketiganya berhenti berjuang pada saat mereka dibiarkan kembali ke gas. Tampak jelas bahwa pada titik ini ketiganya berusaha keras untuk tetap terjaga. Salah satu subjek yang bisa berbicara bersenandung keras dan terus menerus, subjek bisu itu menggerakkan kakinya ke ikatan kulit dengan sekuat tenaga, pertama kiri, lalu kanan, lalu pergi lagi untuk fokus.Subjek yang tersisa memegang kepalanya dari bantal dan berkedip dengan cepat. Setelah menjadi yang pertama terhubung ke EEG, sebagian besar peneliti memantau gelombang otaknya karena terkejut. Mereka normal sebagian besar waktu tetapi kadang-kadang datar berjajar tak dapat dijelaskan. Sepertinya dia berulang kali menderita kematian otak, sebelum kembali normal. Ketika mereka fokus pada kertas yang bergulir keluar dari monitor gelombang otak, hanya satu perawat yang melihat matanya terpejam pada saat yang sama kepalanya mengenai bantal. Gelombang otaknya langsung berubah menjadi tidur nyenyak, lalu datar untuk terakhir kalinya ketika jantungnya serentak berhenti.Satu-satunya subjek yang tersisa yang bisa berbicara mulai berteriak untuk disegel sekarang. Gelombang otaknya menunjukkan garis datar yang sama dengan seseorang yang baru saja meninggal karena tertidur. Komandan memberi perintah untuk menutup ruangan dengan kedua subjek di dalamnya, serta tiga peneliti. Salah satu dari tiga yang disebutkan itu segera mengeluarkan senjatanya dan menembakkan komandan pada titik kosong di antara mata, kemudian mengarahkan pistol pada subjek bisu dan meniup otaknya juga.Dia mengarahkan senjatanya ke subjek yang tersisa, masih tertahan di ranjang ketika anggota tim medis dan penelitian yang tersisa melarikan diri dari kamar. "Aku tidak akan terkunci di sini dengan hal-hal ini! Tidak denganmu!" dia berteriak pada pria yang diikat di meja. "APAKAH KAMU?" dia bertanya "Aku harus tahu!" Subjek tersenyum."Apakah kamu sudah lupa begitu mudah?" subjek bertanya. "Kami adalah kamu. Kami adalah kegilaan yang bersembunyi di dalam diri kalian semua, memohon untuk bebas setiap saat dalam pikiran hewan terdalam Anda. Kami adalah apa yang Anda sembunyikan di tempat tidur Anda setiap malam. Kami adalah apa yang Anda sadari dalam keheningan dan kelumpuhan ketika Anda pergi ke surga malam di mana kita tidak bisa melangkah."Peneliti itu berhenti. Kemudian diarahkan ke jantung subjek dan dipecat. EEG datar saat subjek dengan lemah tersedak, "Jadi ... hampir … bebas ..."Sampai sekarang kisah ini tidak tercatat (secara detail) dalam sejarah dan dianggap sebagai mitos belaka. Dilihat kembali dari tragedinya, bahkan jika kisah ini nyata, akankah pihak terkait akan diam saja jika ekperimen gagal mereka terekspos, kalaupun terekspos bukan tidak mungkin itu akan diada-adakan atau ditutupi seperti layaknya Fairy Tale yang telah lama dikenal sebagai dongen sebelum tidur dalam masyarakat.
Changelings
Sosok anak-anak memang sangat lucu dan menggemaskan. Namun bagaimana ceritanya kalau sosok tersebut adalah hantu?Nama hantu ini adalah Changeling. Ia diketahui adalah sosok hantu yang memiliki wujud asli yang sangat menyeramkan. Namun dia justru 'menyamar' menjadi anak kecil yang lucu seperti pada umumnya.Sosok hantu yang satu ini kabarnya muncul sebagai "pengganti" -- yang menggantikan anak-anak yang diculik oleh makhluk gaib. Ia akan meniru wujud anak tersebut dan hidup bersama orang-orang terdekatnya.Karena wujudnya yang 100 persen sama dengan si anak, alhasil tak ada yang curiga kalau makhluk itu adalah Changeling.Meskipun memiliki wujud anak-anak yang lucu dan menggemaskan, kalau anda cermati dengan seksama -- maka ada perbedaan dari tindak tanduknya. Karena sosok aslinya yang bukan manusia, maka akan muncul keanehan-keanehan dari hantu berwujud anak-anak ini.Menurut kabar yang beredar, Changeling yang hidup bersama manusia -- lama kelamaan akan menimbulkan bencana bagi orang-orang terdekatnya. Bahkan, akan ada kematian yang menimpa bagi orang-orang di sekitarnya -- satu-persatu.Menurut legenda, sosok anak asli yang diculik -- akan disantap secara perlahan-lahan, bagian demi bagian oleh si makhluk gaib. Setelah si anak sudah "habis" di makan, maka Changeling akan menyelesaikan tugasnya untuk menghabisi semua orang terdekatnya. Setelah itu, dia akan menghilang dari dunia manusia.Versi berbeda didapat dari sumber lain. Menurut Cerita Rakyat di Skotlandia, Changeling diyakini adalah anak dari seorang peri yang 'ditukar' dengan anak manusia. Bukan tanpa alasan, pertukaran tersebut dilakukan -- karena si peri menginginkan anaknya dibesarkan oleh manusia. Menurut cerita, susu ibu manusia sangat bagus untuk pertumbuhan bayi Changeling.Sayangnya, bagi keluarga yang 'tanpa sadar' memelihara Changeling, biasanya akan tertimpa bencana dan kesialan. Alhasil, beberapa abad yang lalu -- sering terjadi pembunuhan terhadap bayi yang mereka perkirakan sebagai Changeling. Tujuannya, agar hidup mereka damai dan jauh dari bencana.Legenda Changeling telah berlangsung selama berabad-abad. Sehingga tak heran kadang diceritakan dengan latarbelakang yang sedikit berbeda.
PHILADELPHIA EXPERIMENT
Pada tanggal 28 Oktober 1943 sebuah percobaan rahasia dilakukan di atas kapal USS Eldridge yang sedang berlabuh di Philadelphia.Tujuan eksperimen ini tidak lain adalah Membuat kapal tersebut menghilang dari Radar dan pandangan mata.mereka melakukan eksperimen ini berdasarkan prinsip Unfied Field Theory,Prinsip di belakang kemungkinan ini adalah Unified Field Theory yang dikemukakan oleh Albert Einstein.Apabila teori ini dapat diaplikasikan bisa membuat sebuah objek menjadi tidak tampak (invisible).Saat dilakukan Percobaan,Percobaan ini Berhasil,Kapal itu disebut lenyap dari pandangan mata dan Radar,4 jam kapal tersebut menghilang lamanya,ternyata kapal tersebut telah berpindah tempat ke pelabuhan Norfolk yang berjarak lebih dari 200 mil dari Philadelphia.dengan kata lain kapal tersebut mengalami teleportasisaat diperiksa Di atas kapal, terlihat sebuah pemandangan yang mengerikan.Beberapa awak kapal berteriak karena tubuh mereka terbakar dan tubuhnya menyatu dengan Badan kapal.konon katanya kejadian tersebut disaksikan oleh banyak orangsetelah berita kejadian tersebut menyebar luas,Langsung saja angkatan laut Amerika menyangkal keberadaannya. Dengan kata lain, Philadelphia Experiment tidak pernah terjadi.dengan memberikan bukti dan penjelasan kuat,berita tersebut pun lenyap dan dianggap Hoax.namun salah satu orang yang menyebarkan kejadian ini yaitu Morris Jessup,selang beberapa tahun Pada tanggal 20 April 1959, ia mengakhiri nyawanya dengan mengunci diri di dalam mobil menyala dan mengalirkan karbon monoksida ke dalamnya.sebelum meninggal Jessup menjadi depresi dan lebih labil.saat Jessup meninggal mayat Jessup tidak pernah diotopsi. Ini bertentangan dengan hukum negara bagian saat itu. Sersan Obenclain, yang tiba di tempat kejadian bunuh diri Jessup mengatakan off the record:"Semuanya terlihat terlalu profesional".Apakah pemerintah Amerika telah membunuh Jessup?Selain kematian Jessup, ada teori lain yang berhubungan dengan teori konspirasi di balik Philadelphia Experiment, yaitu adanya kemungkinan kalau pemerintah Amerika telah berhasil menguasai teknologi yang berasal dari Unifield Field Theory.Einstein disebut tidak pernah memecahkan misteri Unified Field Theory. Namun, penulis bernama William Moore percaya kalau Einstein sebenarnya telah memecahkan persamaan matematikanya yang kemudian dihancurkan sendiri olehnya sebelum ia meninggal.Selain Einstein, Nikola Tesla disebut pernah mengaku kalau ia telah berhasil memecahkan misteri Unified Field Theory sebelum kematiannya di tahun 1943. Menurut anggota keluarga Tesla, FBI datang tidak lama setelah Tesla meninggal dan menyita seluruh catatan-catatan penelitiannya.Salah satu bukti yang menguatkannya adalah: eksperimen Philadelphia yang dilakukan tidak lama setelah Tesla meninggal.Peristiwa Philadelphia sampai saat ini masih misterius,bahkan dianggap hoax hanya sebuah karangan penggila science fiction.Tetapi,Jika Philadelphia Experiment adalah sebuah Hoax dan tidak pernah terjadi, mengapa pada tahun 1957, pihak angkatan laut Amerika sampai merasa perlu mengundang Morris Jessup.
Square
Alkisah, lima orang pendaki gunung tersesat di tengah pegunungan bersalju (versi lain cerita mengatakan mereka merupakan korban selamat dari suatu kecelakaan pesawat).Karena tidak kuat, salah satu dari kelima pendaki itu akhirnya meninggal. Namun keempat temannya yang lain menolak meninggalkan jenazah teman mereka di tengah gunung dan memutuskan membawanya.Hingga suatu saat di tengah badai salju, mereka menemukan sebuah pondok kayu. Mereka bersyukur dan segera berlindung di dalam pondok kayu itu. Pondok itu berbentuk segiempat. Pondok itu tampak sudah tua, namun masih kokoh.Celakanya, sama sekali tak ada penerangan di dalam pondok itu, sehingga mereka terpaksa menghabiskan malam dalam kondisi gelap gulita.Mereka meletakkan jenazah teman mereka di tengah ruangan yang berbentuk segi empat itu.Mereka mulai bercakap-cakap.“Malam ini kita tidak boleh tidur. Bila kita tidur, bisa-bisa kita tidak bangun lagi.”“Ya, aku tahu. Tapi bagaimana caranya? Bila kita tidak melakukan sesuatu, kita pasti akan tertidur.”“Aku tahu, kita lakukan saja suatu permainan.” Usul salah satu teman mereka, masih dalam kondisi gelap gulita.Mereka sama sekali tak bisa melihat satu sama lain, jadi mereka tak tahu dengan siapa mereka berbicara dan siapa yang mengusulkan permainan itu.“Permainan apa?”“Begini, ruangan ini kan berbentuk kotak. Bagaimana jika masing-masing dari kita berempat berdiri di tiap pojok ruangan. Nah, saat permainan dimulai, salah satu dari kita berlari ke pojok ruangan terdekat dan menepuk punggung temannya yang ada di situ. Lalu ia yang ditepuk punggungnya harus berlari lagi untuk menepuk punggung temannya yang ada di pojok terdekat dengannya. Begitu terus hingga kembali ke orang pertama dan diteruskan sampai fajar tiba.”“Itu ide bagus,” semua orang tampaknya setuju,“Dengan begitu kita akan bergerak semalaman dan tubuh kita akan terasa hangat.”Akhirnya mereka melakukan permainan itu. Masing-masing dari mereka, sebut saja A, B, C, dan D berdiri di pojok ruangan. A mulai berlari ke B dan menepuk pundak B. B kemudian langsung berlari dan menepuk pundak C. C lalu berlari menepuk pundak D. Dan begitu seterusnya, mereka melakukan permainan itu hingga pagi.Saat pagi tiba, mereka mulai merasa lega. Cahaya mulai menerangi seluruh ruangan sehingga mereka bisa melihat seisi ruangan. Salah satu teman mereka rupanya mengenali tempat ini dan tahu jalan keluar dari tempat itu.Namun saat mereka menyadari bentuk ruangan yang mereka tempati sejak semalam, mereka mulai sadar ada yang tidak benar. Lalu mereka mulai ketakutan.Permainan itu ternyata tak sesimpel yang mereka duga.Permainan dimulai ketika A berlari dan menepuk pundak B. B kemudian berlari menepuk pundak C. Lalu C berlari menepuk pundak D. Sampai di sini tak ada masalah. Namun ketika D berlari ke A, semestinya tak ada orang di sana, sebab A sudah berada di B. Benar bukan? Sehingga D harus berlari 2 kali agar dapat menepuk pundak A.Namun saat mereka bermain, tak ada seorang pesertapun yang harus berlari dua kali. Saat tiba di A, D menepuk pundak seseorang yang kemudian berlari menepuk pundak A yang sedang berada di B.Merekapun sadar, permainan ini walaupun dilakukan di ruangan berbentuk segi empat, tak bisa dilakukan oleh empat orang.Permainan ini harus dilakukan oleh lima orang.Namun mereka hanya ada berempat saat mereka melakukan permainan itu. Lalu mereka menatap jenazah teman mereka yang terbujur kaku di tengah ruangan.Ya, mereka tak hanya berempat di dalam ruangan. Mereka berlima.
Brigadoon
Skotlandia selain terkenal dengan legenda Nessie, monster di Danau Lochness, juga memiliki sakibul hikayat yang penuh misteri, yakni kota Brigadoon. Kabarnya, kota ini hanya muncul selama 1 hari saja dalam 100 tahun.Kota kecil ini terletak di dataran tinggi bonny Scotland. Dikisahkan, Brigadoon tiba-tiba hilang di tahun 1754. Anehnya, penduduk di kota ini seolah menjadi panjang umur, karena setiap muncul satu kali dalam seabad, usia mereka hanya bertambah satu hari.Mereka tidur selama 100 tahun - dalam hitungan penduduk Brigadon, waktu tersebut seperti malam hari saja. Bisa diterka, bila seseorang yang tinggal di Brigadoon meninggal pada usia 70 tahun artinya ia hidup selama 25 ribu abad lebih!Siapa pun yang beruntung bisa memasuki Brigadoon pada hari kemunculannya akan merasa begitu gembira, seolah masuk ke taman surga. Sayangnya, hanya bisa tinggal sehari saja karena desa ini kembali tertutup kabut dan menghilang.Ada sebuah cerita yang berkembang dan diyakini menjadi bukti keberadaan Brigadoon. Suatu saat ada dua penggembala sedang mencari ternak mereka di dataran tinggi Skotlandia. Tiba-tiba mereka merasakan hari menjadi cerah, matahari bersinar dengan indahnya. Padahal dataran ini selalu berkabut setiap hari.Saat menikmati cahaya matahari, kambing gembalaan mereka muncul begitu saja. Dua gembala ini pun jadi semakin takjub. Di salah satu sisi lembah, mereka melihat sebuah kota kecil dengan jalan-jalan yang indah laksana dalam lukisan.Mereka pun berbalik arah menuju desa mereka sendiri ingin memberitahu orang-orang. Ketika warga desa berlari mengikuti dua gembala ini, kabut kembali datang dan menelan Brigadoon kembali.Pada tahun 1954, kisah dari Mitos Brigadoon pun diadaptasi dalam sebuah film musikal dengan judul yang sama yaitu Brigadoon. Kini setiap 100 tahun sekali menjadi hari peringatan Brigadoon dengan parade dan tarian.
Between History and Mythic
Apa itu legenda urban?Soal definisi legenda urban, banyak versinya. Menurut Wikipedia, legenda urban adalah sebuah mitos atau legenda kontemporer yang kerap dipercaya sebagai sebuah kebenaran. Legenda ini kebanyakan terkait dengan kisah misteri, horor, mengerikan, humor hingga kisah moral. Dan legenda urban tidak selalu kisah bohong, tetapi seperti kisah yang disebarkan dari mulut ke mulut dan kadang disampaikan secara hiperbola sehingga menjadi sensasional.Berdasarkan sebuah penelitian antropologi, legenda urban adalah kisah-kisah fantastis yang menyebar luas di seluruh dunia dan diulang-ulang. Kisah ini diceritakan oleh saksi atau berdasarkan fakta di masa lalu.Kendati legenda urban dipandang sebagai manifestasi modern, dalam hal struktur dan peran, mereka tidak selalu berupa legenda perkotaan. Mereka adalah cerita rakyat yang populer dan menyebar dari individu ke individu lainnya. Hal ini membuat dunia pendidikan tertarik dengan legenda urban mulai paruh pertama abad ke-20, di mana muncul studi perbandingan antara pengetahuan dan budaya rakyat atau disebut folklorists.Diduga ada dua orang yang menyebarkan istilah legenda urban. Pertama adalah Richard Mercer Dorson, yang menyebutkan istilah tersebut dalam bukunya American Folklore yang diterbitkan tahun 1959. Dia menulis tentang legenda di kota besar dan legenda mahasiswa.Sementara satu orang lainnya adalah murid Dorson, Jan Harold Brunvand, yang mempopulerkan penelitian kontemporer tentang legenda urban dengan serangkaian publikasi dari legenda urban Amerika, dimulai pada tahun 1981 dengan The Vanishing Hitchhiker: American Urban Legends and their Meanings.Tidak seperti legenda tradisional, legenda urban dilaporkan sebagai peristiwa kontemporer, di mana saksi menceritakan sebuah cerita yang benar-benar terjadi. Meskipun legenda urban menyebar ke seluruh wilayah, namun cerita yang mendasarinya tetap tidak berubah. Dan kendati legenda urban mungkin memiliki sedikit kebenaran, namun ada juga yang jauh dari kisah lokal dan ditambah-tambahkan karena untuk melokalisasi legenda itu.Salah satu ciri sebuah legenda urban terletak pada akhir cerita yang aneh tapi tampak masuk akal, sehingga diambil sebagai kebenaran. Legenda ini sering mencampur humor dan horor, membangkitkan rasa moralitas atau kecemasan tersembunyi untuk menyentuh empati.Antropolog Yopie Septiadi mengatakan, bahwa legenda urban adalah cerita mistis yang dipercaya ada (termasuk dengan risikonya jika melanggar pantangan), yang ada di masyarakat kota. Menurutnya, legenda urban terdiri atas cerita yang dipengaruhi oleh budaya asal (asli) masyarakatnya meski mereka tinggal di lokasi berbeda. Jadi, cerita tersebut dibawa dalam pikiran atau pengetahuan mereka.Kedua, cerita yang muncul dari kehidupan di kota itu sendiri. Biasanya dikaitkan dengan peristiwa tragis atau diketahui banyak orang. Misalnya, ada peristiwa ditemukannya mayat perempuan korban pemerkosaan yang dibuang di suatu jalan raya dan hal ini menjadi potensi munculnya legenda urban. Arwah mayat tersebut tidak tenang, sehingga mengganggu pengendara motor atau mobil yang melintas pada waktu tertentu dan supaya tidak diganggu, mereka membunyikan klakson."Dengan demikian, ada kalanya urban legend mengikuti konsep takhayul dalam ilmu folklore, yaitu pantangan (jika) dilanggar akan berakibat dan convertion, yakni cara atau siasat supaya terhindar dari akibat,"legenda urban juga bisa muncul dari biografi kehidupan di suatu tempat di kota pada masa lalu yang dikaitkan dengan masyarakat kota pada masa kini. Untuk mengaitkan hal itu, biasanya didukung oleh konteks atau tempat yang dianggap sakral atau angker, seperti makam dan sebagainya. Contoh, pastur tanpa kepala di TPU Jeruk Purut.Sementara sosiolog Sigit Rochadi menuturkan, bahwa legenda urban atau mitos itu sama, yakni cerita yang dipercaya masyarakat dan menjadi bagian dari identitias masyarakat itu. Mitos itu sebagian adalah cerita mistis."Jadi mistis itu memposisikan masyarakat masih di alam metafisika. Kalau masyarakat modern sepenuhnya rasional, tapi masyarakat modern tidak sepenuhnya bersandar pada positivisme. Sebagian masyarakat di dunia masih percaya pada metafisika, cerita heroik, epos kepahlawanan yang masih mengandung mitos, baik di Prancis, Amerika, khususnya di Asia,"legenda urban memang sulit dijelaskan secara rasional tapi cerita itu bagian dari identitas masyarakat setempat. Dan biasanya, cerita legenda urban dari generasi ke generasi mengalami penambahan hingga menjadi banyak versi. Dan seiring berkembangnya masyarakat, menurutnya legenda urban bukannya hilang, namun makin berkembang.
Hantu Boneka Uci
Bagi kalian warga Bandung pasti sudah tidak asing lagi mendengar kisah hantu boneka Uci, yap.. tepatnya di jalan Siliwangi terdapat pohon yang terkenal akan kisah hantu boneka tersebut. Dan juga tidak di pungkiri lagi bahwa di jalan Siliwangi sendiri memang sering terjadi kecelakaan.Di balik ramainya jalan Siliwangi yang sering dilewati oleh kendaraan, siapa sangka terdapat kisah mistis yang menyelimutinya. Konon, menurut masyarakat sekitar bermula dari tragedi kecelakaan seorang gadis kecil bernama Uci, yang hingga kini arwahnya masih sering muncul dan bergentayangan sambil membawa boneka di sekitaran jalan Siliwangi.Uci meninggal karena kecelakaan lalulintas, pada tahun 1980 oleh seorang pengendara yang sembrono. Pada saat itu keluarga Uci hendak makan malah, selepas memarkirkan mobil dan hendak menyebrak sebuh mobil melaju kencang dari arah Cimbuluit hingga terjadi sebuah kecelakaan yang menyebabkan seorang gadis bernama Uci terpental cukup jauh hingga ke pohon pinggir jalan SiliwangiGadis kecil itu mengucapkan kalimat terakhir, “Boneka Uci mana?”Menurut kabar, gadis kecil tersebut memang tak lantas meninggal di tempat kejadian. Uci kecil sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun naas, gadis kecil tersebut tidak dapat tertolong, namun sebelum gadis kecil itu meninggal ia sempat mengucapkan sebuah kata. “Boneka Uci mana?”Seketika pertanyaan tersebut, banyak warga yang ikut mencari boneka Uci, menurut cerita boneka tersebut menyerupai boneka panda, namun hingga ajal menjemputnya boneka tersebut tidak juga ditemukan seolah hilang di telan kabut. Jalan siliwangi dan lokasi kejadian kecelakaan tersebut sudah di sisir dengan teliti, tetapi tetap saja keberadaan boneka tersebut tidak ditemukan, Hingga hembusan nafas terakhirnya keberadaan boneka tersebut tidak ditemukan hingga kini menjadi sebuah misteri.Sejak saat kejadian itulah hantu si kecil Uci sering muncul. Tak lama selang meninggalnya gadi kecil itu, tidak sedikit para pengendara yang melaporkan telah melihat hantu si kecil Uci bergentayangan di sekitar jalan Siliwangi sambil membawa boneka panda kesayangannya, ia juga kerap terlihat sedang duduk di atas pohon di sekitaran jalan Siliwangi dengan gerak – gerik layaknya gadis kecil biasa yang sedang bermain dengan bonea pandanya. Yang konon katanya hantu gadis kecil itu suka meyapan para pengendara yang melintas di jalan Siliwangi pada waktu malam hari. Dan menurut orang – orang sekitar keberadaan hantu Uci ini memang tidak mengganggu namun tetap saja menyeramkan bukan? Walaupun hanya gadis kecil namun tetap saja dia hantu.
Nenek Gayung
Konon nenek gayung merupakan manusia yang menguasai ilmu hitam, dan dia membutuhkan sejumlah tumbal untuk dapat menyempurnakan ilmunya.Nenek misterius ini kemudian diceritakan muncul di suatu sore, di salah satu kota besar di Indonesia.Mitosnya, siapapun yang berbicara kepada nenek misterius ini, dalam kurun waktu beberapa hari dia akan mati sebagai tumbal ilmu hitam.Suatu hari, dua orang pria tengah melintas di jalanan dengan mengendarai sepeda motor. Mereka kemudian menyadari kehadiran seorang nenek di tepi jalan.Nenek ini terlihat linglung dan sepertinya butuh bantuan. Kedua pria ini kemudian mendekati nenek tersebut dan menanyakan kemana arah yang ingin ditujunya.Entah bagaimana, mereka akhirnya mengantar nenek ini dengan membonceng tiga.Setelah beberapa jauh berjalan, mungkin karena posisi memboncengnya atau bagaimana. Motor yang dikendarai mengalami kecelakaan setelah menabrak sebuah mobil di tengah jalan.Mereka berdua pun terjatuh. Anehnya, salah satu dari mereka tewas seketika tanpa penyebab yang jelas.Temannya yang menyadari temannya telah meninggal, kemudian mencari nenek yang tadi mereka bawa. Namun dia tidak menemukan nenek misterius tersebut.Ketika menanyakannya kepada orang-orang yang mengerumuni mereka, tak ada satupun yang melihat sosok nenek itu.Bagi mereka, yang ada cuma kedua orang itu yang berada di atas motor. Sejak itu, rumor keberadaan hantu nenek gayung mencari tumbal semakin kencang berhembus.Bahkan cerita-cerita penampakan sosok hantu nenek gayung muncul di beberapa tempat di Indonesia, membuat panik sebagian masyarakat.Kian maraknya orang-orang membicarakan nenek misterius ini membuat sosoknya menjadi legenda seketika.Bermacam-macam cerita pun mengiringinya. Ada yang mengatakan bahwa nenek gayung itu mengumpulkan tumbal buat pembangunan “busway” yang ketika itu sedang berlangsung.Bahkan sampai cerita-cerita kematian misterius yang diduga karena nenek gayung pun sering dihubung-hubungkan.Nenek gayung yang biasa diceritakan orang-orang yang mengaku pernah melihatnya adalah seorang nenek renta yang mengenakan kebaya.Identitas lainnya ia selalu menggenggam sebuah gayung dan tikar di tangannya.Namun, ada juga yang mengatakan bahwa nenek ini mengenakan pakaian serba hitam.Bermacam-macam penampakan sosok nenek gayung bermunculan, yang jelas dia selalu terlihat membawa sebuah gayung dan tikar.Menurut ceritanya, gayung dan tikar itu akan digunakan oleh nenek tersebut dalam melakukan ritual pengambilan nyawa korbannya.Kabarnya, siapa pun yang pernah berbicara dengannya, maka dalam kurun beberapa hari dia akan didatangi sosok nenek menyeramkan tersebut.Nenek itu akan hadir ketika kamu sedang tertidur pulas di malam hari. Lalu dia akan memandikanmu dengan gayung beralaskan tikar yang dibawanya. Layaknya orang yang sudah mati.Sebagian masyarakat yakin dengan mitos yang mengatakan bahwa siapapun yang dimandikan oleh nenek gayung. Maka dia tak akan pernah bangun lagi dari tidurnya.
Kolor ijo
Pada awal tahun 2000-an, masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan kemunculan sesosok makhuk halus yang disebut Kolor Ijo. Kolor Ijo digambarkan sebagai sosok siluman botak berwarna hijau yang berkeliaran hanya mengenakan celana dalam atau kolor saja.Konon asal-usul Kolor Ijo merupakan salah satu bentuk pesugihan yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan kekayaan secara instan. Syaratnya, sang Kolor Ijo harus memerkosa wanita baik yang remaja dan yang sudah berkeluarga.Bahkan kabarnya beberapa wanita yang pernah di tiduri oleh makhluk ini, konon katanya makhluk ini pun juga mengincar nenek – nenek, tidak hanya wanita muda saja. Dan katanya cerita misteri kolor ijo ini masih berkembang hingga saat ini di daerah – daerah tertentu.Kemunculan hantu kolor ijo pertama kali di kampung Cijengkol, Bekasi. Seorang wanita yang mengaku telah di perkosa oleh sosok misterius berwarna hijau di sepan putranya yang berumur dua tahun, serta mertua perempuannya. Dan sejak kasus tersebut sontak banyak kasus yang serupa terjadi, di daerah Jabodetabek bahkan meluas sampai ke bagian Jawa Tengah dan Jawa Timur.Menurut cerita hantu tersebut memiliki ciri – ciri berkepala botak, berwujud lelaki dengan badan yang besar, berbulu lebat dan memiliki telinga yang lebar. Serta celana kolornya yang berwarna hijau tidak ketinggalan dari sosok hantu ini, menurut cerita bila seseorang telah di tangkap oleh hantu kolor ijo ini tidak akan bisa melepaskan diri.Karna kisah menyeramkan hantu kolor ijo ini meresahkan bayak warga dan tidak ingin menjadi korban dari hantu ini, oleh karna ini banyak warga yang memagari rumahnya menggunakan bambu kuning dan daun kelor yang di percaya warga memiliki kekuatan magis yang tidak bisa membuat makhluk ini masuk ke dalam rumah.Konon katanya hantu kolor ijo ini memiliki kelemahan terhadap bawang putih, dan bagi para wanita yang bepergian disarankan selalu membawa bawang putih, agar makhluk kolor ijo ini tidak dapat mengganggu.Teror mengerikan akan hantu kolor ijo ini, ada kasus seorang wanita yang di paksa untuk memenuhi hasrat kolor ijo ini, sampai tertusuk alat vitalnya hingga tewas tetapi belum ada penjelasan lebih mendalam akan kasus ini.
Rumah Gurita
Bagi beberapa orang, Rumah Gurit memang menjadi hal yang tidak asing.Karena sejatinya memang ada lokasi di Bandung yang bernama Rumah Gurita dan di kenal sebagai salah satu lokasi paling misterius dan angker di Bandung.Rumah Gurita memiliki berbagai mitos yang belum tentu benar atau salah.Sama seperti berbagai kota lain di Indonesia, Bandung juga memiliki beberapa lokasi yang memang di percaya angker dan mengerikan.Salah satu yang begitu tersohor adalah Rumah Gurita.Jika kamu berkunjung ke Bandung, kamu bisa menemukan Rumah Gurita di belakang hotel Grand Aquila.Tak cukup sulit untuk menemukan Rumah Gurita.Karena bangunan ini cukup jelas dari jalan Pasteur di sebelah hotel Grand Aquila.Bahkan jika kamu menyebrang, sosok rumah tersohor itu begitu mudah terlihat.Untuk masuk ke sana, kamu bisa melewati jalan Sukadamai tak jauh sebelum hotel Aquila.Nanti kamu akan menemukan bangunan besar dengan kaca-kaca gelap yang besar, gambar wajah-wajah orang jaman dulu, kartu domino/remi yang di panjang dalam ukuran raksasa.Jika banyak orang yang penasaran dengan misteri Rumah Gurita, sepertinya warga yang tinggal di sekitar rumah itu justru sebalikanya.Memang sih di atap rumah itu ada sebuah patung gurita raksasa berwarna hitam yang akhirnya membuat rumah itu di juluki Rumah Gurita.Namun ketua RT di kawasan tersebut justru bercerita jika patung gurita yang ada di atas rumah itu sejatinya hanyalah dekorasi karena patung itu di pakai untuk tandom air.Di mana di dalam kepala gurita itu ada wadah untuk menampung air.Bentuk patung yang besar dengan tentakel yang menjulur kemana-mana dan menutupi bagian atap rumah membuat berkesan mengerikan.Karena begitu misterius, Rumah Gurita sempat di tuding sebagai gereja iblis.Hal ini di ketahui bahwa nomor Rumah Gurita adalah enam di mana sang pemilik memasang tiga angka enam dalam pola berbeda.Jika kamu tahu, tiga angka enam yakni 666 sudah sejak lama di anggap sebagai simbol iblis.Akhirnya berkembang mengenai rumah ini sebagai tempat pemujaan.Beberapa rumor yang sempat berkembang adalah jika kamu ingin bergabung dengan sekte sesat ini maka jari mu akan di tusuk untuk persembahan darah kepada setan.Lalu lagu yang di gunakan adalah lagu-lagu heavy mental dan menggunakan kitab Anton Lavey Satanic Bible.Seakan kurang, mereka yang melakukan pemujaan harus makan tubuh bayi dari klinik aborsi dan dan meminum darahnya.Dengan isu yang berhembus luas dari Rumah Gurita adalah sebagai tempat ritual sesat, sang ketua RT setempat justru tak tahu menahu karena dia hanya tahu bahwa bangunan itu merupakan tempat tinggal.Di mana ada orang yang memang menempati Rumah Gurita meskipun bukannya sang pemilik.Di kabarkan orang yang tinggal di sana adalah orang tua san malas membuka pintu kepada tamu sehingga seolah-olah tampak tak berpenghuni.Namun sang ketua RT justru punya cerita unik di mana sempat ada seseorang yang ingin mendaftar di gereja yang di akui di Rumah Gurita itu.Hal itu membuat ketua RT binggung karena baru kali ini tahu ada orang yang ingin beribadah harus mendaftar dulu.Karena banyaknya rumor dan pertanyaan, Rumah Gurita menjadi benar-benar misterius.Belum lagi bentuk bangunan yang seolah selalu tertutup dan warna tembok yang mengelupas membuat Rumah Gurita tampak angker.Karena banyaknya rumor tidak jelas tersebar di Rumah Gurita yakni sebagai lokasi ritual sesat dan sekte bebas, kepolisian sampai melakukan pemeriksaan.Yap, banyak rumor menyebutkan jika anggota pengikut ritual sesat di sana di wajibkan melakukan seks langsung di depan jemaat lain.Namun dari pemeriksaan kepolisian, mereka sama sekali tak menemukan fakta jika bangunan itu di gunakan untuk sesat dan seks bebas.Tudingan itu kabarnya sempat di bantah oleh rekan pemilik rumah yang menyebutkan tak ada aktivitas gereja sesat dan sekte seks bebas di rumah itu seperti tudingan banyak orang.Dia menjelaskan bahwa Rumah Gurita hanya di huni tiga orang yang menjaga.Senada dengan ungkapan rekan pemilik rumah, beberapa tetangga yang sudah lama tinggal di dekat Rumah Gurita juga tak pernah menemukan kegiatan kecurigaan di sana.
Hantu Jamu Gendong
Cerita nyata misteri hantu ini terjadi ketika Tono sedang bertugas jaga malam di kantor tempatnya berkerja.Sebagai seorang Satpam pasti sudah menjadi hal yang lumrah bekerja di shift malam.Sosok Hantu Jamu Gendong menghampiri Tono yang tengah asyik minum kopi di pos satpam.Ketika itu jam baru menunjukkan pukul 09:00 malam.Setelah patroli mengelilingi gedung kantor Tono beranjak keluar dari pintu gerbang tempatnya berkerja untuk melihat situasi dan kondisi sekitarnya.Satpam tersebut merasa sedikit aneh dengan keadaan sekalilingnya, di mana pertokoan sudah pada tutup sejak pukul 08:00 malam dan hanya terlihat seorang penjual nasi goreng tenda yang sepi pelanggan.Karena tidak ada teman ngobrol lantas Tono kembali ke pos jaga membuat kopi sebagai penghangat perut di malam itu.Belum juga kopi yang ia buat habis tiba-tiba ada suara seorang perempuan setengah baya yang bersumber dari balik gerbang menawarkan jamu pegel linu dan lain sebagainya.Tono yang tak curiga jika wanit tersebut merupakan Hantu Jamu Gendong lantas membuka gerbang dan meminta untuk di buatkan secangkir jamu pegel linu.Singkat cerita, Satpam di sebuah bank swasta itu lantas menghabiskan jamu tersebut.Ketik hendak membayar rupanya dompet Tono tertinggal di jaket yang ia centelkan di ruang samping kantor yang menjadi tempatnya parkir sepeda.Sebelumnya ia telah memiliki feeling yang tidak mengenakkan, terlebih ketika si penjual jamu gendong hanya diam saja ketika ia ajak bicara.Singkatnya Tono mengambil dompet di jaket untuk membayar jamu tersebut.Namun betapa terkejutnya ketika ia kembali di halaman kantor wanita setengah baya tersebut telah lenyap dan tak ada lagi di sana.Kisah misteri nyata ini rupanya baru di sadari oleh Tono.Ia berusaha mencari sekeliling dan menuju ke jalan untuk melihat apakah ada tukang jamu gendong yang terlihat berjalan.Ia berfikir pasti tukang jamu gendong tadi belum jauh dari tempatnya berkerja mengingat ia hanya mengambil uang dalam hitungan menit saja.Cerita misteri rupanya tak sampai di situ saja, ketika Tono hendak kembali ke pos jaga tanpa sengaja ia melihat tumpahan jamu yang tadi ia minum.Dan tiba-tiba tumpahan jamu yang ia minum berubah menjadi darah dan berbau anyir, sontak Tono lari ke toilet yang berada di belakang dan memuntahkan jamu yang telah ia minum.Perasaan merinding, takut sekaligus gemetar langsung menyelimuti Tono.Ia semakin yakin bahwa wanita yang barusan ia temui merupakan sosok Hantu Jamu Gendong yang menjadi pembicaraan masyarakat di sekitar tempatnya berkerja beberapa waktu yang lalu.Demikian cerita misteri nyata yang di alami Tono ketika di ganggu Hantu Jamu Gendong.
Hantu Jeruk Purut
Di kisahkan pada tahun 1986, seorang penjaga tempat makam TPU Jeruk Purut yang saat itu sedang jaga malam, ia melihat sesoaok pastur tak berkepala sedang berjalan melintas melalui di antara makam perkuburan.Pastur itu sedang menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, di ikuti se'ekor anjing.Konon, pastur ini " salah pulang ".Ia mencari-cari tempat makam kuburannya yang sebenarnya bukan berada di situ, melainkan di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di sini TPU Jeruk Purut hanya ada pemakaman unit Islam.Sapri Saputra, adalah salah satu penjaga makam yang melihat hantu pastur kepala buntung itu, hingga kini dia masih tetap menjaga makam TPU Jeruk Purut tersebut dan di anggap menjadi juru kunci atau kuncen serta orang yang di tuakan di TPU Jeruk Purut.Kesaksian dari bapak Sapri ini kemudian membuat ceritanya menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini sosok hantu " Sang Pastur Kepala Buntung " telah menjadi legenda horor di tempat pemakaman Jeruk Purut tersebut.Konon kata warga di situ, jika anda keinginan untuk menemui pastur legendaris ini, anda harus tepat pada waktu tengah malam Jum'at dengan jumlah ganjil (sendirian atau bertiga).Testimonial : Sejak kecil, Asmari (36), anaknya dari Bapak Sapri, telah terbiasa tinggal di kawasan areal pemakaman Jeruk Purut.Ayahnya adalah seorang pegawai Pemda dan dulunya pernah berkerja di sana.Semenjak ia ku lulus sari SD (1986), Asmari telah menjadi pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut ia mengikuti jejak ayahnya yang dulu juga pernah berkerja di situ.Menurut pengakuan Asmari, pengalamannya dalam bertemu dengan sosok makhluk-makhluk gaib merupakan hal yang sudah biasa baginya, mulai dari melihat sosok penampakan kuntilanak, tuyul, pocong, genderuwo dan lain-lain sebagainya.Pada suatu hari menjelang petang (magrib) di tahun 1986, Asmari hendak pulang ke rumah bersama di temani dengan ayahnya.Mereka berdua tiba-tiba di kejutkan sesuatu, karena melihat seorang anak kecil telanjang bulat tengah asyik sendirian bermain berlarian di antara tanah makam kuburan sambil tertawa-tawa cekikikan.Anak itu lalu berteriak dan meminta uang kepada Asmari.Asmari heran karena anak itu masih terlihat asing baginya atau tak di kenalinya, sementara ia sangat mengenal dengan semua penduduk yang ada di kampung belakang Jeruk Purut.Dulu di situ memang hanya ada satu kampung yang di mana penduduknya tidak terlalu banyak jumlah penghuninya.Ketika di tanya tentang latar belakangnya, anak kecil itu malah pergi berlari ke dalam salah satu makam keramat, sebuah tempat makam tradisional khas Betawi.Asmari lalu pergi mengikuti kemana arah perginya anak itu, hingga ke dalam makam keramat itu, dan tentu bisa di tebak anak itu menghilang entah kemana.
Rumah Pondok Indah
Setelah kosong selama puluhan tahun.Rumah Hantu Pondok Indah konon menjadi tempat makhluk halus berkumpul.Menurut mitosnyang beredar, kalau ada yang memasuki rumah itu maka orang itu kadang tidak dapat kembali lagi.Pada akhir September 2002, kisah tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini sempat ramai di bicarakan.Kejadian ini sempat menghebohkan karena di depan rumah tersebut tertinggal gerobak nasi goreng tanpa pemiliknya.Konon, malam sebelum hilangnya tukang nasi goreng tersebut, dia hendak mengantar nasi goreng yang di pesen oleh seorang perempuan dari dalam rumah tersebut.Namun setelah masuk ke dalam, ia tak pernah keluar lagi.Sebenarnya dahulu rumah itu pernah di tinggali sebuah keluarga.Namun mereka berserta pembantunya di bantai oleh sekawan perampok.Semuanya meninggal dengan mengenaskan dalam rumah tersebut.Namun ada yang bilang sebenarnya motifnya persaingan bisnis.Perampok itu hanya kedok untuk menutupi identitas persaingan bisnis yang merencanakan pembunuhan tersebut.Setelah beberapa hari kemudian, mulai banyak kejadian aneh-aneh dan horor di rumah itu.Semakin lama di kosongkan, Rumah Pondok Indah tersebut semakin angker.Menurut cerita lain yang beredar, supir taksi yang lewat rumah menyeramkan tersebut sering di ganggu.Cerita lain menyebutkan menjelang subuh atau habis magrib sering terlihat anak kecil bermain basket di lapangan parkir.Rumah itu kini di tumbuhi semak belukar hingga terlihat tak terawat di siang hari.Jika malam hari, terkadang ada yang melihat rumah itu seperti bagus kelihatannya.Setelah di renovasi, rumah itu sempat di sewakan, namun tidak ada yang betah menempati rumah tersebut karena mengaku di hantui oleh penunggu rumah tersebut.Sekitar tahun 2002, Nurdin (32), penjual gulai dan soto di sekitar Pondok Indah , mengaku pernah melihat penampakan hantu yang menyerupai bapak-bapak mondar-mandir di halaman depan rumah ini.Namun, akhir-akhir kehororan rumah ini kian memudar.Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat di jadikan tempat bermalam para tunawisma dan tidak ada kejadian aneh yang terjadi lagi.
Si Manis Jembatan Ancol
Sebut Saja Jembatan Ancol, yang dahulu merupakan jembatan goyang, yang terletak di Jakarta Utara.Jembatan ini lebih populer di banding dengan jembatan lain yang lebih besar dan lebih bagus di Jakarta.Bukan karena keunikan bentuk bangunan atau ukuran jembatan ini, melainkan cerita di balik jembatan ini.Pada tahun 1995, seorang pelukis di Ancol di datangi seorang perempuan yang meminta di lukis.Ketika itu hari telah gelap dan gerimis mulai turun.Sesuai permintaan perempuan tersebut, sang pelukis mulai menyapu kuasnya pada permukaan kanvas.Namun, saat sang pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang.Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol.Mitos ini sudah di mulai puluhan tahun sebelumnya.Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang (tambak), seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si Manis.Perempuan itu naik perahu malam-malam san membayar pendayung tersebut dengan daun.Keterangan ini di dapat dari Kostan Simatupan, seorang fotografer keliling di Ancol.Sebenarnya siapakah Si Manis Jembatan Ancol tersebut ?Berdasarkan tradisi lisan yang berkambang di masyarakat sekitar, Si Manis tersebut bernama Mariyam (ada juga yang mengatakan gadis itu bernama Siti Ariah), yaitu seorang gadis manis kembang desa yang meninggal di kawasan Jembatan Ancol dan jasadnya di buang setelah sebelumnya di perkosa.Karena kematian yang tidak wajar, akhirnya Mariyam menjadi penunggu Jembatan Ancol dan beberapa kali menampakkan diri pada orang-orang tertentu.Seperti yang pernah di alami oleh Anshori, penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol.Anshori mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat.Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada tahun 1990, tepatnya di samping jembatan goyang.Saat malam Jum'at, Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis.Sekitar pukul 01:00 pagi, lewat seorang perempuan.Ketika sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum.Anshori menyapa perempuan yang di kiranya calon pembeli dagangannya itu.Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50cm.Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu.Setelah di tanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang.Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan AncolHotel Horison Ancol, yang juga terletak di kawasan Ancol, pun tak lepas dari cerita.Di hotel ini sering terlihat wanita cantik yang melintas di depan mata tapi saat di perjelas wanita tersebut hilang entah kemana.Konon wanita tersebut tak lain adalah sang tokoh legendaris " Si Manis Jembatan Ancol ".Kabarnya management hotel membuat kamar khusus untuk si hantu manis ini.Tak percaya datang saja sendiri.Masih dari kawasan Ancol, Jakarta Utara.Selain Hotel Horison, putri duyung Ancol juga memiliki cerita.Di salah satu bangunan putri duyung Ancol pernah ada suatu kejadian di mana seorang wanita simpanan terbunuh secara mengenaskan.Selain dari putri duyung, kawasan area balap mobil Ancol juga menyimpan sebuah cerita.Tahukah anda, bahwa tempat ini merupakan tempat pertama kali di temukannya mayat terpotong (kasua mutilasi).Legenda mayat terpotong menjadi tiga belas (13) bagian ini adalah rekor tersendiri yang mengawali peristiwa mayat terpotong-potong lainnya di seputar Jakarta.Hingga saat ini pembunuhannya tidak pernah di temukan.Selain jembatan Ancol, kali sunter Ancol juga di anggap angker oleh masyarakat sekitar.Dahulu, di kali ini pernah ada kejadian yang menewaskan banyak orang, yaitu terperosoknya metro mini ke dalam kali sunter.Sehingga sebagian besar penumpangnya tenggelam.
CERITA SI KANCIL DAN BUAYA
Dikisahkan pada suatu siang yang terik, seekor kancil berjalan lunglai menahan haus dan lapar. Musim kemarau sudah tiba. daratan tempat tinggal Kancil sudah kering dan tak ada makanan."Aduh aku lelah dan lapar sekali. Musim kemarau sudah tiba," keluh Kancil.Kancil pun berjalan menuju sungai nun segar. Ia hanya bisa minum tanpa bisa makan.Tiba-tiba di seberang sungai, Kancil melihat kebun timun tumbuh subur dan lebat. Mentimun adalah makanan kesukaan Kancil. Ia berniat menyeberangi sungai yang dalam tersebut.Namun sungai tersebut penuh dengan buaya buas.sungai ini penuh dengan buaya yang rakus. Jika aku menyeberang, pasti aku akan dimakan," kata Kancil."Dari jauh, tampak tiga ekor buaya berenang mendekati Kancil."Kancil, kebetulan sekali kau datang ke sungai ini. Mendekat dan minumlah air sungai kami yang segar. Kau haus bukan? " bujuk seekor buaya paling besar.Kancil yang cerdik pun tidak mudah kena bujuk rayu buaya.Ia pun berfikir keras bagaimana caranya ia bisa menyeberang.Tak perlu waktu lama, Kancil si Cerdik pun menemukan ide cemerlang." Wahai buaya.... Sebenarnya aku ke sini diperintahkan oleh raja hutan untuk membagikan daging segar untuk kalian semua," tutur Kancil."Benarkah Kancil?" tanya Buaya.Kancilpun mendekat ke sungai sambil meminum air segar."Tetapi aku harus tahu jumlah kalian semua agar adil," kata Kancil."Lalu apa yang harus kami lakukan?" tanya Buaya."Panggil teman-temanmu kemari, aku akan menghitung jumlahnya," kata Kancil.Lalu salah satu buaya pun pergi untuk memanggil teman-temannya.Belasan buaya sudah berkumpul di hadapan kancil.Kancil sebenernya menyimpan rasa takutnya melihat banyak buaya beringas ada di hadapannya."Kalau kalian bergerombol begitu, mana bisa aku menghitungnya. Sekarang berbarislah yang rapi," pinta Kancil.Para buaya pun berbaris di sepanjang sungai agar bisa dihitung jumlahnya.Kancil pun lantas menginjak barisan buaya itu. Kancil melompat dari punggung buaya satu ke buaya lainnya sambil menghitungnya.satu, dua, tiga,......... dua belas, tiga belas, empat belas," hitung Kancil.Kancil menghitung jumlah biaya nyaSetelah sampai pada buaya yang ada di barisan terakhir maka ia pun melompat dan sampai di seberang sungai.Sesampainya di seberang sungai, Kancil pun mengucapkan terimakasih." Terimakasih telah membantuku menyeberang,"kata Kancil segera berlari kencang.Para buaya pun saling berpandangan." Jadi kita hanya dijadikan jembatan? Kau telah menipu kami. Awas kau kanciiiil," teriak buaya paling besar.
Nyai Anteh sang penunggu bulan
Pada jaman dahulu kala di Jawa Barat ada sebuah kerajaan bernama kerajaan Pakuan. Pakuan adalah kerajaan yang sangat subur dan memiliki panorama alam yang sangat indah. Rakyatnya pun hidup damai di bawah pimpinan raja yang bijaksana. Di dalam istana ada dua gadis remaja yang sama-sama jelita dan selalu kelihatan sangat rukun. Yang satu bernama Endahwarni dan yang satu lagi bernama Anteh. Raja dan Ratu sangat menyayangi keduanya, meski sebenarnya kedua gadis itu memiliki status sosial yang berbeda. Putri Endahwarni adalah calon pewaris kerajaan Pakuan, sedangkan Nyai Anteh adalah hanya anak seorang dayang kesayangan sang ratu. Karena Nyai Dadap, ibu Nyai Anteh sudah meninggal saat melahirkan Anteh, maka sejak saat itu Nyai Anteh dibesarkan bersama putri Endahwarni yang kebetulan juga baru lahir. Kini setelah Nyai Anteh menginjak remaja, dia pun diangkat menjadi dayang pribadi putri Endahwarni."Kau jangan memanggilku Gusti putri kalau sedang berdua denganku," kata putri. "Bagiku kau tetap adik tercintaku. Tidak perduli satatusmu yang hanya seorang dayang. Ingat sejak bayi kita dibesarkan bersama, maka sampai kapan pun kita akan tetap bersaudara. Awas ya! Kalau lupa lagi kamu akan aku hukum!""Baik Gust.....eh kakak!" jawab Nyai Anteh."Anteh, sebenarnya aku iri padamu," kata putri."Ah, iri kenapa kak. Saya tidak punya sesuatu yang bisa membuat orang lain iri," kata Anteh heran."Apa kau tidak tahu bahwa kamu lebih cantik dariku. Jika kamu seorang putri, pasti sudah banyak pangeran yang meminangmu," ujar putri sambil tersenyum."Ha ha ha.. kakak bisa saja. Mana bisa wajah jelek seperti ini dibilang cantik. Yang cantik tuh kak Endah, kemarin saja waktu pangeran dari kerajaan sebrang datang, dia sampai terpesona melihat kakak. Iya kan kak???" jawab Anteh dengan semangat."Ah kamu bisa saja. Itu karena waktu itu kau memilihkan baju yang cocok untukku. O ya kau buat di penjahit mana baju itu?" tanya putri."Eeee...itu...itu...saya yang jahit sendiri kak." jawab Anteh."Benarkah? Wah aku tidak menyangka kau pandai menjahit. Kalau begitu lain kali kau harus membuatkan baju untukku lagi ya. Hmmmm...mungkin baju pengantinku?" seru putri."Aduh mana berani saya membuat baju untuk pernikahan kakak. Kalau jelek, saya pasti akan dimarahi rakyat," kata Anteh ketakutan."Tidak akan gagal! Kemarin baju pesta saja bisa...jadi baju pengantin pun pasti bisa," kata putri tegas.Suatu malam ratu memanggil putri Endahwarni dan Nyai Anteh ke kamarnya."Endah putriku, ada sesuatu yang ingin ibu bicarakan," kata ratu."Ya ibu," jawab putri."Endah, kau adalah anakku satu-satunya. Kelak kau akan menjadi ratu menggantikan ayahmu memimpin rakyat Pakuan," ujar ratu. "Sesuai ketentuan keraton kau harus memiliki pendamping hidup sebelum bisa diangkat menjadi ratu.""Maksud ibu, Endah harus segera menikah?" tanya putri."ya nak, dan ibu juga ayahmu sudah berunding dan sepakat bahwa calon pendamping yang cocok untukmu adalah Anantakusuma, anak adipati dari kadipaten wetan. Dia pemuda yang baik dan terlebih lagi dia gagah dan tampan. Kau pasti akan bahagia bersamanya," kata ratu. "Dan kau Anteh, tugasmu adalah menjaga dan menyediakan keperluan kakakmu supaya tidak terjadi apa-apa padanya.""Baik gusti ratu," jawab Anteh.Malam itu putri Endahwarni meminta Nyai Anteh untuk menemaninya."Aku takut sekali Anteh," kata putri dengan sedih. "Bagaimana aku bisa menikah dengan orang yang sama sekali tidak aku kenal. Bagaimana kalau dia tidak mencintaiku?""Kakak jangan berpikiran buruk dulu," hibur Anteh. "Saya yakin gusti Raja dan Ratu tidak akan sembarangan memilih jodoh buat kakak. Dan pemuda mana yang tidak akan jatuh hati melihat kecantikan kakak. Ah sudahlah, kakak tenang dan berdoa saja. Semoga semuanya berjalan lancar."Suatu pagi yang cerah, Anteh sedang mengumpulkan bunga melati untuk menghias sanggul putri Endahwarni. Anteh senang menyaksikan bunga-bunga yang bermekaran dan kupu-kupu saling berebut bunga. Dia mulai bersenandung dengan gembira. Suara Anteh yang merdu terbang tertiup angin melewati tembok istana. Saat itu seorang pemuda tampan sedang melintas di balik tembok taman istana. Dia tepesona mendengar suara yang begitu merdu. Ternyata pemuda itu adalah Anantakusuma. Dia sangat sakti, maka tembok istana yang begitu tinggi dengan mudah dilompatinya. Dia bersembunyi di balik gerumbulan bunga, dan tampaklah olehnya seorang gadis yang sangat cantik. Anantakusuma merasakan dadanya bergetar, "alangkah cantiknya dia, apakah dia putri Endahwarni calon istriku?" batinnya. Anantakusuma keluar dari persembunyiannya. Anteh terkejut ketika tiba-tiba di hadapannya muncul pemuda yang tidak dikenalnya."Siapa tuan?" tanya Anteh."Aku Anantakusuma. Apakah kau....."Belum sempat Anantakusuma bertanya seseorang memanggil Anteh. "Anteh!!! Cepat!!! Putri memanggilmu!" kata seorang dayang."Ya. Saya segera datang. Maaf tuan saya harus pergi," kata Anteh yang langsung lari meninggalkan Anantakusuma. "Dia ternyata bukan Endahwarni," pikir Anantakusuma. "Dan aku jatuh cinta padanya. Aku ingin dialah yang jadi istriku."Beberapa hari kemudian, di istana terlihat kesibukan yang lain daripada biasanya. Hari ini Adipati wetan akan datang bersama anaknya, Anantakusuma, untuk melamar putri Endahwarni secara resmi. Raja dan Ratu menjamu tamunya dengan sukacita. Putri Endahwarni juga tampak senang melihat calon suaminya yang sangat gagah dan tampan. Lain halnya dengan Anantakusuma yang terlihat tidak semangat. Dia kecewa karena ternyata bukan gadis impiannya yang akan dinikahinya.Tibalah saat perjamuan. Anteh dan beberapa dayang istana lainnya masuk ke ruangan dengan membawa nampan-nampan berisi makanan."Silahkan mencicipi makanan istimewa istana ini," kata Anteh dengan hormat."Terima kasih Anteh, silahkan langsung dicicipi," kata Raja kepada para tamunya.Anantakusuma tertegun melihat gadis impiannya kini ada di hadapannya. Kerongkongannya terasa kering dan matanya tak mau lepas dari Nyai Anteh yang saat itu sibuk mengatur hidangan. Kejadian itu tidak luput dari perhatian putri Endahwarni. Pahamlah ia bahwa calon suaminya telah menaruh hati pada gasis lain, dan gadis itu adalah Anteh. Putri Endahwarni merasa cemburu, kecewa dan sakit hati. Timbul dendam di hatinya pada Anteh. Dia merasa Antehlah yang bersalah sehinggga Anantakusuma tidak mencintainya.Setelah perjamuan selesai dan putri kembali ke kamarnya, Anteh menemui sang putri."Bagaimana kak? Kakak senang kan sudah melihat calon suami kakak? Wah ternyata dia sangat tampan ya?" kata Anteh.Hati putri Endahwarni terasa terbakar mendengar kata-kata Anteh. Dia teringat kembali bagaimana Anantakusuma memandang Anteh dengan penuh cinta."Anteh, mulai saat ini kau tidak usah melayaniku. Aku juga tidak mau kau ada di dekatku. Aku tidak mau melihat wajahmu," kata putri Endahwarni."A..apa kesalahanku kak? Kenapa kakak tiba-tiba marah begitu?" tanya Anteh kaget."Pokoknya aku sebal melihat mukamu!" bentak putri. "Aku tidak mau kau dekat-dekat denganku lagi...Tidak! Aku tidak mau kau ada di istana ini. Kau harus pergi dari sini hari ini juga!""Tapi kenapa kak? Setidaknya katakanlah apa kesalahanku?" tangis Anteh."Ah jangan banyak tanya. Kau sudah mengkianatiku. Karena kau Anantakusuma tidak mencintaiku. Dia mencintaimu. Aku tahu itu. Dan itu karena dia melihat kau yang lebih cantik dariku. Kau harus pergi dari sini Anteh, biar Anantakusuma bisa melupakanmu!" kata putri."Baiklah kak, aku akan pergi dari sini. Tapi kak, sungguh saya tidak pernah sedikitpun ingin mengkhianati kakak. Tolong sampaikan permohonan maaf dan terima kasih saya pada Gusti Raja dan Ratu."Anteh beranjak pergi dari kamar putri Endahwarni menuju kamarnya lalu mulai mengemasi barang-barangnya. Kepada dayang lainnya dia berpesan untuk menjaga putri Endahwarni dengan baik.Nyai Anteh berjalan keluar dari gerbang istana tanpa tahu apa yang harus dilakukannya di luar istana. Tapi dia memutuskan untuk pergi ke kampung halaman ibunya. Anteh belum pernah pergi kesana, tapi waktu itu beberapa dayang senior pernah menceritakannya. Ketika hari sudah hampir malam, Anteh tiba di kampung tempat ibunya dilahirkan. Ketika dia sedang termenung memikirkan apa yang harus dilakukan, tiba-tiba seorang laki-laki yang sudah berumur menegurnya."Maaf nak, apakah anak bukan orang sini?" tanyanya."Iya paman, saya baru datang!" kata Anteh ketakutan."Oh maaf bukan maksudku menakutimu, tapi wajahmu mengingatkanku pada seseorang. Wajahmu mirip sekali dengan kakakku Dadap,""Dadap? Nama ibuku juga Dadap. Apakah kakak paman bekerja di istana sebagai dayang?" tanya Anteh."Ya....! Apakah....kau anaknya Dadap?" tanya paman itu."Betul paman!" jawab Anteh."Oh, kalau begitu kau adalah keponakanku. Aku adalah pamanmu Waru, adik ibumu," kata paman Waru dengan mata berkaca-kaca."Benarkah? Oh paman akhirnya aku menemukan keluarga ibuku!" kata Anteh dengan gembira."Sedang apakah kau disini? Bukankah kau juga seorang dayang?" tanya paman Waru."Ceritanya panjang paman. Tapi bolehkah saya minta ijin untuk tinggal di rumah paman. Saya tidak tahu harus kemana," pinta Anteh."Tentu saja nak, kau adalah anakku juga. Tentu kau boleh tinggal di rumahku. Ayo kita pergi!" kata paman Waru.Sejak saat itu Anteh tinggal di rumah pamannya di desa. Untuk membantu pamannya, Anteh menerima pesanan menjahit baju. Mula-mula Anteh menjahitkan baju-baju tetangga, lama-lama karena jahitannya yang bagus, orang-orang dari desa yang jauh pun ikut menjahitkan baju mereka kepada Anteh. Sehingga ia dan keluarga pamannya bisa hidup cukup dari hasilnya menjahit.Bertahun-tahun telah berlalu. Anteh kini sudah bersuami dan memiliki dua orang anak. Suatu hari di depan rumahnya berhenti sebuah kereta kencana dan banyak sekali pengawal yang menunggang kuda. Begitu pemilik kereta kencana itu melongokkan kepalanya, Anteh menjerit. Ternyata itu adalah putri Endahwarni. Putri Endahwarni turun dari kereta dan langsung menangis memeluk Anteh."Oh Anteh, sudah lama aku mecarimu! Kemana saja kau selama ni? Kenapa tidak sekalipun kau menghubungiku? Apakah aku benar-benar menyakiti hatimu? Maafkan aku Anteh. Waktu itu aku kalap, sehingga aku mengusirmu padahal kau tidak bersalah. Maafkan aku..." tangis putri."Gusti...jangan begitu. Seharusnya aku yang minta maaf karena telah membuatmu gusar," kata Anteh."Tidak. Akulah yang bersalah. Untuk itu Anteh, kau harus ikut denganku kembali ke istana!" pinta putri."Tapi putri aku sekarang punya suami dan anak. Saya juga bekerja sebagai penjahit. Jika saya pergi, mereka akan kehilangan," jawab Anteh."Suami dan anak-anakmu tentu saja harus kau bawa juga ke istana," kata putri sambil tertawa. "Mengenai pekerjaanmu, kau akan kuangkat sebagai penjahit istana. Bagaimana? Kau tidak boleh menolak, ini perintah!"Akhirnya Anteh dan keluarganya pindah ke istana. Putri Endahwarni telah membuatkan sebuah rumah di pinggir taman untuk mereka tinggal. Namun Anteh selalu merasa tidak enak setiap bertemu dengan pangeran Anantakusuma, suami putri Endahwarni. Pangeran Anantakusuma ternyata tidak pernah melupakan gadis impiannya. Kembalinya Anteh telah membuat cintanya yang terkubur bangkit kembali. Mulanya pangeran Anantakusuma mencoba bertahan dengan tidak memperdulikan kehadiran Anteh. Namun semakin lama cintanya semakin menggelora.Hingga suatu malam pangeran Anantakusuma nekat pergi ke taman istana, siapa tahu dia bisa bertemu dengan Anteh. Benar saja. Dilihatnya Anteh sedang berada di beranda rumahnya, sedang bercanda dengan Candramawat, kucing kesayangannya sambil menikmati indahnya sinar bulan purnama. Meski kini sudah berumur, namun bagi pangeran Anantakusuma, Anteh masih secantik dulu saat pertama mereka bertemu. Perlahan-lahan didekatinya Anteh."Anteh!" tegurnya.Anteh terkejut. Dilihatnya pangeran Antakusuma berdiri di hadapannya."Pa..pangeran? kenapa pangeran kemari? Bagaimana kalau ada orang yang melihat?" tanya Anteh ketakutan."Aku tidak perduli. Yang penting aku bisa bersamamu. Anteh tahukah kau? Bahwa aku sangat mencintaimu. Sejak kita bertemu di taman hingga hari ini, aku tetap mencintaimu," kata pangeran."Pangeran, kau tidak boleh berkata seperti itu. Kau adalah suami putri Endahwarni. Dia adalah kakak yang sangat kucintai. Jika kau menyakitinya, itu sama saja kau menyakitiku," kata Anteh sambil memeluk Candramawat."Aku tidak bisa... Aku tidak bisa melupakanmu! Kau harus menjadi milikku Anteh! Kemarilah biarkan aku memelukmu!" kata pangeran sambil berusaha memegang tangan Anteh.Anteh mundur dengan ketakutan. "Sadarlah pangeran! Kau tidak boleh mengkhianati Gusti putri."Namun pangeran Ananta kusuma tetap mendekati Anteh.Anteh yang ketakutan berusaha melarikan diri. Namun pangeran Anantakusuma tetap mengejarnya."Oh Tuhan, tolonglah hambaMu ini!" doa Anteh, "Berilah hamba kekuatan untuk bisa lepas dari pangeran Anantakusuma. Hamba tahu dia sangat sakti. Karena itu tolonglah Hamba. Jangan biarkan dia menyakiti hamba dan kakak hamba!"Tiba-tiba Anteh merasa ada kekuatan yang menarik tubuhnya ke atas. Dia mendongak dan dilihatnya sinar bulan menyelimutinya dan menariknya. Pangeran Anantakusuma hanya bisa terpana menyaksikan kepergian Anteh yang semakin lama semakin tinggi dan akhirnya hilang bersama sinar bulan yang tertutup awan.Sejak saat itu Nyai Anteh tinggal di bulan, sendirian dan hanya ditemani kucing kesayangannya. Dia tidak bisa kembali ke bumi karena takut pangeran Anantakusuma akan mengejarnya. Jika rindunya pada keluarganya sudah tak dapat ditahan, dia akan menenun kain untuk dijadikan tangga. Tapi sayang tenunannya tidak pernah selesai karena si kucing selalu merusaknya. Kini jika bulan purnama kita bisa melihat bayangan Nyai Anteh duduk menenun ditemani Candramawat.
Asal Mula Cianjur
Akisah, dahulu kala di daerah Jawa Barat, hiduplah seorang lelaki kaya raya. Ia adalah pemilik seluruh sawah dan ladang di desanya. Seluruh penduduk desa hanya menjadi buruh tani penggarap sawah dan ladang si lelaki tuan tanah. Ia dikenal sebagai orang kikir. Penduduk desa memanggilnya dengan julukan Pak Kikir. Bahkan terhadap anak lelaki satu-satunya pun dia tetap bersikap pelit. Untunglah sifat kikirnya tidak menular pada anak lelakinya. Anak Pak Kikir memiliki watak baik hati. Sering dia membantu tetangganya yang kesusahan. Tentu saja tanpa sepengetahuan ayahnya.Konon, menurut anggapan dan kepercayaan masyarakat di desa, jika kita menginginkan hasil panen yang baik dan melimpah, maka kita harus mengadakan pesta syukuran. Karena merasa takut jika panen berikutnya gagal, maka Pak Kikir terpaksa mengadakan pesta syukuran. Semua warga desa diundang oleh Pak Kikir untuk menghadiri syukuran. Penduduk desa merasa gembira dengan undangan Pak Kikir. Mereka mengira akan mendapatkan makanan enak dalam acara selamatan itu. Ternyata perkiraan mereka meleset. Pak Kikir hanya menyediakan hidangan ala kadarnya, itupun tidak cukup untuk menjamu seluruh tamu undangan. Banyak diantara undangan yang tidak mendapat makanan. Mereka akhirnya hanya dapat mengelus dada atas sikap Pak Kikir."Memang keterlaluan Pak Kikir. Mengundang orang tapi menyediakan makanan tidak cukup dan tidak layak, sungguh keterlaluan, buat apa hartanya yang segudang itu?" kata seorang warga."Tuhan tidak akan memberikan berkah pada hartanya yang banyak itu." sambung warga lainnya.Demikianlah pergunjingan dari warga yang hadir pada acara selamatan yang diadakan Pak Kikir.Pada saat pesta selamatan sedang berlangsung, tiba-tiba datanglah seorang nenek tua renta meminta sedekah pada Pak Kikir."Tuan... berilah saya sedekah, walau hanya dengan sesuap nasi." seorang nenek tua mengiba."Apa sedekah? Enak sekali kamu tinggal minta sedekah. Untuk mengumpulkan semua hartaku, aku harus berkerja keras, kamu mengerti tidak?" bentak Pak Kikir."Berilah saya sedikit saja dari harta tuan. Harta milik tuan kan berlimpah ruah." kata si nenek tua."Enak saja. Tidak mau! Cepat pergi dari sini, kalau tidak aku akan suruh tukung pukul untuk meghajarmu!" kata Pak Kikir.Nenek itu pun menagis mengeluarkan air mata karena tidak mendapat sedekah tetapi malah diusir secara kasar oleh Pak Kikir. Dia segera meninggalkan rumah Pak Kikir. Melihat kejadian itu putera Pak Kikir merasa sedih. Diam-diam dia mengambil jatah makan siangnya sendiri, lalu dikejarnya nenek itu. Kemudian jatah makan siangnya ia berikan kepada si nenek miskin."Terima kasih nak, semoga hidupmu kelak akan menjadi mulia." kata si nenek tua.Kutukan Nenek TuaSetelah si anak muda itu pergi, si nenek melanjutkan perjalanannya. Sampailah dia di sebuah bukit dekat desa, dia berhenti sejenak. Dari atas bukit, dilihatnya rumah milik Pak Kikir ternyata yang paling besar dan megah di desa. Sementara rumah-rumah penduduk di sekelilingnya terlihat kumuh. Si nenek marah dan berkata, "Ingat-ingatlah Pak Kikir, keserakahan dan kekikiranmu akan menenggelamkan dirimu sendiri. Tuhan akan menimpakan hukuman kepadamu." Nenek tua lalu menancapkan tongkatnya di tanah, lalu dicabutnya lagi. Dari lubang tancapan tongkatnya memancar air sangat deras. Makin lama banjir air itu makin meluas hingga menuju desa.Banjir Besar"Banjir! Banjir!" teriak orang-orang di desa. Mereka panik melihat datangnya air banjir dari atas bukit. Anak Pak Kikir segera menganjurkan orang-orang agar segera meninggalkan desa dengan berlari ke atas bukit. "Cepatlah tinggalkan desa. Larilah ke atas bukit karena lebih aman.""Lalu bagaimana dengan sawah dan binatang ternak milik kita?" tanya seorang penduduk desa."Kalian pilih harta atau jiwa? Sudah tidak ada waktu untuk membawa harta lagi." kata putra Pak Kikir. Anak Pak Kikir yang bijak itu terus berteriak-teriak mengingatkan penduduk desa agar pergi ke atas bukit. Ia juga membujuk ayahnya agar segera keluar rumah."Ayah cepat tinggalkan rumah ini, kita harus segera keluar menyelamatkan diri." kata anak Pak Kikir."Apa? Lari begitu saja meninggalkan hartaku? Kamu dasar anak bodoh! Aku harus mengambil peti hartaku yang kusimpan di dalam tanah." kata Pak Kikir.Karena sudah tidak ada waktu lagi, anak Pak Kikir segera berlari menyelamatkan diri ke atas bukit. Sementara Pak Kikir masih sibuk mengumpulkan harta bendanya. Akhirnya Pak Kikir tenggelam oleh air banjir karena terlambat menyelamatkan diri.Sebagian besar penduduk desa termasuk putera Pak Kikir selamat. Mereka sedih melihat desanya tenggelam. Kemudian mereka memutuskan untuk mencari daerah baru. Mereka mengangkat anak Pak Kikir sebagai pemimpin desa mereka yang baru.Asal Mula CianjurPutera Pak Kikir lalu membagi tanah di desa baru kepada para penduduk secara adil. Ia juga menganjurkan warganya untuk mengolah tanah dengan baik. Pimpinan desa baru itu mengajari penduduk menanam padi dan bagaimana mengairi sawah secara baik. Desa itu kemudian disebut desa Anjuran, karena penduduk desa selalu mematuhi anjuran pemimpinnya. Lama kelamaan desa itu berkembang menjadi kota kecil bernama Cianjur. Ci berarti air. Cianjur berarti daerah yang cukup mengandung air. Anjuran pemimpin desa dijadikan pedoman para petani dalam mengolah sawah. Itulah sebabnya mengapa hingga kini beras Cianjur dikenal sangat enak dan gurih.